YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Advetorial / Pendidikan

Senin, 25 Februari 2019 - 05:01 WIB

KKG Profesional Hasilkan Guru Produktif

LINTASTUNGKAL.COM, JAMBI – KKG yang profesional mampu menghasilkan guru yang produktif, karena guru memegang kunci utama bagi peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan. Salah satu ciri KKG yang profesional memiliki kemampuan mengorganisasikan lingkungan organisasi secara terbuka dan partisipatif. Hasilnya peningkatan profesionalisme guru semakin meningkat melalui kegiatan pelatihan, penelitian, penulisan karya ilmiah, dan kegiatan profesional lainnya yang berkelanjutan.

Demikian dikatakan Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Provinsi Jambi pada workshop pengembangan kapasitas organisasi kelompok kerja guru (KKG) mitra program STEP.

“Setelah minggu lalu kita latih kepala sekolah, Tanoto Foundation melatih pengurus KKG, tujuannya adalah pengurus KKG juga memiliki kesepahaman yang sama dengan kepala sekolah dalam membangun sistem organisasi dan pengelolaan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Medi seusai membuka acara pelatihan workshop pengurus KKG di Rumah Kito Resort, Senin, (25/2/2019).

Adi Sinaga, District Coordinator program STEP Tanoto Foundation mengaku pengurus KKG perlu diberikan penyegaran tentang oraganisasi.

“KKG bukan hanya membahas kisi-kisi soal jelang semester saja, jangan sampai KKG hanya bertemu cuma dua kali dalam setahun dan itupun cuma membahas soal menjelang ujian, tetapi harus lebih dari itu, harus menjadi tempat belajar dan berbagi bagi para guru serta pengembangan keprofesionalan berkelanjutan,” tukasnya.

Adi menambahkan total peserta yang iku sebanyak 39 orang pengurus KKG, “Ada 39 orang Pengurus KKG dari Tebo, Tanjab Barat dan Batang Hari yang ikut pelatihan kali ini, selain itu, pelatihan kali ini juga mengundang Kasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK)” tambahnya.

Program STEP (School Transition and Empowerment Project) merupakan lanjutan program Pelita Pendidikan Tanoto Foundation di Provinsi Jambi yang sudah dimulai sejak tahun 2010.

“Program ini bertujuan untuk membangun kemandirian sekolah dalam peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan, terutama untuk mendukung kesiapan sekolah-sekolah yang telah mendapat intervensi Program Pelita Pendidikan (2010-2017) agar semakin mandiri,” ujar Rahmat Hidayat Setiawan, Program Manager STEP Tanoto Foundation, ditemui di Rumah Kito Resort, Senin, (25/2/19).

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Melalui Pelatihan Manajemen Sekolah, Kepsek di Tebo Akan Terapkan Merdeka Belajar

Advetorial

Kapolres Tanjab Barat Sambut Kepulangan Personil BKO dengan Air Kembang

Pendidikan

TP-UKS Jambi Tinjau Kesiapan Sekolah Tatap Muka di Tanjabbar

Advetorial

Wabup Amir Sakib Hadiri Isra’ Mi’raj Di Desa Pematang Lumut

Pendidikan

Cegah Kekerasan, SMAN 1 Tanjab Barat Ikhtiar Bersama Wujudkan SRA 

Advetorial

35 Anggota Paskibraka Kabupaten Tanjab Barat Dikukuhkan

Pendidikan

Hairan : Market Day dan Panen Karya, Wadah Pelajar Menuangkan Imajinasi dan Berwirausaha

Pendidikan

Ingin Berdakwah Lewat Tulisan, Ratusan Santri Al-Baqiyatush Shalihat Belajar Jurnalistik