indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kusruh di SMAN 3 Muaro Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Diminta Turun Tangan Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi Dikunjungi Jamal, Warga Minta Rehab Jembatan Mangrove dan Pembangunan Jalan 800 Meter Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti

Home / Advetorial / Pendidikan

Senin, 25 Februari 2019 - 05:01 WIB

KKG Profesional Hasilkan Guru Produktif

LINTASTUNGKAL.COM, JAMBI – KKG yang profesional mampu menghasilkan guru yang produktif, karena guru memegang kunci utama bagi peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan. Salah satu ciri KKG yang profesional memiliki kemampuan mengorganisasikan lingkungan organisasi secara terbuka dan partisipatif. Hasilnya peningkatan profesionalisme guru semakin meningkat melalui kegiatan pelatihan, penelitian, penulisan karya ilmiah, dan kegiatan profesional lainnya yang berkelanjutan.

Demikian dikatakan Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Provinsi Jambi pada workshop pengembangan kapasitas organisasi kelompok kerja guru (KKG) mitra program STEP.

“Setelah minggu lalu kita latih kepala sekolah, Tanoto Foundation melatih pengurus KKG, tujuannya adalah pengurus KKG juga memiliki kesepahaman yang sama dengan kepala sekolah dalam membangun sistem organisasi dan pengelolaan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Medi seusai membuka acara pelatihan workshop pengurus KKG di Rumah Kito Resort, Senin, (25/2/2019).

BACA JUGA :  Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi

Adi Sinaga, District Coordinator program STEP Tanoto Foundation mengaku pengurus KKG perlu diberikan penyegaran tentang oraganisasi.

“KKG bukan hanya membahas kisi-kisi soal jelang semester saja, jangan sampai KKG hanya bertemu cuma dua kali dalam setahun dan itupun cuma membahas soal menjelang ujian, tetapi harus lebih dari itu, harus menjadi tempat belajar dan berbagi bagi para guru serta pengembangan keprofesionalan berkelanjutan,” tukasnya.

Adi menambahkan total peserta yang iku sebanyak 39 orang pengurus KKG, “Ada 39 orang Pengurus KKG dari Tebo, Tanjab Barat dan Batang Hari yang ikut pelatihan kali ini, selain itu, pelatihan kali ini juga mengundang Kasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK)” tambahnya.

BACA JUGA :  Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi

Program STEP (School Transition and Empowerment Project) merupakan lanjutan program Pelita Pendidikan Tanoto Foundation di Provinsi Jambi yang sudah dimulai sejak tahun 2010.

“Program ini bertujuan untuk membangun kemandirian sekolah dalam peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan, terutama untuk mendukung kesiapan sekolah-sekolah yang telah mendapat intervensi Program Pelita Pendidikan (2010-2017) agar semakin mandiri,” ujar Rahmat Hidayat Setiawan, Program Manager STEP Tanoto Foundation, ditemui di Rumah Kito Resort, Senin, (25/2/19).

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Fachrori Resmikan Gedung Isolasi RS Raden Mattaher Jambi

Advetorial

Jangan Ketinggalan, Ada 500 Door Prize Di Millineal Road Safety Festival Esok

Kota Jambi

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Belajar Siswa dari Rumah Hingga 19 Agustus

Advetorial

Polres Tanjab Barat Resmi Canangkan Zona Integritas Menuju WBS dan WBBM

Advetorial

Stop Pembakaran Lahan, Polres Tanjabbar Sosialisasikan UU Nomor 39 Tahun 2014 Pada Kelompok Tani Desa Pembengis

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Dihadapan Dewan

Advetorial

Persit KCK Koorcab Rem 042 Tanam Mangrove di Mendaha Tanjab Timur

Advetorial

Gelorakan Penghijauan, Polres Tanjabbar Tanam 1000 Pohon