indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya IPDA Yohanes Chandra Kaget Dapat Kejutan dari Istri dan Anggota Polsek Sungai Gelam Kapolres Batanghari Pimpin Sertijab Wakapolres Antisipasi Gangguan, Petugas PLN ULP Kuala Tungkal Melakukan Pembebasan Tanam Tumbuh Antusias Masyarakat Tinggi, 95 Peserta Calon Staf Baznas Mengikuti Seleksi Tertulis

Home / Nasional

Senin, 24 Mei 2021 - 14:54 WIB

Kominfo Masih Dalami Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk RI

Johnny Gerard Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia. FOTO : Istmewa

Johnny Gerard Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia. FOTO : Istmewa

JAKARTA – Kasus dugaan kebocoran data ini tengah ramai diperbincangkan dan berawal dari informasi sebuah akun Twitter belakangan ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika pun kini tengah mendalami dugaan kebocoran data pribadi 279 juta penduduk Indonesia tersebut.

“Kementerian Kominfo sedang melakukan pendalaman atas dugaaan kebocoran data tersebut,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dikutip  republika.co.id, Kamis (20/05/21) kemarin.

Namun demikian, Kominfo hingga saat ini belum dapat menyimpulkan kasus tersebut berasal dari kebocoran data pribadi.

Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo langsung melakukan penelusuran dugaan kebocoran data pribadi tersebut.

BACA JUGA :  3.350 Pedagang Terima Bantuan Tunai PKL dan Warung di Makodim 0419/Tanjab

“Hingga malam ini pukul 20.00 WIB, tim masih bekerja dan sejauh ini BELUM dapat disimpulkan bahwa telah terjadi kebocoran data pribadi dalam jumlah yang masif seperti yang diduga. Kesimpulan ini diambil setelah dilakukan beberapa tahap pemeriksaan secara hati-hati terhadap data yang beredar,” kata Dedy.

Kementerian Kominfo juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

Dedy mengatakan, Kemkominfo juga meminta agar seluruh penyedia platform digital dan pengelola data pribadi, untuk semakin meningkatkan upaya dalam menjaga keamanan data pribadi yang dikelola.

BACA JUGA :  Antusias Masyarakat Tinggi, 95 Peserta Calon Staf Baznas Mengikuti Seleksi Tertulis

“Dengan menaati ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku serta memastikan keamanan sistem elektronik yang dioperasikan,” katanya.

Selain itu, Kementerian Kominfo juga mengajak seluruh masyarakat untuk semakin berhati-hati dan waspada dalam melindungi data pribadinya dengan tidak membagikan data pribadi kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Selain itu, ia meminta masyarakat memastikan syarat dan ketentuan layanan yang digunakan, dan secara berkala memperbarui password pada akun-akun elektronik yang dimiliki.

“Termasuk juga memastikan sistem keamanan perangkat yang digunakan selalu up to date (diperbarui),” kata Dedy.(Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

Tokoh Parpol Pengusul Pemilu 2024 Ditunda Didesak Minta Maaf

Nasional

OTT Bupati Nganjuk Diduga Korupsi Lelang Jabatan

Nasional

Kejaksaan Tuntut 20 Tahun Bui Terdakwa Kasus Rudapaksa Belasan Santri

Nasional

Kapolri Minta Pedagang Laporkan Jika Distribusi Minyak Curah Terganggu

Nasional

MUI dan FKUB Kabupaten Tanjab Barat Imbau Warga Tolak Aksi People Power

Nasional

Ketua DPD KNPI Tanjab Barat Hadiri Kongres XVI DPP KNPI di Jakarta

Nasional

Laziswaf Al Hilal Selenggarakan Ekspedisi Wakaf Al Qur’an untuk Pulau Sumatera

Nasional

Wacana Guru Tak Lagi Masuk Kategori CPNS, PGRI: Itu Diskriminasi