LIVE
TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1, Ini Persyaratan dan Ketentuannya Terungkap, Ini Identitas Mayat Perempuan Ditemukan di BTN Pelangi Jabung Raya Asri Kuala Tungkal Bupati Tanjab Barat Sambut Silaturrahmi Basarnas Provinsi Jambi Mulai Hari Ini, Polres Tanjab Barat Gelar Operasi Patuh 2021 Hadiri Penilaian Lomba Binter Tingkat Pusat, Danrem : Semoga Kodim 0415/Jambi Terbaik

Home / Nasional

Senin, 24 Mei 2021 - 14:54 WIB

Kominfo Masih Dalami Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk RI

Johnny Gerard Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia. FOTO : Istmewa

Johnny Gerard Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia. FOTO : Istmewa

JAKARTA – Kasus dugaan kebocoran data ini tengah ramai diperbincangkan dan berawal dari informasi sebuah akun Twitter belakangan ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika pun kini tengah mendalami dugaan kebocoran data pribadi 279 juta penduduk Indonesia tersebut.

“Kementerian Kominfo sedang melakukan pendalaman atas dugaaan kebocoran data tersebut,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dikutip  republika.co.id, Kamis (20/05/21) kemarin.

Namun demikian, Kominfo hingga saat ini belum dapat menyimpulkan kasus tersebut berasal dari kebocoran data pribadi.

BACA JUGA :  Wijaya Hamzah, Atlet Taekwondo Asal Merangin Wakili Jambi di PON Papua 2021

Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo langsung melakukan penelusuran dugaan kebocoran data pribadi tersebut.

“Hingga malam ini pukul 20.00 WIB, tim masih bekerja dan sejauh ini BELUM dapat disimpulkan bahwa telah terjadi kebocoran data pribadi dalam jumlah yang masif seperti yang diduga. Kesimpulan ini diambil setelah dilakukan beberapa tahap pemeriksaan secara hati-hati terhadap data yang beredar,” kata Dedy.

BACA JUGA :  Resmikan Lapangan Tenis Pelindo II Telainai Pura, Al Haris Berharap Tumbuh Generasi Muda Petenis Jambi

Kementerian Kominfo juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

Dedy mengatakan, Kemkominfo juga meminta agar seluruh penyedia platform digital dan pengelola data pribadi, untuk semakin meningkatkan upaya dalam menjaga keamanan data pribadi yang dikelola.

“Dengan menaati ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku serta memastikan keamanan sistem elektronik yang dioperasikan,” katanya.

BACA JUGA :  Roadshow Supervisi dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Kelagian dan Talang Makmur

Selain itu, Kementerian Kominfo juga mengajak seluruh masyarakat untuk semakin berhati-hati dan waspada dalam melindungi data pribadinya dengan tidak membagikan data pribadi kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Selain itu, ia meminta masyarakat memastikan syarat dan ketentuan layanan yang digunakan, dan secara berkala memperbarui password pada akun-akun elektronik yang dimiliki.

“Termasuk juga memastikan sistem keamanan perangkat yang digunakan selalu up to date (diperbarui),” kata Dedy.(Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ini 5 Daerah dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Berita

Perubahan Passing Grade Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019 Kudu Difahami

Nasional

Pemerintah Akan Keluarkan PP Karantina Wilayah; Toko, Warung, dan Supermarket Dilarang Tutup

Berita

16 Pelamar CPNS 2019 di Tanjabbar Masuk Kategori P1/TL

Nasional

Penerimaan CPNS 2019, Guru dan Tenaga Kesehatan Menjadi Prioritas

Nasional

Pemerintah Tolak Demokrat Versi KLB Moeldoko

Nasional

Jambi Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 3 Hari Kedepan, Masyarakat Diimbau Waspada

Nasional

YLKI Desak Kemenkes Turunkan Harga Tes Rapid Antigen