indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke 76 Polda Jambi Gubernur Al Haris Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-76 di SPN Polda Jambi 32 Paket Sabu Seberat 3,5 kg Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Jambi Triwulan II, Target Realisasi PAD Muaro Jambi Mencapai 42,91 Persen Keseriusan Pencegahan dan Pemberantasan Mafia Pertanahan di Jambi

Home / Tanjab Timur

Jumat, 16 Juli 2021 - 16:01 WIB

Kunker ke Sadu, Gubernur Jambi Dialog dengan Petani Pinang

Gubernur Al Haris kepada pera petani saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Remau Bako Tuo, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur,  Kamis (15/07/21). FOTO : Istimewa.

Gubernur Al Haris kepada pera petani saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Remau Bako Tuo, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur,  Kamis (15/07/21). FOTO : Istimewa.

TANJAB TIMUR – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menyatakan bahwa ke depan pinang akan menjadikan sebagai komoditi unggulan di Jambi.

Hal itu diungkapkan Gubernur Al Haris kepada pera petani pinang di Desa Remau Bako Tuo, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur,  Kamis (15/07/21).

Turut serta dalam kunjungan kerja Gubernur ini Danrem 042/Gapu, Brigadir Jenderal TNI M. Zulkifli, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Rocky Chandra didampingi Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto.

Pada kunjungan ini Al Haris bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli juga melakukan penanaman pohon pinang, kemudian berdialog dengan petani, tentang pentingnya memperkuat sektor pertanian, untuk atasi keterpurukan ekonomi saat pandemi Covid 19.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-76 di SPN Polda Jambi

“Hari ini kita melakukan beberapa kegiatan, salah satunya adalah penanaman pinang Betara di Desa Remau Bako Tuo, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjab Timur. Saya berharap dengan adanya diversifikasi pertanian ini, akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Gubernur.

Beberapa tempat di daerah pelosok dikunjungi Gubernur dimulai dari Kec. Nipah Panjang Kab. Tanjab Timur. Dan dilanjutkan menuju Desa Remau Bako Tuo Kec. Sadu dan melaksanakan penanaman Komoditi Pinang di Desa Remau Bako Tuo.

Gubernur mengatakan, bahwa Sadu merupakan daerah potensial, yang belum tersentuh oleh pemerataan pembangunan.

“Saya melihat Sadu memiliki potensi luar biasa, tetapi masih jauh dari realisasi pembagian pembangunan, seperti jalan misalnya. Potensi luar biasa dari Sadu ini salah satunya adalah sektor pertanian,” kata Haris.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke 76 Polda Jambi

Pada pandemi Covid-19 ini telah meluluh lantakan perekonomian, tetapi daerah yang kuat pertaniannya tidak termasuk daerah yang terasa dampak hancurnya ekonomi.

“Kemudian, saya juga melihat Sadu memiliki sawah yang luas, belum lagi dengan adanya hasil komoditi lain seperti pinang,” ungkapnya.

Kemudian Gubernur meminta masyarakat untuk menjaga pinang yang telah ditanam dan berjanji untuk mencarikan importir, yang akan menampung pinang milik petani.

Usai berdialog dengan masyarakat di Sadu, Gubernur beserta rombongan, bergerak menuju Desa Sungai Itik dengan menggunakan jalur darat, selanjutnya melanjutkan perjalanan menggunakan speed boat menuju Pulau Berhala.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Timur

Romy-Robby Siap Menangkan Al Haris-Sani di Tanjab Timur

Tanjab Timur

Bersama Ketua Bhayangkari, Kapolres Tanjab Timur Tabur Bunga di Makosat Polair

Tanjab Timur

Tinjau Vaksinasi di Sabak Ilir, Bupati Tanjab Timur Harap Target Tercapai

Tanjab Timur

SDN 16/X Tanjab Timur Dilalap Sijago Merah

Tanjab Timur

Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan Latgab Penanganan Karhutla di Tanjab Timur

Tanjab Timur

Satu Korban Kapal KM Wicly Jaya Sakti Tenggelam di Temukan

Advetorial

Siaga Dini, 135 Personel Satgas Karhutla di Jambi Diterjunkan di Sadu dan Kumpeh

Tanjab Timur

Penyelundupan 63.950 Ekor Baby Lobster Digagalkan Polisi, Supir Pengangkut Kabur