LIVE
Diperpanjang atau Tidak, Pemerintah Umumkan Keputusan soal PPKM Level 4 Hari Ini Eijkman Koreksi Dua Kasus Covid di Jambi Bukan Delta Plus Mengenal Varian Delta Plus yang Terdeteksi di Jambi Minimalisir Sebaran COVID-19, Danrem Gapu : Perlu Tekankan Tiga Hal Ini Danrem 042/Gapu Ikuti Rakor Strategi Penanganan Covid-19 Wilayah PPKM Level 4 Kota Jambi

Home / Berita / Tanjab Barat

Minggu, 9 Agustus 2020 - 19:46 WIB

Mengisi Libur, Kapolres dan Kades Makmur Jaya Olah Pupuk Kompos

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH Tengah Menggiling Bahan Yang Dijadikan Kompos, Minggu (09/08/20)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH Tengah Menggiling Bahan Yang Dijadikan Kompos, Minggu (09/08/20)

KUALA TUNGKAL – Gerakan Pembuatan Kompos dari bahan limbah organik Program GAS POLL Polres Tanjab Barat di tengah situasi Pandemi Covid-19 tetap berjalan.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH mengutarakan melalui program ini pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pemilik lahan dan petani tentang pengolahan pupuk kompos yang bahan bakunya tersedia dilahan itu sendiri yakni sampah atau rumput.

“Ini merupakan salah satu langkah konkrit dalam menekan biaya produksi pertanian dengan memanfaatkan sumber daya yang ada yang selama tak pernah kita manfaatkan,” ujarnya di sela-sela mengolah Kompos di Mapolres, Minggu (09/08/20) bersama Kades Makmur Jaya Ali Sadikin.

BACA JUGA :  Besok, Ada Pemadaman Listrik Untuk Empat Kecamatan Ini

Menurutnya bahan organik yang selama ini selalu dikategorikan sebagai sampah. Ketika diolah dengan baik dan benar akan memberi nilai manfaat dan bahkan memberi nilai ekonomis.

“Barang terlihat sebagai sampah ketika tidak memberi nilai manfaat sedikitpun, ya kan,” ujarnya.

Kemudian Program GAS POLL ini merupakan transfer teknologi tentang pembuatan kompos sebagai upaya memanfaatkan potensi lingkungan sekitar berupa sisa sampah organik.

“Transfer teknologi pembuatan pupuk kompos ini memberikan manfaat yang besar yaitu adanya peningkatan pengetahuan warga tentang manfaat bahan sisa sampah organik sebagi bahan baku pembuatan pupuk kompos. Dan nantinya bisa di gunakan di lahan pertanian masyarakat sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA :  HUT RI ke-76 Sudah Dekat, Ini 25 Link Twibbon Ucapan yang Menarik

Sisi lain Program GAS POLL tersebut merupakan realisasi terobosan Polres Tanjab Barat dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan.

Berawal dari upaya pengecagan karhutla itu dengan menciptakan vaksi karhutla berupa kompos organik yakni memgedukasi masyarakat dengan tidak membakar ketika membuka lahan.

Sementara itu, Ali Sadikin, Kades Mamkur Jaya mengatakan rumput atau bahan limbahyang telah dibusukan digiling guna mempercepat penghancurannya agar proeses menjadikan pupuk lebih cepat.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Pasca Cuti Lebaran Gelombang Pertama, Danrem 042 Gapu Minta Prajuritnya Tetap Siaga

Berita

Wakapolres Tanjab Barat Diganti, Ini Penggantinya

Tanjab Barat

Komisi I DPR Hasbi Anshori Tampung Aspirasi Masyarakat Batang Asam Permasalahan Lahan

Berita

Tingkatkan Pelayanan Prima, Tim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian di Polres Tanjab Barat

Berita

ISPU Kurang Sehat, Dikbud Keluarkan Imbau ke Sekolah

Berita

Jadwal Tes SKD CPNS Tanjab Barat Dikabarkan Diundur

Berita

Ribuan Pelamar Serbu Formasi CPNS Kabupaten Tanjab Barat

Tanjab Barat

Personil Polsek Betara di Rapid Test, Begini Hasilnya