YTUBE
BREAKING NEWS : Lantai 5 Gedung Kemenkumham Terbakar Jual Beli Jabatan Jadi Proyek Manis Kepala Daerah, Bupati Bangkalan Ditangkap KPK Atas Dugaan Kasus Tersebut! Nekat Jual Shabu, Pria 46 Tahun Diciduk Tim Macan Satres Narkoba Polres Merangin Tebing Tinggi Bertekad Pertahankan Piala Bergilir Bupati Cup 2022 Bekasus dengan Tetangga Kakek di Merangin Diamankan Polisi

Home / Berita / Tanjab Barat

Minggu, 9 Agustus 2020 - 19:46 WIB

Mengisi Libur, Kapolres dan Kades Makmur Jaya Olah Pupuk Kompos

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH Tengah Menggiling Bahan Yang Dijadikan Kompos, Minggu (09/08/20)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH Tengah Menggiling Bahan Yang Dijadikan Kompos, Minggu (09/08/20)

KUALA TUNGKAL – Gerakan Pembuatan Kompos dari bahan limbah organik Program GAS POLL Polres Tanjab Barat di tengah situasi Pandemi Covid-19 tetap berjalan.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH mengutarakan melalui program ini pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pemilik lahan dan petani tentang pengolahan pupuk kompos yang bahan bakunya tersedia dilahan itu sendiri yakni sampah atau rumput.

“Ini merupakan salah satu langkah konkrit dalam menekan biaya produksi pertanian dengan memanfaatkan sumber daya yang ada yang selama tak pernah kita manfaatkan,” ujarnya di sela-sela mengolah Kompos di Mapolres, Minggu (09/08/20) bersama Kades Makmur Jaya Ali Sadikin.

BACA JUGA :  IKM di Tanjabbar Bertambah, Bidang Perindustrian Dorong Pelaku Industri Miliki Sertifikat Halal

Menurutnya bahan organik yang selama ini selalu dikategorikan sebagai sampah. Ketika diolah dengan baik dan benar akan memberi nilai manfaat dan bahkan memberi nilai ekonomis.

“Barang terlihat sebagai sampah ketika tidak memberi nilai manfaat sedikitpun, ya kan,” ujarnya.

Kemudian Program GAS POLL ini merupakan transfer teknologi tentang pembuatan kompos sebagai upaya memanfaatkan potensi lingkungan sekitar berupa sisa sampah organik.

“Transfer teknologi pembuatan pupuk kompos ini memberikan manfaat yang besar yaitu adanya peningkatan pengetahuan warga tentang manfaat bahan sisa sampah organik sebagi bahan baku pembuatan pupuk kompos. Dan nantinya bisa di gunakan di lahan pertanian masyarakat sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Operasi Gabungan Sambut Nataru, 40 Kendaraan Kena Tilang Mayoritas Mati KIR

Sisi lain Program GAS POLL tersebut merupakan realisasi terobosan Polres Tanjab Barat dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan.

Berawal dari upaya pengecagan karhutla itu dengan menciptakan vaksi karhutla berupa kompos organik yakni memgedukasi masyarakat dengan tidak membakar ketika membuka lahan.

Sementara itu, Ali Sadikin, Kades Mamkur Jaya mengatakan rumput atau bahan limbahyang telah dibusukan digiling guna mempercepat penghancurannya agar proeses menjadikan pupuk lebih cepat.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pelatihan Batik Canting Emas Komitmen PetroChina dalam Pengembangan Batik di Tanjab Barat

Berita

Kapolda Jambi Pimpin Apel Gabungan TNI – Polri Di Makorem 042/Gapu

Berita

SKK Migas-PetroChina Dukung Program Peduli Oksigen Hulu Migas-KADIN

Tanjab Barat

Menyangkut Sumber Daya Partai, Jahfar Berharap Secepatnya Melaksanakan PAW Terhadap Budi Azwar

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Tinjau Balai Benih Ikan di Desa Pembengis

Berita

Belanja Pegawai 32 Persen dari APBD Tanjab Barat, Sekda : Mau Tidak Mau Harus Dipangkas

Tanjab Barat

Safari Ramadan di Desa Mandala Jaya, PetroChina Salurkan 150 Paket Sembako

Tanjab Barat

Hari Libur Bupati Anwar Sadat Tinjau Perbaikan Jalan Patunas-Sriwijaya