LIVE
Satgas TMMD Ke-112 Kodim 1002/HST Gelar Penyuluhan Pertanian Besok DPRD Tanjab Barat Akan Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis Bupati Kolaka Timur Disebut Terjaring OTT KPK Semangat Satgas TMMD Ke-112 Kodim HST Bangun Jembatan Pedesaan Tegas! Bupati Tanjabbar Minta Perusahaan dalam Forum TJSLP Jujur dan Terbuka

Home / Nasional

Rabu, 2 Juni 2021 - 15:22 WIB

Muhammadiyah Tanggapai Wacana Menag Sertifikasi Wasbang Dai

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad

JAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad mempertanyakan siapa target dari sertifikasi ini dan apa manfaat yang diterima oleh penceramah dan dai yang disertifikasi yang sempat diucapkan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

“Kalau sertifikasi ini untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), bolehlah. Tapi, kalau untuk yang lain, seperti penceramah dari ormas atau freelance, apa jangkauannya? Itu tidak ada hubungan kerja dengan Kemenag,” ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (02/06/21).

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Hadiri Peresmian Kenaikan Status Rumkit Bratanata Jambi

Prof. Dadang mempertanyakan manfaat lebih lanjut yang bisa diterima penceramah yang memiliki sertifikat wawasan kebangsaan ini.

Jika sertifikasi ini bisa menjamin gaji para penceramah, ia pun mempersilakan Kementerian Agama (Kemenag) melanjutkan agenda ini.

Dadang pun menyebut selama ini para penceramah di luar lingkungan PNS atau Kemenag bekerja secara mandiri tanpa campur tangan dari pemerintah.

BACA JUGA :  Kapolda Jambi Apresiasi Terlaksananya Vaksinasi Massal Alumni Akabri 1998 Nawahasta

“Kalau sertifikasi ini untuk penceramah yang ada di Kantor Urusan Agama (KUA) atau penyuluh resmi di bawah pemerintah, silakan sertifikasi. Itu hak pemerintah,” katanya.

Terkait sertifikasi wawasan kebangsaan ini, ia juga mewanti-wanti jangan sampai pertanyaan yang dikeluarkan menimbulkan polemik seperti yang terjadi di instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA :  TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1, Ini Persyaratan dan Ketentuannya

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR menyebut akan melakukan sertifikasi wawasan kebangsaan bagi para dai dan penceramah. Sertifikasi ini dilakukan dalam rangka penguatan moderasi beragama.

Menag juga menyebut akan menggandeng ormas Islam, seperti PBNU dan Muhammadiyah, dalam memberikan bimbingan kepada para dai dan penceramah.

Share :

Baca Juga

Nasional

AL China akan Bantu Angkat KRI Nanggala 402 ke Permukaan

Nasional

Ini 19 Provinsi yang Dapat Teguran Keras dari Mendagri

Nasional

Jambi Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 3 Hari Kedepan, Masyarakat Diimbau Waspada

Nasional

Hari Pertama SKD CPNS Tanjabbar, 78 Peserta Dipastikan Gugur

Nasional

Sidang Lanjutan Tersangka Pembajakan Film Visinema Pictures Kembali Digelar di Pengadilan Negeri Jambi

Nasional

Prasetyo Minta Mendagri Kaji Ulang Kewajiban Pakai Aplikasi SIPD

Advetorial

Amir Sakib Hadiri Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani Di Banjar Baru

Nasional

COVID-19 Varian AY.1 ‘Delta Plus’ Dikabarkan Sudah Terdeteksi di Jambi