YTUBE
Ikut Andil Memajukan Dunia Pendidikan di Tanjab Barat, Wabup Hairan Apresiasi Tanoto Foundation Senkom Tanjabbar Jambi Kunjungan Studi ke Senkom Kota Batam Terjatuh, ABK TugBoat PT KBPC Tenggelam di Sungai Batanghari Sekda Lantik 26 Pejabat Administrator dan Pengawas, Ini Nama-Namanya Hadiri HPN 2023, Gelombang Kedua Delegasi SMSI Jambi Bertolak Menuju Medan

Home / Nasional / Pemilu

Selasa, 14 Mei 2019 - 17:31 WIB

MUI dan FKUB Kabupaten Tanjab Barat Imbau Warga Tolak Aksi People Power

FOTO : Ketua MUI Tanjab Barat KH. Abdul Halim Kasim, SH (kiri) dan Ketua FKUB Tanjab Barat Ustadz H. Abdul Satar AG, S.Ag.

FOTO : Ketua MUI Tanjab Barat KH. Abdul Halim Kasim, SH (kiri) dan Ketua FKUB Tanjab Barat Ustadz H. Abdul Satar AG, S.Ag.

LINTASTUNGKSL.COM, KUALA TUNGKAL – Seiring banyak diserukan dan tersebar ajakan aksi People Power melalui sejumlah media sosial, menjelang diumumkannya hasil rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU RI pada 22 Mei mendatang.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanjab Barat KH. Abdul Halim Kasim, SH dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanjab Barat Ustadz H. Abdul Satar AG, S.Ag dengan tegas meghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menolah gerakan Aksi People Power.

Mereka menilai gerajakan ajakan aksi people power meresahkan masyarakat dan merusak persatuan dan tatanan kerukunan beragama, berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA :  Haji 2023 Tanjab Barat Dapat Kuota 407 Porsi, Prioritas CJH Lansia

Menurut mereka, aksi tersebut merupakan tindakan kurang tepat, dan menyerahkan semua hasil tahapan pemilu atau perhitungan suara kepada yang berwenang yakni KPU.

KH. Abdul Halim Kasim, SH yang juga Ketua STAI An-Nadwah Kuala Tungkal ini juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi adanya ajakan gerakan people power, berita hoaxs dan konten provokasi lainnya terkait hasil pemilu.

“Negara kita adalah negara hukum maka seluruh kebijakan harus berdasarkan hukum dan konstitusi yang berlaku,” katanya mengingatkan, Senin (14/05/19).

BACA JUGA :  Ketiga Kalinya Jasiman S Terpilih Menjadi Ketum Sitorus Bogor Dohot Boruna

Menurutnya alagkah lebih baik masyarakat untuk saling menjaga ketertiban dan kenyamanan, terlebih pada bulan suci Ramadhan ini dan akan menyambut hari raya Idul Fitri.

“Mari kita percayakan hasil pemilu 2019 kepada petugas penyelenggara pemilu atau KPU. Sebab hasil yang diumumkan KPU adalah hasil yang sudah dijamin undang-undang,” jelasnya.

“Kalau sekiranya, ada pihak-pihak yang tidak puas, ada mekanisme menyelesaikan permasalahan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

3 DPO Tersangka Judi Online K 303 Ditangkap Polri

Nasional

Mundur Lagi, Pelantikan Kepala Daerah Akhir Februari

Nasional

Jenderal Andika Perkasa disebut Paling Berpeluang Jadi Panglima TNI Gantikan Marsekal Hadi Tjahjanto

Nasional

Siap-Siap, Giliran Guru dan Tenaga Pendidik Mulai Vaksinasi COVID-19

Berita

Tugas Berakhir, Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin Pamitan dengan Kapolres Belu

Nasional

Autopsi Ulang Jasad Brigadir J Digelar Rabu Esok di Jambi

Nasional

Pengamat : Realistis Bila Golkar Usung Anies Baswedan

Nasional

Pedagang Bubur yang Didenda Rp 5 Juta Dapat Bantuan dari Andre Rosiade