YTUBE
Kapolsek Muara Tembesi Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga Melalui Pokir, Jamal Wujudkan Penantian KUB Sapat Jaya Seberang Kota Miliki Pompong Didukung Penuh Bea Cukai Jambi, PT CLB Ekspor Madu ke Singapura dan Malaysia Bupati Tanjabbar Sebut Penetapan UMK Perlu Mempertimbangkan Keberlangsungan Usaha Polres Merangin Amankan 13 Pelaku PETI dan 1 Unit Excavator

Home / Pilihan Editor

Sabtu, 18 Januari 2020 - 22:31 WIB

Mulai Hari Ini Polres Tanjabbar Larang Mandi dan Berenang di Pelabuhan

FOTO : Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH dan Anggota Memasang Himbauan, Sabtu (18/01/20)

FOTO : Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH dan Anggota Memasang Himbauan, Sabtu (18/01/20)

KUALA TUNGKAL – Pikah Kepolisian Polres Tanjab Barat mengeluarkan himbauan larangan aktifitas Mandi dan Berenang di Pelabuhan-pelabuhan Kuala Tungkal.

Larangan tersebut menyikapi adanya remaja menjadi korban saat mandi berenang di Kawasan Water Front City (WFC) Kuala Tungkal belum lama ini.

Selain itu, kawasan pelabuhan kota Kuala Tungkal berada dibibir Sungai Pengabuan ini terbilang cukup rawan. Mulai ombak kuat, arus juga cukup deras.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S. IK, MH melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH membenarkan adanya himbauan terkait larangan mandi dan berenang di Kawasan Pelabuhan yang ada dalam Kota Kuala Tungkal mulai saat ini.

BACA JUGA :  121 PNS di Tanjabbar Terima Penghargaan Satyalencana Karya Satya HUT KORPRI KE 51

“Himbaun telah kita pasang di tiga Pelabuhan yang kerap digunakan oleh anak-anak dan remaja sebagai tempat mandi dan berenang. Diantaranya di Pelabuhan LASDP Areal Water Front City, Pelabuhan Ampera dan Pelabuhan Pelindo Marina Batam,” kata IPTU Agung, Sabtu (18/01/20) sore.

Inisiatif Kapolres Polres Tanjab Barat membuat himbauan ini untuk tidak mandi dan berenang disepanjang Sungai Pangabuan khususnya wilayah Pelabuhan, karena sangat berbahaya.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Sebut Penetapan UMK Perlu Mempertimbangkan Keberlangsungan Usaha

“Selain itu aktifitas mereka melakukan mandi berenang tanpa pengawasan, pengaman, dan tentunya bukan kalangan profesional, jadi kami dengan tegas melarang anak anak untuk mandi mandi di sana,” katanya.

Untuk itu dengan adanya himbauan ini kata Agung hendaknya masyarakat memahami dan turut melarang anak-anaknya untuk tidak mandi dan berenang di Kawasan pelabuhan.

“Mudah-mudahan dengan adanya himbauan ini tidak terjadi lagi dan timbul korban berikutnya,” harapnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Tanjab Barat Masuk Daerah Status ‘Siaga Darurat Karhutla’ di Provinsi Jambi

Pilihan Editor

Sebaran Virus Corona Telah Menyasar Enam Daerah di Jambi

Pilihan Editor

Mendadak Bupati Safrial Minta BNN Tes Urine Ratusan Pejabat dan ASN Tanjab Barat

Pilihan Editor

Irjen Pol Muchlis; Gedung Polres Tanjab Barat Termegah se-Polda Jambi

Pilihan Editor

Berikut 10 Besar Media Online Jambi Versi Alexa 17 Februari 2021

Pilihan Editor

BNN Jambi Terjunkan Anjing Pelacak Periksa Barang Bawaan Penumpang di Pelabuhan Roro

Kesehatan

Kadis Naker, Belum Ditemukan TKA di Tanjabbar Terjangkit Virus Corona

Pendidikan

Bupati Safrial Imbau Siswa yang Sedang Ujian Nasional, Tak Rayakan Kelulusan Dengan Coret Baju