LIVE
Resmikan Lapangan Tenis Pelindo II Telainai Pura, Al Haris Berharap Tumbuh Generasi Muda Petenis Jambi Bupati dan Ketua DPRD Merangin Bantu Warga Korban Kebakaran Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ Diduga Keracunan di Tangki Bensin, 2 Orang Pria di Kuala Tungkal Meninggal Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok

Home / Advetorial

Jumat, 21 Desember 2018 - 04:45 WIB

Natal dan Tahun Baru Polisi Akan Sisir Penjual Petasan dan Kembang Api

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP. ADG Sinaga, S.IK Memimpin Pemusnahan BB Miras Usai Apel Pengamanan Natan dan Tahun Baru, Jumat (21/12/18)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP. ADG Sinaga, S.IK Memimpin Pemusnahan BB Miras Usai Apel Pengamanan Natan dan Tahun Baru, Jumat (21/12/18)

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2019 disinyalir akan banyak pedagang yang akan menjual petasan dan kembang api.

Menanggapi hal itu demi keamanan dan kenyamanan dalam perayaan natal 2018 dan menyambut malam pergantian tahun 2018 ke 2019. Kepolisian Polres Tanjab Barat akan lakukan pengawasan terhadap kategori petasan dan kembang api yang dapat di perjual belikan.

BACA JUGA :  ASN Dikerahkan Jumsih di Kawasan WFC, Wabup : Agar Lebih Indah dan Tertata

Hal itu diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP. ADG Sinaga, S.IK saat memimpin Rakor lintas sektoral pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019 di Mapolres Tanjab Barat, Kamis (19/12/18) kemarin.

Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut dihadiri Sekda Tanjab Barat Drs. H. Ambok Tuo, MM, Kabag Ops Kompol R P Nainggolan, Kapolsek Jajaran Polres Tanjab Barat, Kesbangpol, Dishub, Satpol PP dan Pimpinan 68 Gereja Se- Kabupaten Tanjab Barat.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat Kunjungi Pondok Tahfidz Qur’an Siti Aisyah Ismail Desa Kelagian

“Terkait petasan dan kembang apo menjadi salah satu perioritas pengamanan natan dan tahun barun,” sebut Kapolres.

Kapolres memberikan alasan kenapa petasan dilarang untuk dijual belikan. Karena menurutnya petasan sama saja seperti bahan peledak yang bisa membahayakan seseorang.

BACA JUGA :  Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ

Pelaksanaan pengecekan tersebut dilakukan guna memastikan bahwa petasan maupun kembang api yang dijual sesuai dengan standar.

“Jadi secara sporadis dan random pasti dilakukan razia untuk penjual-penjual pinggir jalan mana yang dibolehkan dan mana yang tidak,” ujarnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pemkab Tanjab Barat Canangkan Desa Tungkal I Sebagai Kampung Ormas Mengabdi

Advetorial

Bangun Sinergi Kesiapan Atasi Bencana, Korem 042/Gapu Gelar Pelatihan

Advetorial

DPD Partai Golkar Tanjab Barat Peringati HUT Partai Golkar Ke 54

Advetorial

Polres Tanjab Barat Gelar Apel Pengawalan Distribusi Logistik Pemilu

Advetorial

Sosialisasi P4GN ke ASN dan Kades se Kecamatan Muara Papalik, Ini Kata Kepala BNNK Tanjab Timur

Advetorial

Bupati dan Kapolres Serahkan Hadiah Pemenang Festival Da’i Cilik dan Arakan Sahur Online

Advetorial

Bupati Safrial Minta ASN Jadi Contoh Pelaksanaan Disiplinan Protokol Kesehatan

Pilihan Editor

Zakaria Ansori, Putra Tanjab Barat Resmi Menjabat Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal