Pantauan ISPU, Kualitas Udara di Tanjab Barat Tidak Sehat

- Redaksi

Rabu, 16 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA TUNGKAL – Masih adanya kabut asap yang hilang timbul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah turut berdampak pada kualitas udara di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Selasa (15/10/19) pukul 11.20 WIB, tingkat kualitas udara wilayah Kuala Tungkal dikategorikan tidak sehat.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat dr. Johanes membenarkan pihaknya telah melakukan pada Selasa (15/10/19) kualitas udara di Kuala Tungkal dengan kategori Tidak Sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil pengukuran kita kemarin pukul 11.20 WIB ISPU di angka 198 Pertikel Per Million (PPM). Angka tersebut mengindikasikan kondisi kualitas udara tidak sehat,” terang dr. Johanes, Rabu (16/10/19).

Dia menjelaskan, Kualitas udara (Particulate) yang diukur dengan ISPU memiliki kategori baik antara (0-50), sedang (51-100), tidak sehat (101-199).

“Sangat tidak sehat (200-299) dan berbahaya (lebih dari 300),” jelasnya.

Hasil pengukuran ISPU tersebut lanjut Johanes tekah dikirim ke Kantor Kementrian Agama dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menurut Johsnes, kategori 198 PPM ini berdampak terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, lansia dan penyakit paru kronis serta penderita asma.

  • Untuk itu bagi anak sekolah untuk sementara tidak melakukan olahraga di luar ruangan sesusi aturan yang berlaku;
  • Menggunakan masker ketika berada di luar ruangan/gedung;
  • Membiasakan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan mencuci tangan pakai Sabun (CTPS);
  • Perbanyak minum air putih;
  • Menkonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak memakan sayur dan buah.
Komentar pada Artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Berita Terkait

Refleksi Capaian Pembangunan 2 Tahun UAS-HAIRAN
Ini Personil Basarnas Jambi yang Pertama Kali Tiba di Lokasi Heli Polda Jambi Mendarat Darurat di Kerinci
Turki Dilanda Gempa, 20 Mahasiswa Asal Jambi Dalam Kondisi Aman
Rusdi Hartono Lantikan 178 Bintara Polri di SPN Polda Jambi
Kerumunan Warga Ganggu Proses Pemadaman Bupati Imbau Tinggalkan Kebiasaan Itu
Penjelasan Pengamat Hukum dan Kriminolog UI Terkait Pembebasan Napi Korupsi
Mantap! Briket Pelepah Pinang Rengas Lestasi Desa Teluk Kulbi Resmi Kantongi HKI
Rumah Tuo Bangunan Kayu Berumur 300 Tahun di Jangkat Ini Pernah Diteliti Wisatawan Swiss
Berita ini 102 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Februari 2023 - 12:28 WIB

Refleksi Capaian Pembangunan 2 Tahun UAS-HAIRAN

Jumat, 24 Februari 2023 - 14:22 WIB

Ini Personil Basarnas Jambi yang Pertama Kali Tiba di Lokasi Heli Polda Jambi Mendarat Darurat di Kerinci

Minggu, 12 Februari 2023 - 20:02 WIB

Turki Dilanda Gempa, 20 Mahasiswa Asal Jambi Dalam Kondisi Aman

Rabu, 21 Desember 2022 - 20:35 WIB

Rusdi Hartono Lantikan 178 Bintara Polri di SPN Polda Jambi

Jumat, 21 Oktober 2022 - 12:00 WIB

Kerumunan Warga Ganggu Proses Pemadaman Bupati Imbau Tinggalkan Kebiasaan Itu

Rabu, 7 September 2022 - 14:41 WIB

Penjelasan Pengamat Hukum dan Kriminolog UI Terkait Pembebasan Napi Korupsi

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:57 WIB

Mantap! Briket Pelepah Pinang Rengas Lestasi Desa Teluk Kulbi Resmi Kantongi HKI

Senin, 27 Juni 2022 - 00:21 WIB

Rumah Tuo Bangunan Kayu Berumur 300 Tahun di Jangkat Ini Pernah Diteliti Wisatawan Swiss

Berita Terbaru