indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi 4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB Sebanyak 46 Jamaah Calon Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air 212 Peserta Meriahkan Lomba Mancing Polres Muaro Jambi, Hadiah Utama 100 Juta SKK Migas-PetroChina Launching Wisata Embung Bina Lestari di Betara

Home / Pilihan Editor

Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:56 WIB

Pantauan ISPU, Kualitas Udara di Tanjab Barat Tidak Sehat

KUALA TUNGKAL – Masih adanya kabut asap yang hilang timbul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah turut berdampak pada kualitas udara di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Selasa (15/10/19) pukul 11.20 WIB, tingkat kualitas udara wilayah Kuala Tungkal dikategorikan tidak sehat.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat dr. Johanes membenarkan pihaknya telah melakukan pada Selasa (15/10/19) kualitas udara di Kuala Tungkal dengan kategori Tidak Sehat.

BACA JUGA :  Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi

“Hasil pengukuran kita kemarin pukul 11.20 WIB ISPU di angka 198 Pertikel Per Million (PPM). Angka tersebut mengindikasikan kondisi kualitas udara tidak sehat,” terang dr. Johanes, Rabu (16/10/19).

Dia menjelaskan, Kualitas udara (Particulate) yang diukur dengan ISPU memiliki kategori baik antara (0-50), sedang (51-100), tidak sehat (101-199).

“Sangat tidak sehat (200-299) dan berbahaya (lebih dari 300),” jelasnya.

Hasil pengukuran ISPU tersebut lanjut Johanes tekah dikirim ke Kantor Kementrian Agama dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA :  Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi

Menurut Johsnes, kategori 198 PPM ini berdampak terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, lansia dan penyakit paru kronis serta penderita asma.

  • Untuk itu bagi anak sekolah untuk sementara tidak melakukan olahraga di luar ruangan sesusi aturan yang berlaku;
  • Menggunakan masker ketika berada di luar ruangan/gedung;
  • Membiasakan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan mencuci tangan pakai Sabun (CTPS);
  • Perbanyak minum air putih;
  • Menkonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak memakan sayur dan buah.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dua WNI Positif Corona, Bupati Safrial Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Pilihan Editor

Semangat Sumpah Pemuda, Ahmad Hadziq: Generasi Milenial Tanjabbar Jangan Golput!

Pilihan Editor

Kapolres Tanjab Barat Tinjau Bangunan Eks Pasar Kuatik yang Ambruk

Pilihan Editor

Kampung Ini Hampir 80 Tahun Tak Pernah Sembelih Hewan Kurban, Kapolres Antar Seekor Sapi

Pendidikan

Bupati Safrial Imbau Siswa yang Sedang Ujian Nasional, Tak Rayakan Kelulusan Dengan Coret Baju

Pilihan Editor

Polres Tanjabbar Lakukan Pengawasan dan Pembinaan Personal Pada Warga Binaan Bebas Asimilasi

Pilihan Editor

PT LPPPI Mengadakan Khitanan Bersama Untuk Warga Masyarakat di Tebing Tinggi

Pilihan Editor

Tiga Daerah di Jambi Naik Status Siaga Darurat Karhutla