LIVE
Ini Agenda Kunker Kemendikbudristek Dua Hari di Jambi Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani dari Jurang 300 Meter Bupati Muaro Jambi Minta 5.000 Vaksin Untuk Pelajar Dalam Peninjauan Mendikbudristek Wabup Hairan Zoom Meeting dengan Gubernur Terkait Kunker Mendikbudristek Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

Home / Bisnis / Ekonomi

Kamis, 26 Desember 2019 - 22:01 WIB

PD BPR Tanggo Rajo Akan Jadi BPR Syariah

FOTO : Tanjung Jabung Barat, Dr. Safrial Menandatangani Nota Pembahasan Rancangan Perda tentang Perubahan PD BPR pada Rapat Paripurna DPRD, Kamis (26/12/19).

FOTO : Tanjung Jabung Barat, Dr. Safrial Menandatangani Nota Pembahasan Rancangan Perda tentang Perubahan PD BPR pada Rapat Paripurna DPRD, Kamis (26/12/19).

KUALA TUNGKAL – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung berencana mengubah bentuk hukum badan usaha Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD-BPR) Tanggo Rajo menjadi Perseoan Daerah (PD) BPR Syariah.

Hal itu diketahui setelah Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Safrial sampaikan Rancangan Perda tentang perubahan tersebut pada Rapat Paripurna DPRD yang dibuka oleh Ketua DPRD Mulyani, Kamis (26/12/19).

Rapat Paripurna dihadiri juga oleh wakil ketua DPRD, Sekwan, anggota DPRD, Perwakilan Polres Tanjab Barat, Kejari, anggota DPRD, Para Kepala OPD, dan para Kabag dilingkup Setda.

Safrial menyampaika perubahan ini merupakan upaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan mengoptimalkan kinerja PD. BPR Tanggo Rajo dalam melayani masyarakat.

Ditambahkannya, perubahan pola kegiatan usaha BPR Tanggo Rajo dari konvensional menjadi pola syariah didasari atas pertimbangan kehidupan ekonomi, potensi daerah, sosiologi dan demografi daerah serta kebutuhan masyarakat kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Selain konversi pada kegiatan usaha dari pola konvensional menjadi pola syariah, bentuk badan hukum dari perusahaan daerah akan berubah menjadi perusahaan Perseroan Daerah atau PERSERODA” jelas Safrial.

Dijelaskan Safrial, dengan perubahan bentuk menjadi Perseroda, maka modal tidak lagi sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah, tetapi juga akan dimiliki oleh pemegang saham lainnya.

Terkait kinerja perusahaan, menurutnya kedepan perlu diatur pola pembinaan kepada perusahaan. Selain itu juga perlu diatur juga terkait tata kelola dan mekanisme pengawasan perusahaan yang baik.

“Saya berharap kita semua dapat membahas rancangan peraturan daerah ini secara seksama dengan kajian -Kajian yanng sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” harapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bupati : Jahe Merah Muara Papalik Akan Dijdikan Wedang Jahe Khas Tanjabbar di Rumah Dinas

Ekonomi

Rapat Bersama Komite IV DPR RI dan Gubernur, Amir Sakib Sampaikan Ini Untuk UMKM Tanjab Barat

Daerah

Bupati Safrial Terus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa Bersama KOPEK

Bisnis

Ini Peringkat 38 Media Online Jambi Versi Alexa, 14 Desember 2020

Tanjab Barat

Daging Beku Bulog Tanjab Barat Kosong, ini Penyebabnya

Advetorial

Tanjabbar, Juara 2 Stand Terbaik Jambi Expo 2019

Ekonomi

Begini Cara Kapolres Tanjabbar Motivasi UMKM Pembuatan Souvenir dan Tas dari Batok Kelapa

Bisnis

Tahun 2021 Samsung dan Xioami Jual HP Tanpa Charger