LIVETV
SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional Penyelundupan Part Mobil Tua Jenis Land Rover Digagalka Petugas Perbatasan Ivan Wirata Angkat Bicara Terkait Kelangkaan BBM Ini Motif dan Desain Seragam Batik KORPRI Terbaru Yonif Raider Khusus 732/Banau Laksanakan Vaksinasi Covid-19




Home / Pemerintahan

Kamis, 20 Desember 2018 - 17:34 WIB

Pemkab Tanjab Barat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen emwujudkan Kuala Tungkal menjadi Kota Layak Anak (KLA). Sebagai wujud upaya pemenuhan hak anak, pemerintah harus segera mewujudkan Kota Layak Anak (KLA).

Hal itu dibuktikan dengan Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama melibatkan seluruh OPD, Forkomoimda, Lembaga Masyarakat, BUMD, Dunia Usaha dan Media yang digelar di Pola Utama Kantor Bupati, Kamis (20/12/18).

Bupati Tanjab Barat H.Safrial berharap komitmen yang kuat dari semua pimpinan dan perangkat daerah, termasuk lembaga masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha dan media, agar kabupaten tanjung Jabung barat dapat memperoleh KLA.

Lanjut Safrial, selain komitmen ini, Saat ini Pemkab bersama DPRD sudah membahas 2 Ranperda insiatif DPRD yaitu Raperda tentang Kabupaten Layak Anak dan Rperda tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

“kita berharap diakhir tahun 2018 ini, kedua Raperda tersebut dapat disahkan dan diundangkan,” kata Bupati H. Safrial.

Disamping itu, lanjut H. Safrial Pemkab juga telah mempunyai pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (P2TP2A), perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat(PATBM), dan membentuk forum anak tingkat kabupaten dan kecamatan.

Menurut Bupati Tanjab Barat H. Safrial pencanangan KLA ini sebagai upaya untuk melindungi anak-anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari pengaruh lingkungan buruk.

“KLA akan berhasil jika semua pemangku kepentingan mendukung dan bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali,” juarnya.

Padahal, UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari sasaran penganiayaan, penyiksaan, atau penjatuhan hukuman yang tidak manusiawi.

Pengembangan KLA selaras dengan World Fit for Children, Keputusan Presiden No 36/1990 tentang Ratifikasi Konvensi Hak-hak Anak, Undang- Undang Dasar 1945 (pasal 28b, 28c), Program Nasional Bagi Anak Indonesia 2015, UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dan Permenneg PP No 2/2009 tentang Kebijakan KLA.

Bupati juga menyebutkan selain pencapaian yang dikejar, namun juga hakikat penting KLA untuk memberikan tempat tinggal dimana anak bisa tumbuh dan berkembang secara wajar tanpa kekerasan, seberapa aman dan ramah kota-kota dibangun bagi anak-anak.

“Tumbuh kembang anak harus selalu dijaga melalui berbagai intervensi mulai pemerintah, masyarakat, dunia usaha, supaya anak bisa tumbuh berkualitas,” sebut Bupati.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dua Pejabat Baru Lingkup Dinas LHD Dilantik

Advetorial

Bupati Safrial Ucapkan Terima Kasih Atas Penghibahan BMN Untuk Tanjab Barat

Advetorial

Bupati Safrial Lantik Yon Heri Sebagai Pj Sekda Tanjab Barat

Pemerintahan

123 PNS Pensiun Tahun 2019, Tanjabbar Kekurangan PNS

Advetorial

Disnaker Beri Pelatihan Menjahit Kepada 40 Perempuan Perwakilan 4 Desa Kecamatan

Pemerintahan

Bupati Safrial Dukung Pencanagan Zona Integritas Menuju WBS dan WBBM Polres Tanjab Barat

Provinsi Jambi

Danrem ; Kunci Utama Penanganan Covid-19 Masyarakat Harus Benar-Benar Melaksanakan Protokol Kesehatan yang Telah Ditetapkan

Berita

Ini Calon Sekda yang Diajukan Bupati Safrial ke Gubernur dan Komisi ASN