YTUBE
Dalam 2 Pekan, Satnarkoba Polres Tanjab Timur Ungkap 3 Kasus Narkoba dengan 4 Tersangka PN Jambi Tolak Praperadilan Kasus BBM PT. Jambi Tulo Tiga Pemuda Kota Jambi Diamankan Polisi Atas Kepemilikan 1.925 Gram Ganja Siaga On Call, Personel Polres Tanjab Barat Sisir Delapan Titik Keramaian Tiga Pangkalan Gas Elpiji di Kuala Tungkal di Jaga Polisi

Home / Advetorial

Jumat, 21 Desember 2018 - 05:39 WIB

Pemkab Tanjab Barat Sosialisasikan Perbup TPP dan Simulasi Uji Coba Aplikasi Absensi Elektronik

FOTO : Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjab Barat Drs. Encep Jarkasih Membuka Sosialisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Jumat (21/12/18)

FOTO : Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjab Barat Drs. Encep Jarkasih Membuka Sosialisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Jumat (21/12/18)

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Pemkab Tanjab Barat melalui BKPSDM Kabupaten Tanjab Barat mengelar Sosialisasikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Rencana Aksi 2018 dan Simulasi Uji Coba Aplikasi Absensi Elektronik.

Sosialisasi dibuka oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjab Barat Drs. Encep Jarkasih mewakili Bupati Tanjab Barat DR. Ir. H. Safrial, MS di Balai Pertemuan Kantor Bupati setempat, Jumat (21/12/18).

Encep Jarkasih mengatakan sosialisasi ini merupakan Peraturan Bupati Tanjab Barat No 43 Tahun 2018 tentang TPP PNS di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat.

Sosialisasi yang dilakukan bertujuan agar aparatur dan pejabat memahami prosedur terkait pemberian TPP kepada aparat pemerintah Kabupaten Tanjab Barat.

“Emplementasi Rencana Aksi 2018 dari Perbup No 43 Tahun 2018 tentang TPP mulai efektif berlaku mulai tanggal 2 Januari 2019,” kata Encep.

Lanjutnya, yang perlu diingat bahwa untuk mendapatkan tambahan penghasilan (TPP) ini, 40 persen dari perhitungan absensi dan 60 persen kinerja atau SKP,” terang Encep.

Diharapkan dari Rencana Aksi pemberian TPP ini dapat meningkatkan kepatuhan, disiplin kerja dan peningkatan etos kerja, serta meningkatkan pelayanan publik aparatur Pemkab Tanjab Barat.

“Peraturan Menteri Dalam Negeri 59 pasal 30 menegaskan, pemda dapat memberikan tambahan penghasilan kepada ASN, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan atas persetujuan DPRD,” ujarnya.

“Ini untuk melaksanakan akuntabilitas dan penyelenggara negara yang bersih, bukan dalam tataran wacana, tetapi lebih pada penggunaan anggaran sesuai kebutuhan, tidak didasarkan pada keinginan,” timpalnya.

Meski begitu lanjut Encep, akan dilihat disiplin dan aspek prestasi kerja seorang pegawai. Untuk itu, pemahaman terhadap tolak ukur pemberian TPP harus dipahami baik oleh seluruh ASN.

Hal terpenting semua pimpinan OPD berlaku adil pada semua bawahan, dengan membagi tugas agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan pada pegawai tertentu, sementara pegawai lain tidak ada yang dikerjakan, demikian pada penilaiannya.

“Sebab tujuan dari pemberian TPP untuk mengurangi kesenjangan penghasilan antara pegawai,” tegasnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Tinjau Arena dan Pemondokan Kafilah, Hairan : Persiapan MTQ Sudah 93 Persen

Advetorial

Sekda Agus Sanusi Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah

Advetorial

Camat Tebing Tinggi Sambut Hangat Kunjungan Erwan Susanto Dandim 0419 Tanjab

Advetorial

Safrial Harapkan Kehadiran Gedung BLK Ciptakan Wirausaha Baru

Advetorial

Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-75 di Polda Jambi

Advetorial

Sekda Tanjab Barat Terima Bantuan 9.000 pcs Masker dari Petro China

Advetorial

Bupati Tanjabbar, Kapolres dan Dandim Tinjau Pos Penyekatan Larangan Mudik Perbatasan Riau

Advetorial

Danrem 042 Gapu Ajak Masyarakat Jambi Menjaga Keamanan PHPU