LIVE TV
Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Wabup Temukan Banyak Absen ASN Bolong Bupati dan Pj Gubernur Tinjau Balai Adat dan Pos Pelayanan Ops Ketupat di Terminal Pembengis Wabup Hairan Dampingi Pj Gubernur Tinjau Pos Penyekatan Mudik Perbatasan Jambi-Riau di Batang Asam Danrem 042/Gapu Dampingi Pj Gubernur Tinjau Pos Penyekatan Jambi-Riau Cegah Covid-19 Pascar Libur Idul Fitri, Warga BTN Permata Hijau Gotong Royong Penyemprotan Disinfektan

Home / Nasional / Pilihan Editor

Selasa, 19 Mei 2020 - 19:17 WIB

Pendemi Covid-19, Polri Perpanjang Pelaksanaan Operasi Ketupat

FOTO : Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono

FOTO : Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono

JAKARTA – Polri memperpanjang masa pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona. Operasi kemanusiaan ini direncanakan hanya selama 16 hari. Tetapi kini diperpanjang masanya menjadi 37 hari.

“Ya, diperpanjang sampai 37 hari, berlaku untuk Polda Metro, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono, Jakarta, Selasa (19/05/20).

Dalam operasi ketupat ini, Argo mengungkapkan pihaknya telah mengerahkan personel sebanyak 172.038 orang. Argo menyatakan dalam operasi ini, Polri akan menyiapkan 56 Pos Penyekatan yang meliputi Polda Metro 18, Jabar 17, Banten 6, Jateng 5, DIY 2, Jatim 8, dengan sasaran prioritas larangan mudik.

BACA JUGA :  Wujud Kepedulian, Polres Tanjabbar Berikan Paket Sembako pada Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

“Dalam operasi ini, kami mengupayaka cara preventif humanis melalui imbauan, teguran dalam upaya pencegahan mudik,” ujar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Selain menyiapkan penyekatan, tambahnya, Polri juga mengoptimalkan satgas-satgas bantuan operasi seperti, Satgas Antisipasi Terorisme selama bulan Maret 2020 sampai dengan sekarang telah melakukan penangkapan sebanyak 49 tersangka terorisme.

BACA JUGA :  Per Sabtu 15 Mei : Pasien Sembuh COVID-19 Bertambah 4.181 Orang

Lalu, Satgas Pangan Polri periode tahun 2020 telah melakukan penegakan hukum sebanyak 17 perkara, Satgas BBM secara intens bekerja sama dengan Pertamina dan BP Migas. Dan Satgas Anti Hoax sampai sekarang telah dilakukan penegakan hukum sebanyak 104 perkara.

“Seluruh Satgas kita optimalkan,” tutup Argo.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ini Penjelasan BKN Soal Rekrutmen 1 Juta Guru di Tahun 2021

Advetorial

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Langsung Upacara Pemakaman Wakapolres Henri A Batubara Di Palembang

Pendidikan

Bupati Safrial Lepas 20 Calon Taruna Kedirgantaraan Yogyakarta dan Mahasiswa Sahid Jakarta

Pilihan Editor

Polres Tanjabbar Lakukan Pengawasan dan Pembinaan Personal Pada Warga Binaan Bebas Asimilasi

Kriminal

Dinihari, Tim Petir Polres Tanjabar Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Lobster

Kota Jambi

Amir Sakib Hadiri Silaturahmi LSM Rikolto Belgia Di Rumah Dinas Gubernur Jambi

Pilihan Editor

IDI Tanjab Barat Peduli Melawan Covid-19 Bagikan Sembako dan Masker Gratis

Pilihan Editor

Mendadak Bupati Safrial Perintahkan Tes Urine ASN dan TKK Sejumlah Dinas Instansi