indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Tinjau Progres TMMD ke-113, Tim Wasev Mabes TNI AD Hadir di Bukit Indah dan Sungai Muluk Pemprov Jambi Terima WTP dari BPK yang ke 10 Seminar Pelayanan Publik, Diharapkan Menunjang Kegiatan Kemasyarakatan Kebakaran di Kampung Nelayan 4 Rumah Ludes 2 Rusak Berat BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Landa Parit 4 Kampung Nelayan Tanjab Barat

Home / Bisnis / Desa / Kuala Betara

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:19 WIB

Pengolah Kristal Jahe Sungai Gebar Barat Butuh Sertifikat Halal

FOTO : Sampel Kemasan Kristal Jahe Desa Sungai Gebar Barat

FOTO : Sampel Kemasan Kristal Jahe Desa Sungai Gebar Barat

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Produk Kristal Jahe “Nabila Krisja” rumah tangga yang diproduksi oleh ibu Rohayani, S.Pd di Desa Sungai Gebar Barat, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjab Barat cukup menjanjikan, namun sayangnya hingga saat ini usaha tersebut belum megantongi lebel atau sertifikat Halal dari LPPOM MUI.

Pasalnya, sertifikat halal wajib dimiliki bagi pelaku usaha UMKM atau Industri Kecil Menengah (IKM) makanan dan minuman. Hal itu sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang nomor 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Karena sertifikat halal merupakan salah satu lembar pengesahan yang mampu membuktikan kompetensi dan kualitas produk. Selain itu pemerintah memastikan wajib halal di 2019.

Untuk itu pihaknya melalui Camata Kuala Betara meminta bantuan Pemkab Tanjab Barat melalui instansi terkait untuk membantu memperoleh lebel halal atau sertifikat halal dari MUI tersebut.

“Dengan memiliki sertifikat halal agar produk kristal jahe di Sungai Gebar Barat memiliki nilai lebih dan dapat meningkatkan daya saing produk IKM,” ungkap Herry Putra Syam, SE, Camat Kuala Betara kepada lintastungkal kemarin.

Menurutnya jika perusahaan maupun IKM atau home industri yang memegang label halal LPPOM MUI tentu lebih memiliki keunggulan dibandingkan produk yang tidak mempunyai label halal.

“Dengan sertifikat halal ini mampu menghilangkan keragu-raguan masyarakat. Selain itu kepercayaan publik mengkonsumsi produk juga semakin meningkat,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas KUKM Perindag Syafriwan, SE mengungkapkan pihaknya memberikan apresiasi kepada IKM Kristal Jahe untuk mendapatkan lebel halal MUI.

Pihaknya kata Syafriwan siap membantu untuk mendapatkan sertifikat lebel halal tersebut.

“Silahkan ke Bidang Industri perindag untuk dipersiapkan segala admiistrasinya,” kata Syafriwan.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Safrial Sambut Baik Program Duta Simpel Bank 9 Jambi untuk Tingkatkan Animo anak Menabung

Desa

Kompak! Kades, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Suka Damai Tinjau Pengerasan Jalan

Bisnis

Permintaan Tinggi, Pengecer BBM di Tanjab Barat Berhasil Jual Pertalite 1,5 Ton 

Bisnis

Dampak Corona, Pengepul Udang Ketak Tanjab Barat Lumpuh, HNSI Carikan Solusi Ini

Pemerintahan

Resmikan Penggunaan Kantor Camat Betara dan Dua Puskesmas, Bupati Safrial Minta Tingkatkan Pelayanan

Bisnis

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Rakor Satgas Pangan Hadapi Tahun 2020

Bisnis

Tips Foto Ala Selebgram yang Bagus dan Aesthetic  

Advetorial

Mantap, Bumdesa Suka Damai Sejahtera Panen Perdana 6 Ton Semangka