LIVETV
Satgas Pamrahwan Memberikan Bantuan Buku Gratis ke Rumah Taman Baca Saefey Bupati Tanjab Barat Ikuti Rakor Forkopimda Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Bupati Tanjabbar dan Ketua TP PKK Hadri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2021 Diduga Keracunan Puluhan Santri Ponpes Madinatul Ulum Merangin Dilarikan ke RSUD Pengurus PWI dan IKWI Tanjab Timur Periode 2021-2024 Resmi Dilantik




Home / Tanjab Barat / Pilkada

Senin, 12 Oktober 2020 - 11:19 WIB

Penyelenggara Pilkada di Tanjab Barat Akan di Rapid Test Covid-19

FOTO : Ketua KPU Tanjab Barat, Hairuddin, S.Sos

FOTO : Ketua KPU Tanjab Barat, Hairuddin, S.Sos

KUALA TUNGKAL – Seluruh penitia terlibat penyelenggara Pilkada Serentak 2020 di Tanjab Barat akan di rapid test.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam tahapan Pilkada.

Demikian dikatakan Komisioner KPU Tanjab Barat, Hairuddin saat dihubungi, Senin (12/10/20).

Penyelenggara yang akan di-rapid test mulai dari PPK dan sekretariat, PPS dan KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) dan PAM TPS.

“Sementata jadwal pelaksanaan rapid test ini yang belum final,” katanya.

Adapun aturan mengenai rapid test ini tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19 yang terbit pada 7 Juli 2020.

BACA JUGA :  Rakor Program Sembako Sinkronisasi Data KPM, Bupati Himbau Camat Lebih Responsif

Pasal 5 Ayat (2) huruf b PKPU tersebut menyebutkan bahwa, “Secara berkala dilakukan rapid test atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) terhadap anggota dan Sekretariat Jenderal KPU, serta anggota dan sekretariat KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS dan/atau yang memiliki gejala atau riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)“.

BACA JUGA :  Sekda Buka Sosialisasi dan Pelatihan Desa Tangguh Bencana

Kemudian, dalam Pasal 5 Ayat (3) disebutkan, “Dalam hal terdapat wilayah yang tidak memiliki fasilitas untuk melaksanakan pemeriksaan rapid test atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, dapat menggunakan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau otoritas kesehatan“.

PKPU tersebut juga mengatur kewajiban penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi para penyelenggara. APD yang dimaksud minimal berupa makser.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Buka Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi

Tetapi, jika PPS hendak melakukan verifikasi faktual dukungan calon kepala daerah perseorangan, PPDP hendak melaksanakan pencocokan dan penelitian, atau KPPS akan menggelar pemungutan suara, maka wajib menggunakan masker, sarung tangan sekali pakai, dan pelindung wajah (face shield).

Untuk diketahui, Pilkada 2020 digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Sementara Pilkada di Provinsi Jambi antara lain, Kabupaten Batanghari, Bungo, Tanjab Barat, Tanjab Timur dan Kota Sungai Penuh. Serta Pilkada Gubernur Jambi.(*)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Malam Ini KPU akan Tertibkan APK Paslon

Tanjab Barat

SKK Migas-PetroChina Salurkan Bantuan Dua Ton Beras Bagi Warga Terdampak Covid-19 di Tanjab Barat dan Tanjab Timur

Politik

PPP Resmi Usung Fasha-AJB di Pilgub Jambi

Tanjab Barat

Shalat Jumat di Pembengis, Kapolres Imbau Masyarakat Taati Prokes

Covid-19

Ini Penjelasan Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Tanjabbar Terkait Tambahan 4 Orang Positif Corona

Pariwisata

Kapal Bermuatan Kelapa dari Mendahara Tujuan Sungai Asam Karam di Perairan Kuala Kerang

Tanjab Barat

Temuan LHP BPK di Tanjabbar Capai Rp3 M, Pengembalian Baru Ratusan Juta

Berita

Polres Tanjabbar Lakukan Rapid Test Terhadap Personil Polsek Betara dan Warga Sekitar