indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya IPDA Yohanes Chandra Kaget Dapat Kejutan dari Istri dan Anggota Polsek Sungai Gelam Kapolres Batanghari Pimpin Sertijab Wakapolres Antisipasi Gangguan, Petugas PLN ULP Kuala Tungkal Melakukan Pembebasan Tanam Tumbuh Antusias Masyarakat Tinggi, 95 Peserta Calon Staf Baznas Mengikuti Seleksi Tertulis

Home / Berita

Senin, 1 Februari 2021 - 22:24 WIB

‘Piagam Tebing Tinggi’ Sebagai Wujud Penyelesaian Mitigasi Toleransi Lahir Batin Perselisihan Pembangunan Gereja Santo Yusup

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Saat Menyaksikan Penandatanganan Piagam Tebing Tinggi di Kantor Camat Tebing Tinggi, Senin (01/02/21).

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Saat Menyaksikan Penandatanganan Piagam Tebing Tinggi di Kantor Camat Tebing Tinggi, Senin (01/02/21).

TEBING TINGGI – Pembangunan Gereja Santo Yusul yang sempat menimbulkan perselisihan antara warga di Tebing Tinggi, Tanjab Barat  kini dilanjutkan setelah adanya kesepakatan dan didasari rasa kebhanikaan.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam “Piagam Tebing Tinggi” yang ditandatangani oleh perwakilan tokoh agama pada tanggal 01 Februari 2021 di Kecamatan Tebing Tinggi.

Demikian diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH usai memimpin rapat dan mediasi bersama di Kantor Camat Tebing Tinggi, Senin (01/02/21).

BACA JUGA :  Ini 7 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Hingga September 2022

“Hari ini melalui upaya mitigasi didasari toleransi lahir batin tercapai kesepakatan demi kerukunan dan merawat kebhinekaan dengan toleransi masyarakat Tebing Tinggi mendukung keberlanjutan pembangunan gereja baru Santo Yusup,” ungkap Kapolres.

Sebelumnya, pembangunan Gereja Santo Yusup tersebut sudah 1 tahun bergulir terhenti.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Ngamuk, Seorang OTK Diamankan

Hal itu dikarenakan sempat diwarnai penolakan sebagian warga, bahkan sempat terjadi pemasangan segel serta isu pembongkaran.

“Alhamdulillah, hari ini atas kesadaran tolerani dan kebersamaan demi keutuhan NKRI terwujud kesepakatan pembangunannya dilanjutkan,” ujar Kapolres.

“Semoga Piagam Tebing Tinggi ini memgulang sejarah Piagam Madinah di Tanjab Barat,” tuturnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

PetroChina Memulai Program Pengeboran di 11 Sumur Wilayah Kerja Jabung

Berita

Tak Setuju Kebijakan Privasi Baru WhatsApp, Pengguna Akan Kehilangan Akses

Berita

Polres Tanjab Barat Gelar Pembuatan Pupuk Kompos Serentak di 50 Desa

Berita

Gerak Cepat Keseriuasn Pjs. Gubernur Jambi Ardy Daud Tangani COVID-19

Berita

Danrem 042 Gapu : Kesempatan Untuk Menjadi TNI Bagi Putra Daerah Sama Besarnya

Aspirasi

Naik Motor, Kapolres Tanjabbar Pimpin Patroli Kewilayahan

Berita

UAS Resmi Nikahi Gadis Jombang Fatimah Az Zahra

Berita

Pastikan Keamanan, Kapolres dan Dandim 0419/Tanjab Tinjau Kantor dan Gedung Logistik KPU