YTUBE
Koreografer Belanda Arno Schuitemaker Pukau Penikmat Seni di Jambi dalam Karya “If You Could See Me Now” Pembinaan Karakter, Siswa Muslim dan Non Muslim di SMPN 2 Dapat Perlakuan Sama Garuda Putih FC Rebut Juara III Turnamen Sepakbola Antar Instansi HUT RI ke-77 HIPMI Fest 2022, Diza : Jangan Patah Semangat Terus Dukung UMKM Terjatuh Saat Berkelahi degan Temannya Siswi SMP Negeri di Batanghari Meninggal

Home / Kriminal

Senin, 6 Desember 2021 - 19:40 WIB

Polisi tetapkan Ayah dan Anak Tersangka Pembunuhan Mayat Terikat Tali di Bungo

Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Bersama Kajari Bungo Sapta Putra, SH, MH, Saat Pres Rilis di Mapolres Bungo, Senin (6/12/21) siang.

Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Bersama Kajari Bungo Sapta Putra, SH, MH, Saat Pres Rilis di Mapolres Bungo, Senin (6/12/21) siang.

BUNGOPolres Bungo menetapkan ayah dan anak tersangka atas kasus mayat terikat tali yang ditemukan warga meninggal di Dam atau Bendungan di Unit 14 Dusun Mulya Jaya, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo pada Kamis (2/12/21) pukul 17.30 WIB.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro, SIK, MH ketiga pres rilis gelar perkara di Mapolres Bungo dihadiri Kajari Bungo Sapta Putra, SH, MH, Senin (6/12/21) siang.

“Pelaku kita tetapkan tersangka, dan kedua pelaku merupakan ayah dan adik korban,” ungkap AKBP Guntur Saputra.

Kapolres Bungo mengkatan pengungkapan kasus ini berdasarkan serangkaian pennyelidikan dan olah TKP dan indetifikasi. Pihaknya menemukan sejumlah bukti jiak pelaku mengarah kepada pelaku orang dekat korban yang tidak lain adalah Ayah dan Adik Korban sendiri.

BACA JUGA :  Kasrem 042/Gapu Hadiri Peluncuran 7 Pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022

 “Kenapa dilakukan di bendungan, karena memang korban sering duduk-duduk di bendungan tersebut,” ujar Kapolres.

Saat olah TPK awal Tim Petir Satreskrim Polres Bungo menemukan sejumlah petunjuk sepasang sandal yang diduga milik korban, serta tali tali.

“Barang bukti Tali ini kita cocokan dan pemeriksaan di rumah korban, tali ini mirip dan identik dengan tali jemuran di rumah korban,” beber Guntur.

Dari temuan tersebut kita lakukan cocokan dan tambahan dari keterangan dokter Forensik, kita temukan ada bukti-bukti tambahan guna mengungkap kasus ini.

BACA JUGA :  Meriah Pawai Budaya HUT RI di Tanjab Barat, Berikut Foto Momennya  

AKBP Guntur juga menyebut jika pembunuhan sadis tererbut direncanakan oleh kedua pelaku.

“Pembunuhan direncanakan, salah satu motifnya karena malu, karena korban memiliki kelainan jiwa atau sakit jiwa mulai tahun 2011, korban ini sering membuat jengkel, dan bahkan kalau pergi tidak pulang,” terangnya.

Kini kedua pelaku (ayah dan Adik) telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan dijerat pasal 340 KUHP subsider 344 KUHP jo 55, 56 KUHP dan atau pasal 44 (3) UU Penghapusan KDRT.

“Kalau ancaman beratnya bisa seumur hidup,” tutup Kapolres.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Ditipu Beli Sabu 1 Kilo Diganti Garam, Pelaku Sekap Kurir Minta Tebusan Rp 150 Juta

Kriminal

Pelaku Penikaman Ponakan Mengaku Menyesal

Kriminal

2 Pelaku Pencurian Rumah Kosong Diamankan Polsek Sungai Gelam

Kriminal

2 Orang Pelaku Narkoba Bersenpi Diciduk Polisi, 11 Paket Sabu Siap Edar Disita

Kriminal

Ditangkap Polisi, Sopir Logging Ini Punya Dua Senpi Illegal

Kriminal

Pelaku Penembakan Anasri, Juga Ditangkap dengan Ditembak Polisi

Kriminal

Sat Resnarkoba Polresta Jambi Berhasil Amankan 45,715 kg Ganja dari Sumut

Kriminal

Pembuang Bayi Perempuan di Danau Sipin Jambi Ditangkap Polisi di Tebo