LIVE TV
Diduga Langgar Prokes, Tiga Penyelenggara Pertandingan Volly Diamankan Polisi Korem 042 Gapu Menyediakan Wadah Pengaduan Melalui Website, Kerahasiaan Pelapor Dijamin Temuan LHP BPK di Tanjabbar Capai Rp3 M, Pengembalian Baru Ratusan Juta SKK Migas-PetroChina Perbesar Keterlibatan Industri Dalam Negeri di Hulu Migas COVID-19 Varian AY.1 ‘Delta Plus’ Dikabarkan Sudah Terdeteksi di Jambi

Home / Kriminal

Jumat, 1 November 2019 - 16:47 WIB

Polres Tanjab Barat Amankan GW Terkait Kasus Korupsi Dana SPP PNPM Kuala Betara Tahun 2015

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga, S.IK saat Menggelar Pres Rilis sejumlah kasus di Mapolres, Jumat (01/11/19)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga, S.IK saat Menggelar Pres Rilis sejumlah kasus di Mapolres, Jumat (01/11/19)

KUALA TUNGKAL – Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat berhasil menangkap dan menganabkan seorang perempuan pelaku terkait kasus dugaan korupsi penggelapan Dana Simpan Pinjam Khusus Perempuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SPP-PNPM) Senilai Rp 75,8 juta lebih di Kecamatan Kuala Betara tahun 2015.

Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinags, S.IK melalui Kasat Reskrim IPTU Dian Pornomo, S.IK, MH mengatakan, pihaknya telah mengamankan satu pelaku terkait kasus dugaan korupsi dana PNPM di Desa Betara Kecamatan Kuala Betara yang terjadi tahun 2015.

“Pelaku berinisial GW (30) warga Parit Deli RT 01 Kelurahan Betara Kiri, Kecamatan Kuala Betara, GW ditangkap di Kecamatan Mangsang Kabupaten Bayung Kincir pada 3 Oktober 2019,” terang Kasat Reskrim saat menggelar Pres Rilis sejumlah kasus di Mapolres, Jumat (01/11/19).

Dia menjelaskan, dalam kasus dugaan korupsi dana SPP-PNPM tersebut, GW saat itu menjabat sebagai Bendahara UPK PNPM Kecamatan Kuala Betara.

Modus korupsi yang dilakukan GW. Dia tidak menyetorkan pembayaran angsuran pinjaman dari 30 kelompok SPP-PNPM tahun 2014 ke Unit Pengelola Kegiatan (UPK). Tetapi justru digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Kami perkirakan jumlah kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana bergulir SPP-PNPM itu, mencapai Rp 75,8 juta,” katanya.

Kasat menjelaskann tim penyidik sudah melakukan pemeriksaan dan penahanan terhadap GW pada tanggal 4 Oktober.

Kemudian tanggal 28 Oktober Berkas Perkara dinyatakan lengkap (P21). Tanggal 31 Oktober kemarin berkas perkara, pelaku dan barang bukti telah dilimpahkan ke JPU Kejaksaan Negeri Tanjab Barat.

“Terhadap GW tersebut kita dijerat dengan pasal 2, 3, 8 Undang-undang RI Nomor 20/2001, tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor),” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Kriminal

3 Pria Diamankan Polsek Merlung, Salah Satunya Security

Kriminal

Polres Tanjab Barat Ungkap Motif Pembunuhan di Merlung

Kriminal

Sat Resnarkoba Polres Tanjab Timur Amankan Remaja 17 Tahun

Kriminal

Berikut 7 DPO Polres Tanjab Barat Tahun 2020

Kriminal

Paksa Foto Anak Bugil, Ayah Tiri Ditangkap Polisi

Kriminal

Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi

Kriminal

Terlibat Narkoba, Seorang Security Diamankan Tim Ops Pekat Polsek Tebing Tinggi

Kriminal

Polda Jambi Amankan 4 Pelaku Pembakaran Lahan Perkebunan