by

Polres Tanjab Barat Bekuk 2 Kawanan Spesialis Curanmor Asal Kota Jambi

-Kriminal-293 dilihat

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Kepolisian Polres Tanjung Jabung Barat membekuk dua kawanan spesialis pencurian kendaraan bermotor asal Kota Jambi yang beraksi di wilayah Kabupaten Tanjab Barat, Sabtu (03/11/18).

Kapolres Tanjab Barat AKBP. ADG Sinaga, S.IK didampingi Kabag Ops Kompol R P Nainggolan dan Kasat Reskrim IPTU Dian Pornomo, S.IK, MH mengatakan, total ada dua orang pelaku yang diamankan dalam kasus pencurian tersebut.

“Kedua pria tersebut yakni FR (36) warga RT 17 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi dan SW (33) warga RT 19 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi,” kata Kapolres AKBP. ADG Sinaga, S.IK saat menggelar press rilis di Mapolres, Senin (05/11/18).

Menurut Kapolres, kedua tersangka melakukan curanmor honda Beat Nopol BH 3614 OK di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Kuala Tungkal, RT 05 Kelurahan Sriwijaya pada 31 oktober 2018 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres menjelaskan pengungkapan kasus curanmor itu berawal dari adanya laporan tentang adanya aksi Curanmor pada 31 Oktober lalu. Dengan dasar laporan itu personil Polisi setempat bergerak cepat dan menangkap pelaku.

“Pelaku FR diamankan pertama saat mangkal di sekitar Jembatan Parit 7 Desa Tungkal I, baru tersangka SW kita amankan saat berada di rumah kontrakan FR di Manunggal II,” ujar AKBP. ADG Sinaga, S.IK.

Modus operandinya dengan cara merusakn kunci kontak motor menggunakan sebuah besi berbentuk huruf T dan gerenda listrik.

“Perannya FR sebagai eksekutor, sementara SW sebagai pemantau lokasi TP pencurian,” beber Kapolres lagi.

Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sebuah besi berbentuk huruf T, 2 buah helem, 9 buah kunci L, 5 plat motor dan 1 unit gerenda listrik.

“Dari tangan kpelaku juga berhasil diamankan 2 unit sepeda motor jenis matic merk Honda Beat,” terang Kapolres.

Saat ini FR dan SW diamankan di Mapolres Tanjab Barat guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, sementara untuk mempertngungjawabkan perbuatannya keduanya dijerat pasal Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.

Editor : Tim Redaksi