LIVE
Ini Agenda Kunker Kemendikbudristek Dua Hari di Jambi Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani dari Jurang 300 Meter Bupati Muaro Jambi Minta 5.000 Vaksin Untuk Pelajar Dalam Peninjauan Mendikbudristek Wabup Hairan Zoom Meeting dengan Gubernur Terkait Kunker Mendikbudristek Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

Home / Kriminal

Minggu, 29 Desember 2019 - 22:41 WIB

Polres Tanjabbar Amankan Puluhan Elpiji 3 Kg Yang Diduga Akan Diselewengkan

FOTO : Tim Satuan Tuas Pangan Polres Tanjab Barat Saat Melakukan Pengamanan Terduga Pelaku Penyelewengan Pendistribusian Gas LPG 3 Kg Bersubsidi, Minggu (29/12/19)

FOTO : Tim Satuan Tuas Pangan Polres Tanjab Barat Saat Melakukan Pengamanan Terduga Pelaku Penyelewengan Pendistribusian Gas LPG 3 Kg Bersubsidi, Minggu (29/12/19)

KUALA TUNGKAL –Tim Satuan Tuas Pangan Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seseorang diduga akan penyelewengan pendistribusian gas LPG 3 Kg bersubsidi, Minggu (29/12/19).

Seditiknya 14 tabung LPG 3 Kg diamankan polisi bersama pelaku berinisial IN warga Kecamatan Seberang Kota sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH kepada awak media mengakatan, pengungkapan kasusu ini merupakan bukti keseriusan Tim Satgas Pangan Polres Tanjab Barat untuk menjamin pendistribusian dan penyaluran LPG 3 kg bersubsidi tepat sasaran.

Kronologis pengungkapan kasus ini kata Kapolres berawal dari adanya informasi dari masyarakat, bahwa ada yang akan membawa LPG 3 Kg menggunakan pompong di Pelabuhan Tangga Raja Ulu.

“Saat IN sedang kita periksa terkait dugaan penyimpangan harga LPG 3 Kg bersubsidi yang melalpaui HET (Harga Eceran Tertinggi) yang telah ditetapkan Pemerintah,” kata Kapolres.

AKBP Guntur menambahkan, dari pengakuan IN, LPG 3 kg bersubsidi tersebut rencananya akan dibawa ke wilayah Tungkal V Kecamatan Seberang Kota, IN juga mengaku, jika dirinya membeli dari YD seharga Rp 33.000 pertabung.

Selanjutnya dari keterangan YD, diperoleh keterangan jika dirinya membeli LPG 3 kg tersebut dari JM seharga Rp. 26.000 per tabung. Dan dari keterangan JM, diperoleh keterangan jika dirinya membeli LPG 3 kg tersebut dari pangkalan milik AG dan AN seharga Rp 20.000 per tabung.

Kapolres berharap, kejadian ini menjadi perhatian bagi agen maupun pangkalan LPG 3 kg bersubsidi di Tanjab Barat.

“Polres Tanjab Barat tidak akan segan segan menindak tegas pangkalan yang nakal maupun yang masih membandel,” tegasnya.

Terkait temuan ini, kita akan panggil pihak agen, pemilik pangkalan (sub agen) dan melakukan koordinasi dengan Dinas Perindag serta Hiswana Migas.

“Agar diberi sanksi tegas hingga pencabutan izin, dan biar ketahuan mafia LPG 3 kg nya dimana, karena kasian rakyat kecil harus beli LPG 3 kg bersubsidi sampai sangat mahal diatas harga HET,” tansadnya.(ek)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Jual Nomor Togel Lewat Whatsapp, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi

Kriminal

Polisi Bekuk Tiga Sindikat Curanmor Di Kuala Tungkal

Kriminal

3 Pria Diamankan Polsek Merlung, Salah Satunya Security

Kriminal

Terduga Pelaku Pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin Ditangkap

Kriminal

Pelaku Curanmor Diringkus Polisi, Modusnya Pemilik Motor Disuruh Beli Rokok

Kriminal

Lima Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan Dibekuk Polisi

Kriminal

Insiden Pembunuhan Terjadi di Merlung, Satu Korban Meninggal, Satu Perempuan Terluka

Kriminal

Terduga Pelaku Penggelapan Kendaraan Roda 4 Diringkus Polisi