indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kapolda Jambi Pimpin Sertijab 4 PJU dan 2 Kapolres Bulog Kuala Tungkal Menyediakan 700 Kilogram Daging Beku, Cek Harganya Kapolres Tanjabbar Bersama Forkopimda Mengikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-76 Via Virtual Vaksin Booster Bakal Diberlakukan Lagi Untuk Syarat Berpergian dan Masuk Mall Kapolda Jambi Berikan Piagam Penghargaan Kepada Pj Bupati Muaro Jambi dan Bupati Tanjabbar

Home / Nasional

Minggu, 15 Agustus 2021 - 13:04 WIB

Promosi Rempah-rempah Indonesia di Level Internasional, 4 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Indonesia Spice Up the World

Promosi Rempah-rempah Indonesia di Level Internasional, 4 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Indonesia Spice Up the World

Promosi Rempah-rempah Indonesia di Level Internasional, 4 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Indonesia Spice Up the World

PERTANIAN – Indonesia memiliki kekayaan di berbagai bidang termasuk di bidang kuliner. Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khasnya sendiri-sendiri, lengkap dengan bumbu khas masing-masing daerah yang diracik dengan rempah-rempah Indonesia.

Meski sudah terkenal karena kekayaan rempahnya sejak dulu, namun bisa dibilang kuliner khas Indonesia sendiri masih belum cukup dikenal di kancah internasional. Untuk ukuran popularitas, dapat dilihat dominasi kuliner khas Indonesia tidak sebesar kuliner dari negara lain baik Eropa maupun Asia.

Indonesia Spice Up the World merupakan suatu program lintas kementerian yang bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi pariwisata, khususnya di bidang kuliner Indonesia di mata dunia. Program ini direncanakan untuk mempromosikan bumbu dan rempah-rempah Indonesia supaya lebih dikenal di kancah internasional.

BACA JUGA :  Diduga Warga Muaro Kumpeh Meninggal Akibat Kesentrum

Ingin tahu hal-hal yang harus kamu ketahui tentang Indonesia Spice Up the World? Mari simak pembahasannya yang telah dirangkum oleh Batam Tourism Polytechnic (BTP), salah satu politeknik swasta terbaik di bidang pariwisata di Batam, Kepulauan Riau. Berikut ulasannya:

Fokus pada Bumbu

Bukan hanya berfokus pada rempah-rempah mentah, program ini juga berfokus untuk mempromosikan bumbu masakan Indonesia. Hal ini dikarenakan bumbu jadi dinilai lebih mudah untuk dipelajari. Bumbu yang akan dipromosikan adalah bumbu siap pakai, yaitu bumbu merah, putih, dan kuning.

Dengan mengetahui bumbu dasarnya, diharapkan para chef bisa mempelajari masakan Indonesia dengan lebih mudah. Selain itu, fokus ekspor bumbu jadi juga dinilai lebih efektif, dibandingkan dengan ekspor rempah-rempah yang memiliki risiko kerusakan yang lebih tinggi.

BACA JUGA :  Hujan Disertai Angin 2 Tiang PLN Patah di Teluk Nilau

Mempromosikan Lima Jenis Bumbu

Salah satu tantangan mempromosikan kuliner Indonesia ke luar negeri adalah jenis masakan Indonesia yang beragam. Selama ini kita kesulitan menentukan salah satu menu untuk difokuskan untuk diperkenalkan ke dunia internasional.

Program Indonesia Spice Up The World fokus mempromosikan bumbu untuk lima masakan yaitu rendang, nasi goreng, sate, soto, dan gado-gado. Selain itu, Indonesia juga mempromosikan bumbu pendukung, seperti kecap manis dan kacang tanah.

Sementara, rempah-rempah Indonesia yang dipromosikan adalah lada, pala, cengkeh, jahe, kayu manis, dan vanilla.

Share :

Baca Juga

Nasional

Ini Tujuh Organisasi Pers yang Sah dan Diakui Dewan Pers

Nasional

Dewan Pers Imbau Kepala Desa dan Sekolah Tolak Permintaan THR Media dan Organisasi Wartawan

Nasional

Pendaftaran Tamtama PK TNI AD Gelombang I 2021 Dibuka, Ini Jadwalnya

Nasional

BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem La Nina

Nasional

Telkomsel Tawarkan Kuota 50 GB Mulai Harga Rp 40.000, Ini Cara Daftarnya

Nasional

MUI Tolak Pemilu 2024 Diundur, Berikut Alasannya

Nasional

Polri Tetapkan 23 Anggota Khilafatul Muslimin Sebagai Tersangka

Covid-19

Ahli Waris Dua Pahlawan Kesehatan TNI AD yang Gugur dalam Penanganan Covid-19 Terima Santunan Asabri