by

Puluhan Pasangan Lansia Di Bram Itam Ikuti Itsbat Nikah

= 1456

LINTASTUNGKAL.COM, BRAM ITAM – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali gelar kegiatan pelayanan terpadu sidang itsbat nikah gratis.

Diawal tahun 2018 pelaksanaan Sidang Itsbat Nikah pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Bram Itam, Senin (26/03/18).

Kegiatan ini antusias diikuti warga. Terutama warga yang berusia lanjut. Bagaimana tidak dari 54 pasangan yang mengikuti jalannya sidang didominasi oleh pasangan Lanjut Usia (Lansia).

Camat Bram Itam Hendri Fonda, S. STP, MH menuturkan, Sidang Itsbat Nikah di wilayahnya akan dilaksanakan empat gelombang. Mengingat banyaknya peserta yang akan mengikuti sidang tersebut.

“Tiap gelombang tiga desa yang ikut,” ungkap Hendri Fonda, Jumat (02/03/18).

Camat mengatakan bahwa Untuk gelombang pertama sudah selesai. Hanya tiga desa, Bram Itam Kanan, Pembengis dan Tanjung Senjulang.

Dimana terdata 60 an orang. Tapi ada beberpa orang yang tidak hadir dengan berbagai alasan. Sehingga untuk sidang Itsbat Nikah yang pertama ini itu diikuti 53 pasangan.

“Pasangan ini pada umumnya peserta sebelumnya hanya menikah secara agama tetapi tidak tercatat secara hukum,” jelasnya.

Setelah mengikuti sidang dan ditetapkan sah secara hukum oleh Pengadilan Agama dalam hal ini Pengadilan Agama Kuala Tungkal, peserta selanjutnya mendapatkan buku nikah yang diterbitkan oleh KUA Kecamatan Bram Itam.

“Dari buku nikah yang sudah diterbitkan, peserta dapat mengurus pembuatan akte kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk anak mereka,” katanya.

Sementara itu, Hidayat Kusuma, S.Sos.I, Kabag Kesra dan Keagamaan Setda Tanjab Barat melalui M Rifa’i, Staf Kesra Setda kepada Tribun Mengatakan bahwa pada saat sidang itsbat pertama tidak semua disetujui hakim. Ada satu pasang yang gagal dan dua pasangan di tolak.

“Sidang pertama harusnya 54 pasang. Tetapi satu pasang tidak hadir beralasan istrinya menjalani operasi. Sedangkan dua pasangan di tolak hakim karena tidak sesuai syaratnya,”ungkap M Rifa’i.

Untuk sidang itsbat kedua nanti akan dilakukan pada tanggal 16 Maret 2018. Sidang Itsbat ke tiga direncanakan pada tanggal 23 Maret. Sedangkan sidang ke empat akan dilakukan pada bulan April.

“Untuk jadwal ini kami menunggu pihak Pengadilan Agama mengeluarkan surat panggilan. Bila sudah ada surat PA, barulah kami menyebarkan undangan kepada mereka yang akan di itsbat,” terang Rifa’i.

Untuk jumlah peserta sidang Isbat Nikah tahap kedua nanti ada 54 pasang. Sedangkan yang ketiga akan diikuti 59 pasang. Untuk sidang keempat akan diikuti 54 pasang.

“Bagi yang tidak hadir dengan alasan apapun dinyatakan batal. Dan bisa sidang isbat umumnya. Namun tidak lagi dibiayai pemerintah, karena di luar dari program ini,”ungkap M Rifa’i. (dn)

Editor : Tim Redaksi

Print Friendly, PDF & Email