indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Menyonsong Pemilu 2024, Bawaslu Tanjab Barat Kunjungi Kantor DPC PDI Perjuangan Terima Penghargaan Capaian Vaksinasi dari Kapolres, Agus Purba Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat Kumpeh Ulu Penyuluhan Pola Hidup Sehat dan Penyakit Kronis di Korem 042/Gapu Lengkapi Syarat Ini, Tenaga Honorer di Tanjab Barat Serbu Dukcapil 4 Tips untuk Digitalisasi Bagi UMKM di 2022

Home / Pendidikan

Kamis, 8 November 2018 - 01:35 WIB

Sejumlah Kepala Sekolah Di Kota Jambi Dikenalkan ”KPK”

LINTASTUNGKAL.COM, JAMBI – Materi budaya baca menjadi salah satu sesi menarik bagi para peserta pelatihan manajemen berbasis sekolah (MBS). Selain karena langsung praktik membaca, peserta juga dibekali dengan jargon budaya baca, yaitu “KPK”.

KPK disini singkatan dari Keteladanan, Pembiasaan dan Ketersediaan buku. Ke tiga hal tersebut harus ada jika seorang kepala sekolah ingin mengembangkan program budaya baca di sekolahnya.

Ratumas Atiah, Kepala SDN 131/ IV Telanaipura Kota Jambi menuturkan, mengaku mendapatkan inspirasi setelah ketika sesi budaya baca,

”Tidak terbayangkan sebelumnya, ternyata setelah mengikuti sesi budaya baca saya ingin lebih meningkatkan program budaya baca di sekolahnya, terutama keteladanan,” ujarnya ditemui di sela acara, Rabu (07/11/18).

Pihaknya ingin agar keteladanan menjadi salah satu hal yang ingin ditekankan kepada semua guru,

”guru harus menjadi teladan bagi siswanya dalam hal membaca,” tambahnya.

Senada dengan Ratumas, Kepala MTsN 5 Kota Jambi, Zainal Arifin, hal yang paling sulit bagi dirinya adalah bagaimana menyediakan buku.

”Terus terang masalah ketersediaan buku di madrasah ini menjadi hal krusial, jangan sampai siswa bosan membaca buku-buku itu terus, tetapi setelah mengikuti pelatihan manajemen sekolah ternyata terdapat materi budaya baca, kami diperkenalkan dengan istilah ”KPK”, semoga ke depan bisa mempraktikkannya di madrasah,” ujar Zainal.

Pelatihan manajemen sekolah ini merupakan hasil kerja sama antara Tanoto Foundation dengan LPTK Universitas Jambi dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin dengan 23 peserta kepala sekolah dan pengawas dari 18 sekolah mitra UIN dan UNJA di Jambi. (SB/hms/tnt)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

UIN Sutha Jambi Akan Wisuda 1.076 Mahasiswa

Pendidikan

Dukung Keberhasilan Sekolah, Pemkab Tanjab Barat Apresiasi Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Peran Serta Masyarakat

Pendidikan

New Normal, SMA dan SMK di Jambi Wajib Pasan Spanduk Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Pendidikan

Tanoto Foundation Latih 300 Guru di Tanjab Barat

Pendidikan

Update Pendaftar Sekolah Kedinasan Hingga Senin 19 April 2021

Pemerintahan

Amir Sakib Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi

Pendidikan

Disdikbud Muaro Jambi Berharap Tahun Depan Sekolah Dapat Full Tatap Muka

Pendidikan

Tanoto Foundation Buka Beasiswa TELADAN