LIVE
TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1, Ini Persyaratan dan Ketentuannya Terungkap, Ini Identitas Mayat Perempuan Ditemukan di BTN Pelangi Jabung Raya Asri Kuala Tungkal Bupati Tanjab Barat Sambut Silaturrahmi Basarnas Provinsi Jambi Mulai Hari Ini, Polres Tanjab Barat Gelar Operasi Patuh 2021 Hadiri Penilaian Lomba Binter Tingkat Pusat, Danrem : Semoga Kodim 0415/Jambi Terbaik

Home / Bungo

Minggu, 30 Mei 2021 - 10:06 WIB

SMSI Minta Polisi Usut Tuntas Penyerangaan Terhadap 2 Wartawan di Bungo

Kedua Wartawan Korban Pengeroyokan Jalani Perawatan Medis di RS Bungo. FOTO : Istimewa

Kedua Wartawan Korban Pengeroyokan Jalani Perawatan Medis di RS Bungo. FOTO : Istimewa

BUNGO – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bungo mengecam peristiwa pengeroyokan terhadap dua wartawan, Sabtu (29/05/21).

Kedua wartawan yang jadi korban pengeroyokan tersebut adalah Fitriyadi, wartawan Jambione liputan Bungo dan Taufik Iskandar, kontributor TVOne wilayah Bungo.

Dewan Penasehat SMSI Bungo, Raden Beni Hidayat menyayangkan kejadian yang menimpa dua wartawan tersebut.

“Sangat menyayangkan adanya kejadian penganiayaan yang menimpa Fitriyadi Wartawan Media JambiOne dan Taufik Iskandar Kontributor Media TVOne,” ujar Beni yang juga pengurus Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Jambi.

BACA JUGA :  TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1, Ini Persyaratan dan Ketentuannya

Sementara itu, Ketua SMSI Bungo Syapii Syarkawi meminta kasus ini diproses secara hukum.

“Bahwa kami menyayangkan dan minta kasus ini diproses secara hukum,” tegasnya.

Informasi lain, Fitriyadi yang mengalami tiga jahitan di muka dan Taufik babak belur di beberapa bagian tubuh sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bungo.

Seperti diketahui, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi saat meliput dugaan kegiatan ilegal di SPBU di jalan Lingkar arah Bandara Bungo, Sabtu (29/05) sore.

BACA JUGA :  Gubernur Jambi Kukuhkan Himpunan Keluarga Sa'adatuddaren Periode 2021-2024

Menurut kererangam Fitriyadi, dia dan Taufik, kontributor dikeroyok sekitar 20 orang saat melakukan investigasi terhadap kegiatan di SPBU. Sebelumnya mereka mendapatkan informasi dari masyarakat di SPBU itu terjadi kegiatan pelangsir bahan bakar.

Keduanya lalu mendatangi SPBU tersebut. Ternyata memang ada sebuah truk yang baknya sudah dimodifikasi tengah mengisi BBM. Kabarnya BBM tersebut akan dilangsir ke salah satu perusahaan batu bara di Bungo.

BACA JUGA :  Resmikan Lapangan Tenis Pelindo II Telainai Pura, Al Haris Berharap Tumbuh Generasi Muda Petenis Jambi

Kami sudah minta izin kepada sopir truk itu untuk mengambil gambar. Dan dia mengizinkan. Makanya kami berdua langsung mengambil gambar,” kata Fitriyadi.

Namun, tak berapa lama kemudian datang pria diduga petugas SPBU dan sejumlah orang. Sambil marah marah langsung menyerang dan memukul keduanya.

“Kami dipukul dan diinjak injak, padahal kami sudah memberitahu bahwa kami wartawan,” katanya.(tim/red)

Share :

Baca Juga

Bungo

Dusun Pulau Jelmu Jujuhan, Terapkan Kawasan Wajib Masker

Bungo

Diibaratkan Manajer, Kepsek Harus Tahu Dapurnya Sekolah

Bungo

Video Detik-detik Kapolres Bungo Pimpin Evakuasi Sopir Truk Jatuh di Sungai Jujuhan

Bungo

Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo

Bungo

Tinjau Vaksinasi di Bungo, Kapolda Jambi : Capaianya Masih Perlu Ditingkatkan

Bungo

Gantikan Widi Rahman, Letkol Inf AM. Subagio Resmi Jabat Dandim 0416 Bute

Bungo

Terlibat Lakalantas, Tiga Remaja Putri Meninggal Dunia

Bungo

Polres Bungo Laksanakan Vaksinasi Program Polisi Membumi Viral Bersama 4 Piral