indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Sekda Provinsi Jambi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri

Home / Bungo

Minggu, 30 Mei 2021 - 10:06 WIB

SMSI Minta Polisi Usut Tuntas Penyerangaan Terhadap 2 Wartawan di Bungo

Kedua Wartawan Korban Pengeroyokan Jalani Perawatan Medis di RS Bungo. FOTO : Istimewa

Kedua Wartawan Korban Pengeroyokan Jalani Perawatan Medis di RS Bungo. FOTO : Istimewa

BUNGO – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bungo mengecam peristiwa pengeroyokan terhadap dua wartawan, Sabtu (29/05/21).

Kedua wartawan yang jadi korban pengeroyokan tersebut adalah Fitriyadi, wartawan Jambione liputan Bungo dan Taufik Iskandar, kontributor TVOne wilayah Bungo.

Dewan Penasehat SMSI Bungo, Raden Beni Hidayat menyayangkan kejadian yang menimpa dua wartawan tersebut.

“Sangat menyayangkan adanya kejadian penganiayaan yang menimpa Fitriyadi Wartawan Media JambiOne dan Taufik Iskandar Kontributor Media TVOne,” ujar Beni yang juga pengurus Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Jambi.

Sementara itu, Ketua SMSI Bungo Syapii Syarkawi meminta kasus ini diproses secara hukum.

BACA JUGA :  Kebun Tercemar Limbah PDAM, Warga Talang Makmur Ngadu ke Wakil Rakyat

“Bahwa kami menyayangkan dan minta kasus ini diproses secara hukum,” tegasnya.

Informasi lain, Fitriyadi yang mengalami tiga jahitan di muka dan Taufik babak belur di beberapa bagian tubuh sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bungo.

Seperti diketahui, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi saat meliput dugaan kegiatan ilegal di SPBU di jalan Lingkar arah Bandara Bungo, Sabtu (29/05) sore.

Menurut kererangam Fitriyadi, dia dan Taufik, kontributor dikeroyok sekitar 20 orang saat melakukan investigasi terhadap kegiatan di SPBU. Sebelumnya mereka mendapatkan informasi dari masyarakat di SPBU itu terjadi kegiatan pelangsir bahan bakar.

BACA JUGA :  Gandeng Instansi Terkait, Satgas TMMD ke-113 Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat

Keduanya lalu mendatangi SPBU tersebut. Ternyata memang ada sebuah truk yang baknya sudah dimodifikasi tengah mengisi BBM. Kabarnya BBM tersebut akan dilangsir ke salah satu perusahaan batu bara di Bungo.

Kami sudah minta izin kepada sopir truk itu untuk mengambil gambar. Dan dia mengizinkan. Makanya kami berdua langsung mengambil gambar,” kata Fitriyadi.

Namun, tak berapa lama kemudian datang pria diduga petugas SPBU dan sejumlah orang. Sambil marah marah langsung menyerang dan memukul keduanya.

“Kami dipukul dan diinjak injak, padahal kami sudah memberitahu bahwa kami wartawan,” katanya.(tim/red)

Share :

Baca Juga

Bungo

Tinjau Vaksinasi di Bungo, Kapolda Jambi : Capaianya Masih Perlu Ditingkatkan

Covid-19

Updaet 9 Agustus : Pasien Positif Corona di Jambi Kembali Bertambah

Bungo

Atlet Pencak Silat Jujuhan Raih 1 Emas dan 2 Perunggu di Kejuaraan Open Pencak Silat Banyuasin Bangkit Cup 2021

Bungo

Cek Warga Terdampak Banjir, Kapolres Bungo dan Dandim 0416/Bute Berjalan Digenagan Air Sepingang

Bungo

Mantap!, Satu Anak Warga SAD di Bungo Lulus Tes Polisi

Bungo

Lihat Jembatan Mangun Jayo Ini, Begini Kata Al Haris

Bungo

Polres Bungo Sita Ratusan Botol Penjualan Minuman Beralkohol Tanpa Izin

Bungo

Detik-Detik Polisi Evakuasi Nenek Terjebak Banjir di Bungo