LIVE TV
Jambi Jadi Tempat Pelaksanaan KKN Perwakilan Mahasiswa se Indonesia KPK Kembali Tahan 4 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi SKK Migas-PetroChina Beri Bantuan Pembangunan Mushola Al Alif Desa Purwodadi PJU Polres Tanjabbar Ikuti Gerakan Donor 1000 Kantung Darah Kodim 0419/Tanjab Kota Kuala Tungkal Mendadak Mati Lampu, Begini Keterangan PLN

Home / Bungo

Minggu, 30 Mei 2021 - 10:06 WIB

SMSI Minta Polisi Usut Tuntas Penyerangaan Terhadap 2 Wartawan di Bungo

Kedua Wartawan Korban Pengeroyokan Jalani Perawatan Medis di RS Bungo. FOTO : Istimewa

Kedua Wartawan Korban Pengeroyokan Jalani Perawatan Medis di RS Bungo. FOTO : Istimewa

BUNGO – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bungo mengecam peristiwa pengeroyokan terhadap dua wartawan, Sabtu (29/05/21).

Kedua wartawan yang jadi korban pengeroyokan tersebut adalah Fitriyadi, wartawan Jambione liputan Bungo dan Taufik Iskandar, kontributor TVOne wilayah Bungo.

Dewan Penasehat SMSI Bungo, Raden Beni Hidayat menyayangkan kejadian yang menimpa dua wartawan tersebut.

“Sangat menyayangkan adanya kejadian penganiayaan yang menimpa Fitriyadi Wartawan Media JambiOne dan Taufik Iskandar Kontributor Media TVOne,” ujar Beni yang juga pengurus Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Jambi.

Sementara itu, Ketua SMSI Bungo Syapii Syarkawi meminta kasus ini diproses secara hukum.

BACA JUGA :  Jambi Jadi Tempat Pelaksanaan KKN Perwakilan Mahasiswa se Indonesia

“Bahwa kami menyayangkan dan minta kasus ini diproses secara hukum,” tegasnya.

Informasi lain, Fitriyadi yang mengalami tiga jahitan di muka dan Taufik babak belur di beberapa bagian tubuh sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bungo.

Seperti diketahui, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi saat meliput dugaan kegiatan ilegal di SPBU di jalan Lingkar arah Bandara Bungo, Sabtu (29/05) sore.

Menurut kererangam Fitriyadi, dia dan Taufik, kontributor dikeroyok sekitar 20 orang saat melakukan investigasi terhadap kegiatan di SPBU. Sebelumnya mereka mendapatkan informasi dari masyarakat di SPBU itu terjadi kegiatan pelangsir bahan bakar.

BACA JUGA :  PJU Polres Tanjabbar Ikuti Gerakan Donor 1000 Kantung Darah Kodim 0419/Tanjab

Keduanya lalu mendatangi SPBU tersebut. Ternyata memang ada sebuah truk yang baknya sudah dimodifikasi tengah mengisi BBM. Kabarnya BBM tersebut akan dilangsir ke salah satu perusahaan batu bara di Bungo.

Kami sudah minta izin kepada sopir truk itu untuk mengambil gambar. Dan dia mengizinkan. Makanya kami berdua langsung mengambil gambar,” kata Fitriyadi.

Namun, tak berapa lama kemudian datang pria diduga petugas SPBU dan sejumlah orang. Sambil marah marah langsung menyerang dan memukul keduanya.

“Kami dipukul dan diinjak injak, padahal kami sudah memberitahu bahwa kami wartawan,” katanya.(tim/red)

Share :

Baca Juga

Bungo

Gantikan Widi Rahman, Letkol Inf AM. Subagio Resmi Jabat Dandim 0416 Bute

Bungo

Diibaratkan Manajer, Kepsek Harus Tahu Dapurnya Sekolah

Bungo

Terlibat Lakalantas, Tiga Remaja Putri Meninggal Dunia

Bungo

Lihat Jembatan Mangun Jayo Ini, Begini Kata Al Haris

Covid-19

Updaet 9 Agustus : Pasien Positif Corona di Jambi Kembali Bertambah

Bungo

Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo

Bungo

Kutuk Keras Pengeroyokan 2 Wartawan di Bungo, SMSI Provinsi Jambi Keluarkan 4 Pernyataan Sikap