indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Besok, Bachyuni Deliansyah Dilantik Jadi Pj Bupati Muaro Jambi Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal Enam Kali Tanpa Jeda Pemerintah Kota Jambi Kembali Mendapatkan Opini WTP

Home / Editorial

Minggu, 9 Juni 2019 - 08:07 WIB

Tambah Libur Lebaran, ASN Tanjab Barat Akan Disanksi

KUALA TUNGKAL – Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berakhir, Jumat 7 Juni 2019.

Mulai hari esok Senin 10 Juni, ASN sudah mulai masuk kerja seperti biasa. Tidak terkecuali hal ini juga berlaku bagi Pegawai Negeri Sipil di Pemkab Tanjab Barat.

Bagi mereka ASN yang menambah hari libur akan dijatuhi sanksi hukuman disiplin.

Bahkan sebelumnya tiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah diimbau untuk memberikan laporan dan melakukan pendataan terhadap pegawai yang masuk dihari pertama kerja setelah liburan di masing-masing OPD.

Encep Jarkasih Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat mengaku sudah memberikan Surat Edaran di tiap OPD perihal masa kerja di lingkungan Pemkab Tanjab Barat setelah libur hari raya Idul Fitri.

BACA JUGA :  Terima Opini WTP, Anwar Sadat : Paling Penting Konsisten Menjalankan Aturan BPK RI

Ia menjelaskan, masa libur selama Lebaran dimulai pada 3-7 Juni 2019. Sementara pada 10 Juni 2019, seluruh ASN tanpa terkecuali sudah harus bekerja dan beraktivitas seperti biasa.

“Besok Senin, masuk kerja. Jam kerjanya seperti biasa pada saat sebelum ramadhan lalu. Masuk pukul 07.15 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Jadi kembali ke jam kerja semula,” ungkap Encep Jarkasih saat dihubungi via Ponsel, Minggu (09/06/19).

Iapun mengaku perihal masuk kerja itu sudah diberitahukan kepada masing masing Organisasi Perangkat Daerah.

Kepala OPD diminta melakukan pendataan terhadap kehadiran ASN di lingkup kerjanya masing-masing. Dan kemudian untuk dilaporkan hari pertama ke Aplikasi Kemenpan.

“Kebetulan ada pelaporannya langsung ke kemenpan RB,” ujar Encep.

Menurut Encep, lama waktu libur itu, dinilai sudah cukup panjang dan sangat memadai bagi mereka yang ingin mudik saat Lebaran. Sehingga apabila masih ditemukan adanya ASN yang melanggar dengan menambah libur, maka sudah seharusnya mereka diberikan sanksi.

BACA JUGA :  Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Muaro Jambi

Disinggung tindakan apa yang diberikan terhadap ASN yang menambah libur,? Encep mengatakan, bagi ASN yang kedapatan menambah libur kerja, pastinya bagi mereka yang melanggar ada aturan untuk dijatuhi hukuman disiplin secara berjenjang.

Penerapan sanksi disiplin yang diberikan telah diatur di dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil dan dalam sanksi itu, telah diatur secara berjenjang, dimulai dari sanksi ringan berupa teguran secara lisan hingga tertulis.

“Sanksi yang kami berikan nantinya bervariasi, diantaranya berupa penurunan pangkat hingga penundaan gaji secara berkala,” tegasnya.(bs)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Editorial

Berikut Nama-Nama Pimpinan DPC PDIP Se-Provinsi Jambi Terpilih Pada Konfercab

Editorial

TNI Bagikan Seragam Sekolah dan Sarana Belajar Siswa SD Inpres di Papua

Berita

PCNU Tanjab Barat Imbau Jaga Persatuan Dan Tak Ikut Aksi Peopel Power

Editorial

Kapolres Tanjabbar Jadi Narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Pejuang Anti Kabar Bohong

Editorial

Ambok Tuo Pensiun, Enam Calon Sekda Tanjabbar Bakal Mengerucut 3 Kandidat, Siapa Terpilih?

Editorial

Criminal Justice System Tanjab Barat Perangi Peredaran Gelap Narkoba

Editorial

Pangdam II SWJ Sayangkan Insiden Kerusuhan Oleh Kelompok SBM Pimpinan Muslim Cs Di Jambi

Editorial

Bupati Safrial Larang Pejabat Tinggalkan Daerah, ini Alasannya