LIVE TV
BOR di Kota Jambi Naik Hampir Capai 50 Persen KONI dan Pengurus Teakwondo Tanjab Timur Ucapkan Terima Kasih pada PetroChina Sekda Tanjabbar Minta Provinsi Terbitkan SOP Terkait Kewenangan Penanganan Covid-19 Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjab Timur Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan

Home / Editorial

Minggu, 9 Juni 2019 - 08:07 WIB

Tambah Libur Lebaran, ASN Tanjab Barat Akan Disanksi

KUALA TUNGKAL – Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berakhir, Jumat 7 Juni 2019.

Mulai hari esok Senin 10 Juni, ASN sudah mulai masuk kerja seperti biasa. Tidak terkecuali hal ini juga berlaku bagi Pegawai Negeri Sipil di Pemkab Tanjab Barat.

Bagi mereka ASN yang menambah hari libur akan dijatuhi sanksi hukuman disiplin.

Bahkan sebelumnya tiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah diimbau untuk memberikan laporan dan melakukan pendataan terhadap pegawai yang masuk dihari pertama kerja setelah liburan di masing-masing OPD.

Encep Jarkasih Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat mengaku sudah memberikan Surat Edaran di tiap OPD perihal masa kerja di lingkungan Pemkab Tanjab Barat setelah libur hari raya Idul Fitri.

BACA JUGA :  Kembali ke Zona Merah, Wabup Hairan Gelar Rapat Bersama Satgas Covid-19

Ia menjelaskan, masa libur selama Lebaran dimulai pada 3-7 Juni 2019. Sementara pada 10 Juni 2019, seluruh ASN tanpa terkecuali sudah harus bekerja dan beraktivitas seperti biasa.

“Besok Senin, masuk kerja. Jam kerjanya seperti biasa pada saat sebelum ramadhan lalu. Masuk pukul 07.15 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Jadi kembali ke jam kerja semula,” ungkap Encep Jarkasih saat dihubungi via Ponsel, Minggu (09/06/19).

Iapun mengaku perihal masuk kerja itu sudah diberitahukan kepada masing masing Organisasi Perangkat Daerah.

Kepala OPD diminta melakukan pendataan terhadap kehadiran ASN di lingkup kerjanya masing-masing. Dan kemudian untuk dilaporkan hari pertama ke Aplikasi Kemenpan.

“Kebetulan ada pelaporannya langsung ke kemenpan RB,” ujar Encep.

Menurut Encep, lama waktu libur itu, dinilai sudah cukup panjang dan sangat memadai bagi mereka yang ingin mudik saat Lebaran. Sehingga apabila masih ditemukan adanya ASN yang melanggar dengan menambah libur, maka sudah seharusnya mereka diberikan sanksi.

BACA JUGA :  Sekda Tanjabbar Minta Provinsi Terbitkan SOP Terkait Kewenangan Penanganan Covid-19

Disinggung tindakan apa yang diberikan terhadap ASN yang menambah libur,? Encep mengatakan, bagi ASN yang kedapatan menambah libur kerja, pastinya bagi mereka yang melanggar ada aturan untuk dijatuhi hukuman disiplin secara berjenjang.

Penerapan sanksi disiplin yang diberikan telah diatur di dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil dan dalam sanksi itu, telah diatur secara berjenjang, dimulai dari sanksi ringan berupa teguran secara lisan hingga tertulis.

“Sanksi yang kami berikan nantinya bervariasi, diantaranya berupa penurunan pangkat hingga penundaan gaji secara berkala,” tegasnya.(bs)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Editorial

Criminal Justice System Tanjab Barat Perangi Peredaran Gelap Narkoba

Editorial

Berikut Nama-Nama Pimpinan DPC PDIP Se-Provinsi Jambi Terpilih Pada Konfercab

Editorial

Bupati Safrial Larang Pejabat Tinggalkan Daerah, ini Alasannya

Editorial

Ambok Tuo Pensiun, Enam Calon Sekda Tanjabbar Bakal Mengerucut 3 Kandidat, Siapa Terpilih?

Berita

PCNU Tanjab Barat Imbau Jaga Persatuan Dan Tak Ikut Aksi Peopel Power

Editorial

Jadi Pembicara Diskusi KNPI, Rocky Gerung Ingin KNPI Tanjab Barat Lahirkan Pemimpin Muda Terargumen

Editorial

Bawaslu Imbau PNS Junjung Tinggi Netralitas di Pemilu 2019

Aspirasi

4 TPS di Tanjab Barat Akan Diakukan Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan