LIVE TV
Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan PWI Sumut Kecam Penembakan Pemred Media Lokal Medan Bikin Resah Warga, Polisi Akan Bidik Pinjol Ilegal Pembelajaran Tatap Muka di Tebing Tinggi Akan Dilaksanakan Dengan Aturan Ketat Tanjabbar Kembali Berlakukan Jam Malam, Prokes Diperketat

Home / Pendidikan

Selasa, 27 November 2018 - 01:12 WIB

Tanoto Foundation Bekali Guru Pembelajaran Abad 21

FOTO : Dwi Nurani (kiri), Analis Pelaksana Kurikulum Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jum’at, (23/11/18)

FOTO : Dwi Nurani (kiri), Analis Pelaksana Kurikulum Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jum’at, (23/11/18)

LINTASTUNGKAL.COM, JAMBI – Ratusan guru SD/MI dan SMP/MTs di Kota Jambi antusias mengikuti pelatihan pembelajaran aktif di ruang diklat LPMP Provinsi Jambi, Jum’at (23/11/18).

Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan kerja sama antara Tanoto Foundation dengan Universitas Jambi dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin terkait praktik baik dalam pembelajaran.

Pelatihan tersebut dihadiri oleh Dwi Nurani, Analis Pelaksana Kurikulum Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan.

BACA JUGA :  Bahas Rencana KKN Mahasiswa se Indonesia, Rektor UNJA Kunjungi Korem 042/Gapu

“Kesan yang saya dapatkan dari pelatihan ini semua guru yang diundang terlibat aktif dalam kegiatan pelatihan,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini sudah melakukan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa.

”Ada hal yang saya temukan disini, yaitu pada saat peserta melakukan simulasi mengajar, mereka sudah melakukan pendekatan student center yang mengutamakan keaktifan siswa,” tambahnya.

Pembelajaran yang melakukan pendekatan student center, kata dia, merupakan bagian penting dari pembelajaran abad 21.

BACA JUGA :  Pembelajaran Tatap Muka di Tebing Tinggi Akan Dilaksanakan Dengan Aturan Ketat

”Kemampuan berfikir kritis, pembelajaran yang membuka ruang kepada siswa untuk mengembangkan kreativitasnya, berkomunikasi antara ke dua belah pihak dan pembelajaran secara berkelompok untuk melatih siswa berkolaborasi dan kerja sama, semua itu ciri pembelajaran abad 21,” katanya.

Di akhir kegiatan, dirinya berpesan agar peserta pelatihan tidak ditinggalkan sendirian setelah selesainya kegiatan.

”Harus ada pendampingan setelah pelatihan ini,” pungkasnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Siap-Siap, Mulai 9 April, Delapan Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran

Pendidikan

Madrasah Tanjab Timur Binaan Tanoto Foundation ini Juara Website Madrasah se Provinsi Jambi

Covid-19

Cegah Corona, Libur Sekolah Di Tanjabbar Diperpanjang Sampai Lebaran Idul Fitri 2020

Muara Sabak

SDN 52/X Rano Atasi Kejenuhan Siswa dengan Pondok Baca

Advetorial

Perpisahan Dengan Warga Tempat KKN, Mahasiswa KKN STAIA Kelompok 19 Gelar Kesenian Reog

Pendidikan

Cerita Para Dosen dan Guru di Jambi Belajar Membuat Big Book, Mengaku Awalnya Sulit

Kota Jambi

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Belajar Siswa dari Rumah Hingga 19 Agustus

Info Penting

Pendafaran Beasiswa BUD Kabupaten Tanjab Barat 2019 Diperpanjang