YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Pendidikan

Rabu, 14 November 2018 - 01:32 WIB

Tanoto Foundation Libatkan MI di Tanjabtim Tingkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah

LINTASTUNGKAL.COM, MUARA SABAK – Salah satu komitmen program PINTAR Tanoto Foundation dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan adalah melibatkan guru-guru madrasah di daerah mitra.

Salah satu daerah mitra tersebut adalah Tanjung Jabung Timur, guru-guru di wilayah tersebut mengikuti kegiatan pelatihan praktik baik pembelajaran di SD dan MI.

Kegiatan tersebut hasil kerja sama Tanoto Foundation dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang dilaksanakan di aula sekretariat PKK Tanjabtim tersebut digelar selama tiga hari, senin-rabu (12-14/11/2018).

Total peserta MI sebanyak 12 guru dari 3 MI, yaitu MIN 2 Tanjabtim, MI Islamiyah, dan MI Hidayatul Mubtadiin.

Kegiatan yang dibuka oleh sekretaris Dinas Pendidikan Tanjabtim, Mamiati, mengapresiasi kegiatan pelatihan ini, menurutnya, pembelajaran aktif dan kooperatif sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

Dikatakannya, praktik belajar siswa melalui mengamati, interaksi, komunikasi dan refleksi merupakan salah satu pembelajaran yang ideal ”Guru dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensinya, agar mutu pembelajaran semakin meningkat,” ujarnya.

Beberapa guru madrasah ketika ditemui di sela-sela pelatihan mengaku senang akan pelatihan tersebut,

”Terus terang, ini pengalaman yang berharga, kami guru-guru MI dilibatkan dalam pelatihan yang pesertanya juga guru SD, kami belajar banyak dari pelatihan dan guru-guru lainnya,” jelas Puji Astuti, guru MI Islamiyah, penuh bangga.

Senada dengan Puji, Khoirunnisa, guru MIN 2 Tanjabtim mengatakan kegiatan ini sangat memotivasi dirinya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekembalinya dari tempat pelatihan.

”Pelatihan ini mendukung saya sebagai guru, apalagi jika dikaitkan dengan pembelajaran aktif, cara pelatihan ini membuat saya ingin segera menerapkannya di madrasah,” katanya.

Training Specialist untuk Sekolah Dasar Tanoto Foundation Jambi, Fitria Hima Mahligai, menyebut setelah pelatihan selesai, peserta juga akan didampingi di madrasahnya.

Selain pelatihan juga ada pendampingan untuk memastikan keterlaksanaan materi pelatihan.

“Dukungan fasda dibutuhkan setelah pelatihan, sehingga peserta menjadi percaya diri,” pungkas Fitri, panggilan akrabnya, Selasa, (13/11). (Syaiful Bahri)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Guru dan Kepsek di Tanjab Barat Berinovasi di Tengah Pandemi

Pendidikan

FKIP Siap Cetak Guru Handal, Begini Strateginya

Pendidikan

IGI Gandeng BPBD dan PetroChina Simulasi Penyelamatan Bencana Bagi Anak Usia Dini

Pendidikan

Cegah Kekerasan, SMAN 1 Tanjab Barat Ikhtiar Bersama Wujudkan SRA 

Pendidikan

19 Siswa Tanjab Barat Akan Ikuti Uji Kesehatan dan Fisik di PEM Akamigas Cepu

Pendidikan

Bupati Hadiri Syukuran Rencana Pemasangan Batu Andesit Ponpes Chairul Umam Desa Suban

Nasional

STP Jakarta Resmi Buka Pendaftaran Calon Taruna Baru 2020/2021 Online

Pendidikan

Tingkat Kelulusan SMP di Tanjab Barat Mencapai 98,5 Persen