YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Pendidikan

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:55 WIB

Tanoto Foundation-Room to Read Hibahkan Buku Bacaan Ramah Anak

LINTASTUNGKAL.COM, JAKARTA – Penyediaan buku-buku bacaan berkualitas di sekolah menjadi faktor penting untuk mendorong minat dan kemampuan membaca siswa. Apalagi saat ini masih belum banyak tersedia buku-buku bacaan berkualitas untuk anak-anak kelas awal yang baru belajar membaca. Dari pendataan awal 2018 (baseline) yang dilakukan di 28% sampel sekolah dan madrasah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation, hanya 9% sekolah yang memiliki inisiatif untuk menyediakan buku-buku bacaan nonbuku paket.

Hal itulah yang mendorong Tanoto Foundation menggandeng Room to Read untuk memberikan hibah buku-buku bacaan yang ramah anak. Untuk tahap pertama, Tanoto Foundation dan Room to Read sudah menghibahkan 17.880 buku bacaan ini untuk 298 SD dan MI mitra yang tersebar di lima provinsi, yaitu Sumatera Utara, Jambi, Riau, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur.

Buku-buku bacaan ini disebut ramah anak karena mulai teks, ilustrasi gambar, dan isi pesannya disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan anak. Buku-buku ini dibuat berjenjang yang disesuaikan dengan kemampuan membaca anak, bukan berdasarkan jenjang kelas atau usia anak,” kata Saifullah Program Manager Provisi Education yang menjadi mitra operasional Room to Read Indonesia di Jakarta, (22/1/2019).

Sampai Januari 2019, sudah ada 55 judul buku yang dikembangkan oleh Room to Read bersama para penulis dan illustrator lokal. Pada bulan Maret 2019 akan disusul sebanyak 20 judul cerita anak terbaru. Isi cerita yang dikembangkan bervariasi dan banyak mengambil dari kisah rakyat berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Seperti kisah Persahabatan Putri Pandan Berduri cerita lokal dari Kepulauan Riau atau I Belog yang mengambil karakter anak dari Bali dan cerita Gatot Kaca.

“Buku-buku yang dikembangkan Room to Read di Indonesia berfokus pada penjenjangan level rendah. Teks ceritanya mulai dari beberapa kalimat pendek sampai beberapa kalimat yang bervariasi dengan ilustrasi yang sangat baik yang membuat anak tertarik untuk membaca buku,” kata Saiful lagi.

Share :

Baca Juga

Bram Itam

Kwarran Gerkan Pramuka Bram Itam Gelar Perkemahan Prestasi Akhir Tahun III 2019

Pendidikan

GTT SMKN 1 Tiga Bulan Tidak Gajian, Pengurus Ambil Alih Pengelolaan Komite dari Sekolah

Pendidikan

Hairan : Market Day dan Panen Karya, Wadah Pelajar Menuangkan Imajinasi dan Berwirausaha

Pendidikan

Dalam Hitungan Menit 200 Formulir Pendaftaran PPDB di SMPN 2 Kuala Tungkal Habis

Pendidikan

Mahasiswa Kukerta STAI An-Nadwah Hasilkan Karya Batik Tulis Sejarah Bram Itam Limited Edition

Pendidikan

Asisten I Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional di SLB

Pendidikan

Tanjab Barat Bersiap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan

Ini Syarat & Cara Mendaftar Calon Taruna STTD Pola Pembibitan Kemenhub dan Daerah Tahun 2020