Ternyata ODGJ Di Tanjab Barat Cukup Banyak

- Editor

Jumat, 15 Februari 2019 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau orang gila di Kabupaten Tanjabbar ternyata cukup banyak. Dari data Dinas Kesehatan Tanjabbar, jumlahnya mencapai 512 orang.

Keberadaan para orang gila ini, tersebar di seluruh Kecamatan di Tanjabbar. Mulai dari gangguan jiwa baru hingga yang sudah parah.

Johanes, Kabid P2P Dinkes Tanjabbar menyebutkan, kalau jumlah tersebut berdasarkan pendataan tahun 2018 lalu. Diakuinya jumlah tersebut memang tergolong tinggi. Akan tetapi, jumlah tersebut telah mengalami penurunan. Sebab pada tahun 2017 lalu jumlahnya mencapai 516 orang.

“ Kita sudah melakukan upaya untuk para ODGJ ini. Pemerintah telah mengupayakan setiap puskesmas agar cepat memberikan penanganan pada warga yang terkena gangguan jiwa. Seperti memberikan obat jiwa, agar pasien bisa benar-benar sembuh total,” ungkapnya.

Dijelaskannya, jika dari kasus-kasus yang ada di lapangan, rata-rata penderita gangguan jiwa disebabkan karena tidak bisa mengelola emosi dengan baik. Selain itu juga faktor lingkungan dan keturunan.

Untuk masalah penanganan, Dinkes Tanjabbar mengaku mengalami beberapa kendala. Diantaranya, masyarakat masih menganggap penderita gangguan sebagai pengganggu ketenangan. Selain itu, masyarakat juga kurang percaya pengobatan medis untuk penderita gangguan jiwa. Akibatnya Dinkes pun kesulitan memantau keberadaan orang gila ini.

BACA JUGA :  KIM Kelurahan Betara Kiri Ikusti Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Website

Karenanya Johanes menghimbau pada keluarga penderita gangguan jiwa, untuk aktif membawa pasien ke pelayanan kesehatan. Selain itu masyarakat diminta untuk tidak mendiskriminasi setelah pasien kembali ke masyarakat.

“Kalau pasien gangguan jiwanya sudah parah, kami akan rujuk ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Jambi untuk mendapatkan pengobatan intensif, agar mereka cepat sembuh,” tutupnya.

Editor : Tim Redaksi

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Berita Terkait

Jalankan Perintah Prabowo Arenas 08 Bagikan Makanan Susu dan Pengobatan Gratis
Tiga Pesan Besar Gubernur Jambi Al Haris ke Pj Bupati Merangin
KIM Kelurahan Betara Kiri Ikusti Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Website
HUT Lalu Lintas ke-68, Kapolres Tanjabbar : Niatkan Tugas Sebagai Sarana Ibadah
Pemerintah Ganti Warna Seragam Linmas dari Hijau Jadi Abu-abu
Presiden Jokowi Pastikan Buka Kongres XXV PWI di Bandung
FKPPI Provinsi Jambi Gelar Syukuran Memperingati Hari Ulang Tahun ke-45
SMPN 2 Kuala Tungkal Sukses Melaksanakan ANBK dengan Mode Online Murni
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 September 2023 - 18:39 WIB

Ihsan Yunus Serahkan Bantuan Mesin Pertanian Senilai 2 Miliar di Muaro Jambi

Senin, 18 September 2023 - 18:51 WIB

Kapolda Jambi Hadiri Konser Anti Radikalisme Bersama 6.500 Mahasiswa UNJA

Sabtu, 16 September 2023 - 12:26 WIB

Tim Penyelam Basarnas Jambi Temukan Pemuda yang Tenggelam di Sungai Batanghari

Sabtu, 16 September 2023 - 11:11 WIB

Nahas! Remaja di Sengeti Tenggelam saat Mandi di Sungai Batanghari

Sabtu, 9 September 2023 - 02:03 WIB

Sudah Empat Orang Diamankan Polisi Akibat Buka Lahan dengan Membakar

Rabu, 6 September 2023 - 17:22 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Dinkes dan SMSI Muaro Jambi Turun ke Jalan Bagikan Masker

Sabtu, 2 September 2023 - 13:26 WIB

25 Hektar Lahan Ganbut di Kumpe Ulu Terbakar, Danrem 042 Gapu Ingatkan Ini ke Warga

Jumat, 1 September 2023 - 18:28 WIB

Danrem 042/Gapu Pimpin Padamkan Api Kebakaran Lahan Gambut di Kumpe Ulu

Berita Terbaru