indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Tim Gabungan Sat Polairud Polres Tanjab Barat Goro di Kelenteng Masyarakat Kini Bisa Buat Paspor dengan Aplikasi M-Paspor Jelang Serah Terima Jabatan Danrem, Tim Verifikasi Itdam II/Swj Kunjungi Korem 042/Gapu Gardu Induk 30 Mega di Sungai Saren Akan Segera Beroperasi Workshop Pengelolaan Keuangan dan Persiapan Audit Puskesmas dan Rumkit

Home / Berita

Kamis, 6 Mei 2021 - 04:19 WIB

Transportasi Mudik Resmi Dilarang Mulai Hari Ini, Hanya Ini yang Dikecualikan

Kapolres Muaro Jaambi AKBP AKBP Ardiyanto Memeriksa Kendaraan yang Mintas. FOTO : Indotimes.co

Kapolres Muaro Jaambi AKBP AKBP Ardiyanto Memeriksa Kendaraan yang Mintas. FOTO : Indotimes.co

JAMBJPemerintah melalui Kementerian Perhubungan resmi melarang penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi baik di darat, laut, udara, dan kereta api, untuk kegiatan mudik.

Larangan diterapkan secara nasional itu mulai berlaku besik Kamis 6 Mei hingga Selasa, 17 Mei 2021.

Dalam rangka pengawasan, para petugas gabungan baik dari unsur Kepolisian, TNI, Dishub, dan unsur terkait lainnya sudah mulai diturunkan pada hari ini di titik-titik penyekatan.

Meski demikian, perarangan itu bukan berarti pergerakan moda transportasi berhenti total pada masa tersebut.

BACA JUGA :  Tragis, Motor Beat Tabrak Truk Hino Sedang Parkir di Mendalo Indah

“Masih ada moda transportasi yang beroperasi untuk melayani kegiatan yang dikecualikan, seperti diatur di dalam Permenhub Nomor 13 Tahun 2021,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dikutip viva.co.id, Rabu (05/05/21).

Dia menjabarkan, Peraturan Menhub Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Kebijakan itu mengatur transportasi yang dapat beroperasi untuk melayani kepentingan bukan mudik.

Kepentingan nonmudik yang dimaksud dalam aturan itu adalah sebagai berikut:

  • Bekerja atau perjalanan dinas,
  • Kunjungan keluarga sakit,
  • Kunjungan duka anggota keluara meninggal,
  • Ibu hamil yang didampingi oleh 1 (satu) orang anggota keluarga,
  • Kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 (dua) orang,
  • Pelayanan kesehatan darurat,
  • Kepentingan nonmudik tertentu lainnya. Kepentingan nonmudik tertentu lainnya ini harus dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat.
BACA JUGA :  Jelang Serah Terima Jabatan Danrem, Tim Verifikasi Itdam II/Swj Kunjungi Korem 042/Gapu

“Angkutan logistik/barang seperti angkutan pengangkut bahan-bahan kebutuhan pokok, barang-barang penting untuk kegiatan ekonomi, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan, juga akan berjalan seperti biasa,” ucap Adita.(Edt)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 142/KJ Terima Penghargaan dari Bea Cukai Atambua

Berita

Hari Santri di Jambi Diwarnai Lomba Video dan Risalah Santri, Ini Pemenangnya

Berita

Peredaran Narkoba di Tanjab Barat Tergolong Tinggi, 6 Bulan 2020 Lampaui Kasus 2019

Berita

Asisten III Setda Tajabbar Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan GKPJ

Berita

Yandri Susanto Sebut Soal Vaksin Booster Bayar atau Gratis Masih Pro Kontra 

Berita

Danrem Gapu Bersama Dansat Jajaran Vidcon dengan Pangdam II/Swj Terkait Karhutla dan Pilkada

Berita

Kasus Pencabulan di Tanjab Barat Cukup Tinggi

Berita

Sekda Tanjabbar Ingatkan ASN Tidak Ikut-Ikutan Berkomentar Di Medsos Terkait Hasil Pilpres Dan Pileg