indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Antisipasi Wabah PMK, Polisi dan TNI di Sungai Gelam Lakukan Pemeriksaan Ternak di Kandang Dua WBP Lapas Kuala Tungkal Menerima Remisi di Hari Raya Waisak Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat

Home / Berita / Nasional

Kamis, 25 Juli 2019 - 15:06 WIB

Wabup Amir Sakib Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah X Tahun 2019 Di Jakarta

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Amir Sakib Menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) ke 10 Tahun 2019.

Rakirnas yang mengusung tema “Sinergi dan Inovasi Pengendalian Inflasi untuk Pengatan Ekonomi yang Inklusif” ini berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla, Kamis (25/07/19).

Wapres Jusuf Kalla mengatakan tingkat inflasi yang terjaga, pendapatan negara, dan pertumbuhan ekonomi (Produk Domestik Bruto/PDB) menjadi indikator dari kemajuan suatu bangsa. Inflasi juga akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.

“Dalam mengukur kemajuan bangsa ada beberapa indikator penting salah satunya PDB tentunya. Disitu diukur pertumbuhannya. Kedua inflasi, karena inflasi akan menyebabkan daya beli naik atau turun dan efek-efek lainnya,” ujarnya

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Gelar Sosialisasi Bidang Perlawanan Wilayah Tahun 2022

Lanjut JK , daya beli yang menurun bisa memicu bertambahnya angka pengangguran dan kemiskinan, yang pada akhirnya kesenjangan akan kembali meningkat.

“Kalo inflasi tinggi, daya beli turun, dan kemiskinan naik. Begitu juga dengan pengangguran akan naik kalau ada masalah inflasi,” jelasnya

Menurutnya, Rakornas TPID yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) tersebut sangat penting untuk mengatur strategi agar angka inflasi bisa terjaga di level rendah. Sehingga, target inflasi pada tahun ini yakni 3,5% plus minus 1% bisa kembali tercapai.

BACA JUGA :  Penemuan Kerangka Manusia di Belakang SPBU Gegerkan Warga

Selanjutnya, Wabup Amir Sakib mengatakan, kehadirannya di Rakornas X ini sangat penting sebagai koorinasi pusat dan daerah dalam penanganan inflasi.

“Kita sepakat dengan arahan Wapres JK, bahwa pertumbuhan ekonomi memang penting tetapi menekan inflasi juga sangat penting,” ujarnya.

Wabup Amir juga menjelaskan pengendalian inflasi di Tanjabarat telah dilakukan dengan berbagai program. Seperti percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Dari sisi birokrasi juga telah dilakukan efesiensi anggaran dengan mendahulukan skala prioritas”pungkasnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Dampingi Pemerintah Kembangkan Budaya, Dekranasda Tanjab Barat Berikan Lima Program Ini

Berita

Wajib Tau, Biaya Bikin SIM Baru dan Biaya Perpanjangan

Berita

Peraih Nilai SKD Tertinggi Tanjab Barat dari CPNS Kategori P1/TL, Siapa Dia?

Berita

14 Hari Kedepan Polres Tanjab Barat Gelar Operasi Keselamatan 2019

Berita

Hari Juang Kartika 2018, Kodim 0419 Lakukan Penghijauan Di TMP Yudha Satria Pengabuan

Berita

FHT Tanjabbar Siap Kawal Penerimaan CPNS dan PPPK 2019

Nasional

Setelah Dilantik Penyetaraan Jabatan Fungsional, ASN Ini Merasa Membingungkan

Pilihan Editor

Pangdam Sriwijaya Sambut Kepulangan 400 Pasukan Yonif Raider 142/KJ dari Pamtas RI-RDTL ST