by

Yaakin; Pelibatan Masyarakat Perlu Untuk Majukan Sekolah

-Pendidikan-94 dilihat

LINTASTUNGKAL.COM, BATANG HARI – Semua lapisan masyarakat berpotensi membantu sekolah untuk mendukung kemajuan sekolah, terutama mendukung proses pembelajaran siswa di kelas. Namun hal ini bergantung pada cara sekolah mendorong peran serta masyarakat (PSM) agar mau membantu. Salah satunya melalui musyawarah mufakat.

Hal ini disampaikan Yaakin, Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari dalam sambutan acara pelatihan peran serta masyarakat Program PINTAR Tanoto Foundation di Batang Hari, Kamis, (28/02/19).

”Semua pihak bisa dilibatkan untuk membangun dan mengembangkan sekolah dengan partisipasi dalam bentuk sumbangan pemikiran dan keahlian. Contoh sumbangan pemikiran, ketika sekolah sedang menyusun rencana kerja sekolah (RKS), hingga rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS). Masyarakat bisa memberikan masukan, ide-ide atau pemikirannya untuk kemajuan sekolah,” tukasnya.

Herman, Kepala Kementerian Agama dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan dan dukungan masyarakat pada sekolah tidak harus fisik atau materi. Banyak hal lain yang bisa digali, seperti menyumbangkan pemikiran dan gagasan untuk kemajuan sekolah.

”Dukungan masyarakat kepada sekolah atau madrasah bisa berupa sumbangan pemikiran, tidak harus fisik. Gagasan dan ide sangat penting untuk kemajuan sekolah” tambahnya.
Ia mencontohkan, seperti komite bersama guru menggelar ‘kelas inspirasi’ yakni orangtua siswa dengan beragam profesi datang ke sekolah, bercerita tentang pengalaman belajar dan pekerjaannya sehingga menghadirkan inspirasi, motivasi, sekaligus kebanggaan anak terhadap orang tuanya. Itu berawal dari ide yang digagas komite.

”Kunci untuk mengaktifkan PSM melalui komite adalah manajemen sekolah yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. PSM juga akan terwujud bila sekolah melakukan pendekatan dan terbuka kepada masyarakat baik yang terkait program maupun keuangan,” imbuhnya.

Perwakilan Komite, Ikhsan dari SMPN 19 Batang Hari mengungkapkan bahwa peran serta masyarakat perlu di dorong secara bersama-sama agar bisa bersinergi dengan sekolah. Musyawarah mufakat antara pihak sekolah, komite dan masyarakat harus disepakati terlebih dahulu agar semuanya menerima dengan lapang dada.

”Penting melakukan musyawarah mufakat antara pihak sekolah, komite dan masyarakat, agar ada keterbukaan diantara semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Menurut Yudha Priana, District Coordinator Tanoto Foundation Kab. Batang Hari mengatakan pelatihan penguatan peran strategis PSM diikuti oleh 104 orang peserta yang berasal dari 26 sekolah dan madrasah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation yang ada di Batang Hari.

”Peserta terdiri dari unsur kepala sekolah, guru senior, komite sekolah, yang dibagi dalam dua lokasi yaitu Muara Bulian dan Pemayung. Sedangkan fasilitatornya juga berasal dari Kabupaten Batang Hari sendiri,” pungkasnya.

Editor : Tim Redaksi