YTUBE
Dalam 2 Pekan, Satnarkoba Polres Tanjab Timur Ungkap 3 Kasus Narkoba dengan 4 Tersangka PN Jambi Tolak Praperadilan Kasus BBM PT. Jambi Tulo Tiga Pemuda Kota Jambi Diamankan Polisi Atas Kepemilikan 1.925 Gram Ganja Siaga On Call, Personel Polres Tanjab Barat Sisir Delapan Titik Keramaian Tiga Pangkalan Gas Elpiji di Kuala Tungkal di Jaga Polisi

Home / Pendidikan

Jumat, 1 Maret 2019 - 15:12 WIB

Yaakin; Pelibatan Masyarakat Perlu Untuk Majukan Sekolah

LINTASTUNGKAL.COM, BATANG HARI – Semua lapisan masyarakat berpotensi membantu sekolah untuk mendukung kemajuan sekolah, terutama mendukung proses pembelajaran siswa di kelas. Namun hal ini bergantung pada cara sekolah mendorong peran serta masyarakat (PSM) agar mau membantu. Salah satunya melalui musyawarah mufakat.

Hal ini disampaikan Yaakin, Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari dalam sambutan acara pelatihan peran serta masyarakat Program PINTAR Tanoto Foundation di Batang Hari, Kamis, (28/02/19).

”Semua pihak bisa dilibatkan untuk membangun dan mengembangkan sekolah dengan partisipasi dalam bentuk sumbangan pemikiran dan keahlian. Contoh sumbangan pemikiran, ketika sekolah sedang menyusun rencana kerja sekolah (RKS), hingga rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS). Masyarakat bisa memberikan masukan, ide-ide atau pemikirannya untuk kemajuan sekolah,” tukasnya.

Herman, Kepala Kementerian Agama dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan dan dukungan masyarakat pada sekolah tidak harus fisik atau materi. Banyak hal lain yang bisa digali, seperti menyumbangkan pemikiran dan gagasan untuk kemajuan sekolah.

”Dukungan masyarakat kepada sekolah atau madrasah bisa berupa sumbangan pemikiran, tidak harus fisik. Gagasan dan ide sangat penting untuk kemajuan sekolah” tambahnya.
Ia mencontohkan, seperti komite bersama guru menggelar ‘kelas inspirasi’ yakni orangtua siswa dengan beragam profesi datang ke sekolah, bercerita tentang pengalaman belajar dan pekerjaannya sehingga menghadirkan inspirasi, motivasi, sekaligus kebanggaan anak terhadap orang tuanya. Itu berawal dari ide yang digagas komite.

”Kunci untuk mengaktifkan PSM melalui komite adalah manajemen sekolah yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. PSM juga akan terwujud bila sekolah melakukan pendekatan dan terbuka kepada masyarakat baik yang terkait program maupun keuangan,” imbuhnya.

Perwakilan Komite, Ikhsan dari SMPN 19 Batang Hari mengungkapkan bahwa peran serta masyarakat perlu di dorong secara bersama-sama agar bisa bersinergi dengan sekolah. Musyawarah mufakat antara pihak sekolah, komite dan masyarakat harus disepakati terlebih dahulu agar semuanya menerima dengan lapang dada.

”Penting melakukan musyawarah mufakat antara pihak sekolah, komite dan masyarakat, agar ada keterbukaan diantara semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Menurut Yudha Priana, District Coordinator Tanoto Foundation Kab. Batang Hari mengatakan pelatihan penguatan peran strategis PSM diikuti oleh 104 orang peserta yang berasal dari 26 sekolah dan madrasah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation yang ada di Batang Hari.

”Peserta terdiri dari unsur kepala sekolah, guru senior, komite sekolah, yang dibagi dalam dua lokasi yaitu Muara Bulian dan Pemayung. Sedangkan fasilitatornya juga berasal dari Kabupaten Batang Hari sendiri,” pungkasnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

19 Siswa Tanjab Barat Akan Ikuti Uji Kesehatan dan Fisik di PEM Akamigas Cepu

Pendidikan

Tiga Siswa Lukusan SMPN 2 Kuala Tungkal Lulus Masuk di SMAN TT Jambi

Covid-19

Fasda Tanoto Foundation Gelar Pembelajaran Online di Tanjab Barat

Covid-19

New Normal, SMA dan SMK di Jambi Wajib Pasan Spanduk Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Pendidikan

Namita Eni Oktavia Sukses Selesaikan Kuliah di UIN STS Jambi dengan Nilai Memuaskan

Pendidikan

Mulai Esok, Dikbud Tanjab Barat Kembali Liburkan Sekolah TK, SD dan SMP Selama 3 Hari

Pendidikan

30 Santri Tahfizh Al-Qur’an Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia di Wisuda

Pendidikan

Disdikbud Muaro Jambi Berharap Tahun Depan Sekolah Dapat Full Tatap Muka