indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Buka Gerai Vaksinasi di Kantor Lurah, Polres Tanjab Barat Vaksinasi 276 Warga PetroChina Memulai Program Pengeboran di 11 Sumur Wilayah Kerja Jabung Pemkab Tanjab Barat akan Menggelar Tabligh Akbar Hadir di Jambi, Ketua Umum KSBSI Perkuat Anggota Hingga ke Kabupaten Bupati Muaro Jambi Terima Penghargaan dari Menkumham RI

Home / Ekonomi

Rabu, 4 Desember 2019 - 21:47 WIB

2020 UMK Tanjabbar Naik, Perusahaan Diminta Menyesuaikan

FOTO : Ir. H. Agus Sanusi, M.Si, Sekda Tanjab Barat

FOTO : Ir. H. Agus Sanusi, M.Si, Sekda Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya yang bekerja di perusahaan yang beroperasi di Tanjab Barat. Passlnya, per 1 Januari 2020 mendatang Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tanjabbar mengalami kenaikan hingga Rp.2,685,000,-.

Hal itu dibenarkan Sekda Tanjab Barat H. Agus Sanusi, bahwa UMK di Tanjabbar tahun 2020 mendatang yakni Rp.2,685,000,- jumlah ini mengalami kenaikan daripada tahun 2019 yakni Rp.2,463,353,71.

Kenaikan UMK Tanjab Barat itu, kata Agus, telah ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Jambi Nomor : 1308/Kep.Gup/Disnakertrans-3.3/2019 tanggal 03 Desember 2019 tentang Penetapan UMK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2020 sebesar Rp 2.685.000,-.

BACA JUGA :  Bupati Muaro Jambi Terima Penghargaan dari Menkumham RI

Dijelaskan Sekda Penetapan upah minimum Kabupaten ini, sebelumnya sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah stakeholder termasuk dewan pengupahan dan serikat kerja.

Penetapan UMK ini sebenarnya berdasarkan hasil dari sidang dewan pengupahan Kabupaten Tanjabbar, itu terdiri dari federasi buruh, serikat pekerja bersama dengan perwakilan Asosiasi masing-masing perusahaan.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjab Barat akan Menggelar Tabligh Akbar

“Sudah dirapatkan dengan Tripartit tinggal lagi menunggu SK Gubernur,” ungkap Sekda.

Sekda Tanjab Barat H. Agus Sanusi menegaskan, penetapan UMK baru ini wajib diikuti oleh seluruh perusahaan di Tanjabbar per 1 januari 2020. Sebab hal ini bertujuan untuk menjaga kesejahteraan karyawan itu sendiri.

“Kalaupun UMK tidak sesuai dibayar mereka (Serikat Buruh) biasanya akan melapor ke Disnakertrans. Artinya bila ada perusahaan tidak menerapkan siap-siap di sanksi,” sebut Sekda.(abs)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Tingkatkan Ekonomi Sektor Pariwisata, Pemkab Tanjab Barat Jalin Kerjasama dengan UNJA

Ekonomi

Ultimate Winter Driving Tips

Ekonomi

Buka Perdana I am Fashion Store Menyajikan Promo 50 Plus 20 Persen dan Member Gratis

Ekonomi

Bupati Anwar Sadat Berharap Program BPNT Bisa Serap 153 Ton Beras Petani Setiap Bulan

Ekonomi

Harga TBS Sawit di Provinsi Jambi Pekan Ini Kembali Meningkat

Ekonomi

Lebaran 2021, Aktifitas Perahu Tambang Sepi Penyebrangan

Ekonomi

Gubernur Harap Festival Bunga di Transmart Bawa Manfaat Ekonomi Bagi UMKM Jambi

Bisnis

Dampak Corona, Pengepul Udang Ketak Tanjab Barat Lumpuh, HNSI Carikan Solusi Ini