Seven Seventy Bangkitkan Amarah dengan Single “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?”

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Seven Seventy berpose dalam formasi terbaru mereka di Malang. Setelah tiga tahun vakum, unit alternative rock tersebut kembali dengan single “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?” sebagai bagian dari langkah menuju album terbaru dan kampanye #SemuaBerhakDidengar. (Foto: Dokumentasi Seven Seventy)

Personel Seven Seventy berpose dalam formasi terbaru mereka di Malang. Setelah tiga tahun vakum, unit alternative rock tersebut kembali dengan single “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?” sebagai bagian dari langkah menuju album terbaru dan kampanye #SemuaBerhakDidengar. (Foto: Dokumentasi Seven Seventy)

MALANG — Setelah vakum selama tiga tahun, unit alternative rock asal Malang, Seven Seventy, akhirnya kembali dengan single terbaru bertajuk “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?”. Lagu ini menjadi penanda kebangkitan Seven Seventy sekaligus langkah awal menuju album terbaru mereka yang mengusung semangat kampanye #SemuaBerhakDidengar.

Single terbaru ini dirilis tiga tahun setelah karya sebelumnya, “El Pollo Loco”, yang berhasil mencatatkan lebih dari 100 ribu stream di berbagai platform digital.

Lewat “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?”, Seven Seventy membawa tema yang lebih luas dan berani. Liriknya merefleksikan keresahan personal maupun kolektif tentang ketidakadilan, perjuangan menghadapi kekuasaan yang menekan, hingga jejak-jejak kehidupan yang hilang tanpa kejelasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara musikal, lagu ini menjadi ruang eksplorasi baru bagi Seven Seventy. Amarah dan keresahan dibalut melalui distorsi gitar yang menggema, ritme yang menghentak, serta vokal penuh tekanan. Pendekatan tersebut menjadi pembeda dari karya-karya mereka sebelumnya sekaligus menunjukkan arah musikal Seven Seventy yang lebih segar dengan formasi yang semakin solid.

“Comeback kami dengan tagar #770ReigniteTheBandit ingin menunjukkan bahwa hiatus kami selama tiga tahun juga ada progress-nya. Tidak melulu stuck di sound kami yang lama. Selama itu kami juga tetap bikin materi, tukar ide, dan pelan-pelan merancang arah baru buat Seven Seventy,” ujar Abil, manager Seven Seventy.

Kembalinya Seven Seventy diperkuat oleh formasi Dimas (Ayam) sebagai gitaris sekaligus vokalis, Anggoro pada gitar dan vokal, Danang sebagai gitaris, Reza pada bass, serta Daniel sebagai drummer. Formasi tersebut kembali menghidupkan unit musik yang sebelumnya telah merilis EP “FALA AMO”.

Dalam proses kreatifnya, Seven Seventy mendapat inspirasi dari sejumlah musisi seperti The Panturas, Paramore, Perunggu, serta perkembangan musik alternative rock secara umum. Berbekal eksplorasi dan pertukaran ide selama tiga tahun terakhir, mereka mencoba merumuskan cara sendiri dalam menyuarakan keresahan sosial melalui musik.

Tema sosial, politik, dan hukum yang diangkat dalam single terbaru ini sekaligus membuka sisi baru Seven Seventy. Jika karya-karya sebelumnya lebih banyak berbicara mengenai perspektif dan pengalaman romansa personal, kali ini mereka memilih membawa isu yang lebih dekat dengan realitas sosial.

“Kami sadar musik punya kekuatan untuk memulai percakapan dan kami nyaman menggunakan musik sebagai medium untuk menyuarakan keresahan yang mungkin juga dirasakan banyak orang,” ungkap Anggoro.

Hal senada disampaikan Danang. Menurutnya, penggunaan bahasa Indonesia dalam lagu tersebut merupakan pilihan yang sengaja diambil agar pesan yang disampaikan terasa lebih dekat dengan pendengar.

“Karena alasan-alasan itu juga kenapa kami menulis lagu ini dalam Bahasa Indonesia. Lewat bahasa ibu kami, pesan yang ingin disampaikan terasa lebih jujur dan kuat jika disampaikan dengan bahasa yang paling dekat dengan realitas yang kami angkat,” kata Danang.

Bagi Seven Seventy, “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?” bukan sekadar sebuah lagu baru. Lagu tersebut menjadi bentuk seruan bagi siapa saja yang pernah merasa tersingkir, dibungkam, atau dilupakan.

Kembalinya Seven Seventy menjadi awal dari perjalanan baru mereka. Melalui musik dan kampanye #SemuaBerhakDidengar, band asal Malang ini ingin membuka ruang percakapan yang lebih luas sekaligus mengajak pendengar untuk ikut menyuarakan keresahan yang selama ini mungkin belum mendapatkan tempat.

Single “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?” kini dapat didengarkan melalui berbagai platform streaming digital. Perjalanan dan proyek terbaru Seven Seventy juga dapat diikuti melalui akun media sosial @770addicted.

Penulis : Novita Widia

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

COLDIAC Bawa Nama Indonesia ke Formula 1 Singapore Grand Prix 2026
Rebut 3 Motor & 3 Sepeda Listrik, 72 Pompong Siap Adu Cepat di Sungai Pengabuan Kuala Tungkal
Pesta Rakyat Tanjab Barat: Panjat Pinang Massal Gaungkan Kebersamaan dan Dongkrak UMKM
130 Peserta Meriahkan Lomba Saukan Layangan HUT RI dan Kabupaten di Kuala Tungkal
GIGIH : Anthem Bertahan di Tengah Badai Hidup, dari Fenomena Viral ‘Keluarga Suami Adalah Hama’  
Perebutan Juara Pool B di TS Turnamen Domino Peserta Saling Adu Taktik
TS Kopitiam dan Billiard Buka Turnamen Domino Total Hadiah Rp15 Juta
Kodim 0419/Tanjab Gandeng PKL-UM Gelar Bazar dan Pasar Malam Peringatan HUT ke-80 TNI
Berita ini 18 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:41 WIB

COLDIAC Bawa Nama Indonesia ke Formula 1 Singapore Grand Prix 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Rebut 3 Motor & 3 Sepeda Listrik, 72 Pompong Siap Adu Cepat di Sungai Pengabuan Kuala Tungkal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Pesta Rakyat Tanjab Barat: Panjat Pinang Massal Gaungkan Kebersamaan dan Dongkrak UMKM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Seven Seventy Bangkitkan Amarah dengan Single “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:34 WIB

130 Peserta Meriahkan Lomba Saukan Layangan HUT RI dan Kabupaten di Kuala Tungkal

Berita Terbaru

Pembalap Chip Ganassi Racing, Alex Palou, berdiri di atas mobil No. 10 bertenaga Honda miliknya untuk merayakan keberhasilannya mengunci gelar juara dunia IndyCar Series 2026 bersama krunya setelah balapan di Milwaukee Mile. (FOTO : Dok. Sagacita.id)

Otomotif

Honda Raih Treble Winner di Ajang Balap IndyCar Series 2026

Kamis, 3 Sep 2026 - 18:57 WIB