LIVE TV
DPD PKS Tanjab Barat Bagikan 1.000 Takjil pada Warga Kuala Tungkal Pandemi, Kemenag Imbau Masyarakat Segerakan Bayar Zakat Fitrah Berikut Pengurus DPD PAN Tanjab Barat Periode 2020-2025 Jual Nomor Togel Lewat Whatsapp, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi Nekat Bawa Pemudik, Satu Bus Diputar Balik Arah di Pos Penyekatan Tanjab Barat ke Pekan Baru

Home / Tanjab Barat

Minggu, 11 April 2021 - 10:09 WIB

Bupati Sesalkan Acara “The Class Of 21 Great Party” Siswa SMAN 1 Tanjab Barat Hingga Dibubarkan Polisi

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro Memberikan Arahan Kepada Para Siswa dan Panitia di Mapolres Tanjab Barat. FOTO : ResTanajabbar

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro Memberikan Arahan Kepada Para Siswa dan Panitia di Mapolres Tanjab Barat. FOTO : ResTanajabbar

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjab Barat KH. Anwar Sadat sangat menyesalkan acara acara party diskotik, acara “The Class Of 21 Great Party” yang digelar oleh siswa-siswi SMAN 1 Kabupaten Tanjab Barat hingga dibubarkan polisi.

Tak hanya dibubarkan, sejumlah siswa dan panitia acara kemudian digelandang ke Mapolres Tanjab Barat untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi dihimpun Acara digelar di Gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat itu dibubarkan polisi pada Sabtu (10/4/21) sekitar pukul 23.55 WIB lantaran melanggar prokes bak acara dugem di diskotik.

BACA JUGA :  Transportasi Mudik Resmi Dilarang Mulai Hari Ini, Hanya Ini yang Dikecualikan

Mengetahui adanya kejadian itu, Bupati Tanjab Barat, KH. Anwar Sadat langsung ke Mapolres Tanjab Barat untuk memberikan arahan kepada sejumlah siswa dan panitia acara.

Kepada sejulah siswa dan panitia acara, Bupati didampingi Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro mengatakan sangat malu dan menyesalkan kejadian tersebut.

“Kegiatan ini sudah tidak bagus dan sangat memalukan, mana suasananya mau dekat puasa, dan kondisi masih dalam pandemi Covid-19,” ujar Bupati.

BACA JUGA :  Abdullah Resmi Jabat Ketua DPRD Tanjab Barat

Ditegaskan Bupati perbuatan ini bukan merupakan cerminan dari seorang pelajar. Dalam kondisi yang sebentar lagi masuk bulan suci ramadhan. Seorang pelajar tu bukan begitu perbuatannya.

“Ini sangat memalukan,” tegas Bupati.

“Yang berjilbab nampak joget-joget. sekarang di media sosial sudah viral. Semuanya jadi malu. Kapolres malu, Bupati malu. Bupati lebih malu lagi, kalian ngadakan kegiatan itu di gedung Pola Kantor Bupati,” sambung Bupati

BACA JUGA :  Ketua Yayasan Kartika Jaya Korem 042/Gapu Hadiri Paparan Aspers Kasdam II Sriwijaya

Seharusnya melampiaskan kelulusan itu dengan evaluasi, mana nilai yang tidak bagus diperbaiki atau bisa dengan ngadakan syukuran, bukan malah mengadakan pesta-pesta seperti ini.

“Jadikan ini pelajaran. Kalian itu baru tamat sekolah, dak ada pesta-pesta seperti itu. Maka sejak dulu dilarang kumpul-kumpul melampiaskan kelulusan,” tandas Bupati.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

HPN 2021, PKS Gelar Silaturrahmi dan Perkenalan Kepengurusan Baru dengan Insan Pers

Tanjab Barat

Tubagus: Kami Fraksi PDIP Sepakat Atas Pembahasan 4 Raperda Dibahas Ketingkat Selanjutnya

Tanjab Barat

Kunjungi Kejari Tanjab Barat, Kajati Jambi Ingatkan Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi COVID-19

Tanjab Barat

Irwasda Serahkan Masker Sehat Hasil Produksi UMKM ke OKM dan OKP Untuk Dibagikan ke Masyarakat Tanjabbar

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Usulkan Wartawan Jadi Penerima Vaksin Covid-19

Tanjab Barat

Kejari Tanjabbar Akan Lelang 19 Kendaraan dan Bensin BB Tindak Pidana

Daerah

Sterilisasi Covid-19, RSUD KH Daud Arif Disemprot Disinfektan

Tanjab Barat

Sosialisasi Pilkada Sejuk, Damai dan Sehat di Seko, Ini Pesan Kapolres