YTUBE
Korban Terkam Buaya Saat Mancing di Sungai Dendang Ditemukan 15 KM dari TKP Satu Rumah dan Bedeng Empat Pintu Terbakar di Jalan Panglima Tanjabbar BREAKING NEWS : Rumah Warga di Binakarya Timur Tungkal II Terbakar Mantan Kepala Dinas Dukcapil Tanjabbar Ungkap Alasanya Gabung ke Partai Perindo Manfaatkan Pekarangan, TP-PKK Desa Purwodadi Panen 30 Kilogram Jahe Merah

Home / Berita / Tanjab Barat

Senin, 3 Agustus 2020 - 16:06 WIB

Coklit di Betara Terkendala Corona, KPU Tunggu Rekom Gugus Tugas

FOTO : Ahmad Hadziq, S.HI, Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq

FOTO : Ahmad Hadziq, S.HI, Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq

KUALA TUNGKAL – Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat inni tengah melakukan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk Pilkada 2020 mendatang.

Namun demikian, ada satu wilayah kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yakni Kecamatan Betara saat ini sedang terjadi peningkatan kasus Corona atau Covid-19.

Petugas PPDP yang melakukan pencoklitan di wilayah tersebut khususnya Desa Pematang Lumut dan Lubuk Terentang harus menerapkan protokol kesehatan.

Terkait hal tersebut KPUD masih akan menunggu rapat bersama Tim Gugus Tugas (dinas kesehatan).

Hal ini di sampaikan oleh Ahmad Hadziq, S.SHI, Divisi Program dan Data KPUD Tanjabbar, ia menyebutkan bahwa untuk sementara pencoklitan di Kecamatan Betara terdampak Covid-19, masih menunggu hasil rapat Tim Gugus Tugas.

BACA JUGA :  Dandim 0419 Tanjab Bekali Menwa Sultan Thaha Terkait Seorang Pemimpin

“Sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020, tentang Pilkada dalam Kondisi Bencana Non Alam Covid-19, proses Coklit bakal dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Hadziq.

“Tidak cuma Dinas Kesehataan kita juga minta rapat dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kecamatan, tinggal nanti bagaimana rekomendasi dari mereka,” tipalnya.

KPUD Tanjabbar, kata dia akan melihat bagaimana Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan, apakah mereka (PPDP) masih layak melakukan coklit diwilayah tersebut.

“Awal isu kemarin kita sudah melakukan rapat, saran dari Tim Gugus Tugas Covid-19 tidak masalah, silahkan melakukan coklit tetapi terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, penutup wajah, sarung tangan dan tidak kontak langsung dengan yang bersangkutan,” sebutnya.

BACA JUGA :  Bacaleg Partai Nasdem Hery Rekrutmen Saksi di Tungkal II Tanjab Barat

Ia juga menyebutkan bahwa KPUD Tanjabar mengantisipasi dan mengingatkan supaya petugas PPDP tidak secara langsung datang kerumah orang yang ingin dicoklit di wilayah itu.

“Kita hanya melakukan data kependudukan melalui RT, mencocokan data nya tanpa harus ketemu orang nya,” tuturnya.

Dengan begitu kata Hadziq, Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) hanya membandingkan dokumen KK dan KTP mereka, lalu disandingkan dengan data pemilih kalau memang cocok dan ada RT nya yang menyatakan memang benar itu warganya.

“Ada juga petugas PPDP yang sudah menyelesaikan data coklitnya, mereka (PPDP) melakukan penyemprotan disinfektan ke data yang sudah diterima. Ini salah satu protokol kesehataan yang kita terapkan,” pungkasnya.(Mir)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Via Medsos, Muklis Beri Ucapan Selamat Pada Bupati dan Wakil Bupati Tanjabbar Terpilih

Berita

Begini Cara Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Berbagi Kebahagiaan Lebaran Bersama Anak Papua

Berita

Pasca Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Polres Muaro Jambi Tingkatkan Pengamanan Rumah Ibadah

Berita

Dantasgas TMMD Ke-112 Kodim HST Meninjau Perpustakaan Keliling

Berita

Ini yang Akan Jadi Tuan Rumah MTQ ke 51 Tingkat Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Dukcapil Bersama Satgas TMMD Memberikan Penyuluhan dan Perekaman KTP-el di Desa Sungai Muluk

Berita

ISPU Kurang Sehat, Dikbud Keluarkan Imbau ke Sekolah

Berita

394 CPNS Tanjab Barat Lolos SKD dan Berhak Mengikuti SKB