LIVE
Buka TC Tahap Kelima, Bupati Tanjab Barat Ingatkan Kafilah Jaga Kesehatan Wakil Bupati Tanjab Barat hadiri Acara Puncak Festival Candi Muaro Jambi Buat Kaget Pelanggan Warung, Kapolres Bungo Mendadak Jadi Karyawan Racik Teh Telur Buat Pengunjung Pangdam I/BB Kunjungi Satgas Pamtas Yonif 131/Brs di Papua Al Haris Akan Jadikan Eks Arena MTQ Rumah Adat Berciri Khas 11 Kabupaten/Kota

Home / Berita

Senin, 19 Juli 2021 - 12:23 WIB

Desa Penyambungan Tanjab Barat, Suguhkan Buah Durian yang Nikmat dan Lezat

Kampung Durian Kelumbi Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat. FOTO : Ary/Nov

Kampung Durian Kelumbi Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat. FOTO : Ary/Nov

MERLUNG – Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat suguhkan kampung durian kelumbi asli.

Disini para penikmat buah durian bisa langsung menikmati buah durian yang baru gugur dari batang pohon.

Desa Penyambungan Kabupaten Tanjab Barat sudah tidak asing lagi bagi pecinta buah durian. Setiap tahun desa ini selalu menjadi tujuan bagi pengunjung untuk menikmati buah durian segar.

Bau buah yang sangat tajam membuat orang terpancing untuk lebih baik memakannya daripada sekadar mencium baunya.

BACA JUGA :  PLN Siapkan Skenario Antisipasi Padam Listrik pada Pelaksanaan MTQ

Cita rasa buah durian yang khas dan nikmat ini membuat kampung durian kelumbi desa penyambungan selalu ramai dikunjungi.

Di sini Pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati buah durian Satu buah durian hanya dihargai Rp 15.000 hingga 25.000 rupiah, sesuai dengan ukuran besar buah durian tersebut.

Namun yang paling seru saat berada di dalam kampung Durian Kelumbi ini, pengunjung dapat melihat dan mendengar langsung bunyi saat gugurnya buah durian dari batang pohonnya.

Kampung Durian Kelumbi Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat. FOTO : Ary/Nov

Kepala Desa Penyambungan M. Sadat mengatakan Kampung Durian Kelumbi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya kebon durian yang luasnya mencapai 36 hektar ini merupakan peninggalan orang tua terdahulu.

BACA JUGA :  Yuli Wulandari, Putri Tanjab Barat Jadi Wasit Basket di PON Papua 2021

Selain durian, ada buah-buahan lainnya terdapat di dalamnya seperti duku dan rambutan.

Dijelaskan Sadat, jika musim durian seperti saat ini tidak kurang dari ratusan pengunjung baik dari dalam kabupaten maupun luar kabupaten yang datang.

BACA JUGA :  Jika Digilir Marta, Maka Ini Sosok Ini Tepat Jabatan Panglima TNI

Kampung Durian Kelumbi ini bisa menjadi salah satu Desa Ekowisata di Tanjab Barat, mengingat semua tumbuhan masih asli dan di dalam Kampung Durian Kelumbi ini juga terdapat aliran sungai bebatuan yang jernih yang bisa menyejukan mata bagi para pengunjung.

Sadat minta dukungann dari Pemerintah Tanjab Barat, agar membantu mengembangkan tempat ini, salah satu yang menjadi keluhan dasar yakni mengenai infrastruktur jalan.

“Jika jalan sudah diperbaiki maka dipastikan pengunjung nyaman dan dipastikan akan lebih ramai lagi,” ujar dia.

Share :

Baca Juga

Berita

Begini Desain dan Ketentuan Baliho dan Spanduk Caleg yang Disepakati KPU Tanjab Barat dan Parpol Pemilu 2019

Berita

Polres Tanjab Barat Gelar Rakor Pengamanan Tablig Akbar Habib Bahar bin Smith

Berita

Kunker Ke Ulu, Kapolres dan Dandim Minta Komitmen Perusahaan dan Masyarakat Cegah Karhutla

Berita

Perkuat Pengawasan Pemilu, Ini yang Dilakukan Bawaslu Tanjab Barat

Berita

Pembatasan Jam Malam Diberlakukan di Tanjab Barat

Berita

7 Kecamatan dan 24 Desa di Tanjab Barat Masuk Wilayah Rawan Karhutla

Berita

130 Ribu Baby Lobster Tangkapan Polres Tanjabbar Dilepasliarkan di Pantai Mande Sumbar

Berita

Peringatan Hut ke 56 Kabupaten Tanjab Barat Dilaksanakan Virtual