Dinkes Tanjab Barat Terima Vaksin 3.000 Vial untuk Vaksinasi Tahap 2

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 10 Agustus 2021 - 00:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kesehatan Tanjab Barat, dr. Hj. Andi Pada. FOTO : Amirullah/JN.

Kesehatan Tanjab Barat, dr. Hj. Andi Pada. FOTO : Amirullah/JN.

KUALA TUNGKAL – Dinas Kesahatan Kabupaten Tanjab Barat menerima vaksin dosis kedua sebanyak 3000 dosis/vial, dimana sempat beberapa waktu lalu mengalami kekosongan dan tidak melakukan penyuntikan vaksin disejumlah puskesmas.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, dr. Hj. Andi Pada saat dikonfirmasi, Senin, (09/08/21).

Ia menyebut saat ini sejumlah puskesmas di wilayah Tanjab Barat mulai melakukan vaksin dosis kedua kepada sebanyak 3000 sasaran masyarakat di daerah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini Alhamdulillah puskesmas kita sudah mulai melakukan vaksin kembali untuk dosis kedua yang kemarin sempat tertunda karena memang kita kehabisan stok mengingat animo masyarakat yang tinggi untuk ikut vaksinasi,” kata Kadinkes.

Lebih lanjut, kata Andi, bahwa pihaknya tengah fokus untuk menyelesaikan penyuntikan vaksin tahap kedua terlebih dahulu baru kemudian untuk penyuntikan tahap pertama kembali dengan target penerima pralansia dan lansia.

Namun tambah Kadinkes, pihaknya masih menunggu alokasi vaksin dari pemerintah Provinsi ataupun pusat.

“Kita kejar dalam dua hari ini yang lanjutan vaksin kemarin tahap keduanya masyarakat umum karena interval waktunya sudah memasuki 28 hari, kalau untuk vaksin tahap pertama dengan target sasaran usia rentan nanti kita akan lakukan kembali setelah mendapat alokasi dari provinsi,”jelas Andi.

Sementara itu, terkait realisasi vaksin di Tanjab Barat dijelaskan oleh Andi bahwa saat ini sudah mencapai 24 persen dengan target 40 persen masyarakat di Tanjab Barat.

“Alhamdulillah realisasi vaksin kita sudah mencapai 24 persenya, tetapi kita masih butuh banyak lagi untuk menyelesaikan sisanya, harapan kita pemerintah provinsi cepat merespon pada saat vaksin habis karena antusias masyarakat tinggi untuk melakukan vaksin,” pungkasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Danrem 042/Gapu Turun ke Jalan Bagikan 6.000 Masker di Kota Jambi
Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara
BPOM Hentikan Sementara Operasional Dua Apotek di Tanjab Barat, Tata Kelola Distribusi Obat Jadi Sorotan
Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif
Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!
Kunker Menkses ke RSUD KH Daud Arif: Titik Balik Harapan Baru untuk Dokter Internship Indonesia
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO
Berita ini 297 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Danrem 042/Gapu Turun ke Jalan Bagikan 6.000 Masker di Kota Jambi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:10 WIB

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:28 WIB

BPOM Hentikan Sementara Operasional Dua Apotek di Tanjab Barat, Tata Kelola Distribusi Obat Jadi Sorotan

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:02 WIB

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:18 WIB

Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!

Berita Terbaru