LIVE
Sukseskan Vaksinasi COVID-19, Polres Tanjabbar Luncurkan Pelampung Polri Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina Satgas Covid-19 Buka Rekrutmen Tracer Covid-19 Posko Satgas Desa/Kelurahan 11 Provinsi, Tertarik?

Home / Nasional

Kamis, 18 Maret 2021 - 15:24 WIB

Dispensasi Perkawinan Anak Meningkat, Menko PMK Minta MUI Terbitkan Fatwa

Ilustrasi Pernikahan

Ilustrasi Pernikahan

JAKARTA – Berdasarkan data Ditjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung, dispensasi nikah pada tahun 2020 yang dikabulkan melonjak 300 persen dari tahun sebelumnya.

Terkait hal itu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy minta Majelis Ulama Indonesia menerbitkan fatwa terkait perkawinan anak.

“Pemerintah tidak bisa memecahkan masalah nasional ini sendiri, perkawinan anak perlu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia sebagai perkawinan yang tidak sesuai dengan syariat nikah,” kata Menko PMK dalam Seminar Nasional dan Deklarasi Gerakan Nasional Pendewasaaan Usia Peningkatan Kualitas SDM Indonesia seperti dikutip kompas.tv, Kamis (18/03/21).

BACA JUGA :  Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR

Muhadjir menambahkan, dalam konteks ini pemerintah sudah memiliki landasan hukum terkait perkawinan anak.

BACA JUGA :  Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina

Usia minimal untuk menikah, kata  Muhadjir, bagi perempuan dan laki-laki sesuai UU Perkawinan No 16 Tahun 2019, yaitu 19 tahun.

Kendati demikian, Muhadjir menilai orang tua juga perlu berperan untuk mencegah perkawinan anak.

Orang tua, kata Muhadjir, harus bijaksana memikirkan dampak panjang yang akan terjadi jika menikahkan anak di bawah usia 19 tahun.

BACA JUGA :  Satgas Covid-19 Buka Rekrutmen Tracer Covid-19 Posko Satgas Desa/Kelurahan 11 Provinsi, Tertarik?

“Keputusan untuk menikahkan anak inilah yang mestinya dipertimbangkan secara bijaksana oleh orang tua. Pemangku kepentingan terkait, perlu memberi edukasi kepada orang tua mengenai sosialisasi pencegahan perkawinan usia dini, bahaya seks bebas dan perkawinan yang tidak tercatat, demi terwujudnya generasi bangsa yang lebih unggul,” ujarnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

Panglima TNI Mutasi 114 Pati, Mayjen Bakti Agus Fadjari Jadi Wakasad

Nasional

Tegas! Wali Kota Pariaman Tolak Terapkan SKB 3 Menteri Tentang Seragam Sekolah

Nasional

44 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

Nasional

Tiba di Aceh, Kasad Andika Perkasa dan Istri Disambut Upacara Adat Peusijuek

Nasional

Demi Angkat Guru Honorer Jadi ASN, Komisi X Buka Opsi Revisi UU ASN

Politik

Pengurus Partai Berkarya Kubu Muchdi Anulir Seluruh Rekomendasi di Pilkada 2020

Nasional

Berkurang 21 Orang, Pasien Covid-19 di Secapa AD Tersisa 71 Orang

Nasional

Imbas Corona, Pelaksanaan SKB CPNS 2019 Ikut Ditunda