LIVE TV
BOR di Kota Jambi Naik Hampir Capai 50 Persen KONI dan Pengurus Teakwondo Tanjab Timur Ucapkan Terima Kasih pada PetroChina Sekda Tanjabbar Minta Provinsi Terbitkan SOP Terkait Kewenangan Penanganan Covid-19 Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjab Timur Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan

Home / Covid-19 / Senyerang / Tanjab Barat

Senin, 31 Agustus 2020 - 23:02 WIB

Gugus Tugas Semprot Disinfektan Rumah Pasien Meninggal Reaktif di Senyerang

FOTO : Tim Gugus Tugas Kecamatan Senyerang Melakukan Penyemprotan Disinfektan Sekitar Rumah Pasien Rekatif Rapid test yang meninggal di RSUD KH. Daud Arif di Desa Sungai Landak, Minggu (30/08/20).

FOTO : Tim Gugus Tugas Kecamatan Senyerang Melakukan Penyemprotan Disinfektan Sekitar Rumah Pasien Rekatif Rapid test yang meninggal di RSUD KH. Daud Arif di Desa Sungai Landak, Minggu (30/08/20).

SENYERANG – Tim Gugus Tugas Covid-19  Kecamatan Senyerang bergerak cepat melakukan tindakan antisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 lakukan penyemprotan disinfektan sekitar rumah pasien rekatif rapid test yang meninggal di RSUD KH. Daud Arif, Minggu (30/08/20).

Camat Senyerang, Suwarno selaku Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Senyerang  menjelaskan penyemprotan hari ini hanya dilakukan di rumah pasien reaktif yang meninggal kemarin.

“Penyemprotan dilakukan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku,” jelas Suwarno dikonfirmasi, Senin (32/08/20).

BACA JUGA :  Sekda Tanjabbar Minta Provinsi Terbitkan SOP Terkait Kewenangan Penanganan Covid-19

Penyemprotan disinfektan dilakukan ke seluruh bagian rumah terutama benda-benda yang kemungkinan disentuh pasien.

“Semua, kamar tidur, kamar mandi, juga sekitar rumah pasien, dan tempat-tempat atau benda yang diyakini sempat tersentuh almarhum beraktivitas,” ujarnya.

Tim yang turun adalah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Senyerang terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa Sungai Landak.

Meski belum diketahui almarhum yang meninggal reaktif itu positif COVID-19 atau tidak karena masih menunggu Swab keluar. Camat Senyerang itu berpesan kepada warganya dan keluarga maupun orang yang kontak dengan pasien untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

BACA JUGA :  Kembali ke Zona Merah, Wabup Hairan Gelar Rapat Bersama Satgas Covid-19

“Intinya penyemprotan untuk menekan penyebaran melalui droplet yang mungkin pernah disentuh pasien, tapi orang yang kontak dengan pasien harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan mengisolasi diri,” tukas pesannya.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Safrial Minta ASN Jadi Contoh Pelaksanaan Disiplinan Protokol Kesehatan

Tanjab Barat

Pendaftaran Seleksi Pimpinan BAZNAS Tanjab Barat Diperpanjang

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Parit Arman

Tanjab Barat

Wabup Tanjabbar Ikuti Rakor Pengendalian Karhutla Bersama Danrem dan Kapolda Jambi

Tanjab Barat

Hindari Kerumunan Haul Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab, Polres Tanjabbar Fasilitasi Panitia Zoom Metting

Daerah

50 Personel Polres Tanjabbar di Rapid Test

Tanjab Barat

PDIP Usulkan Dua Nama Calon Ketua DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Di Tanjabbar, Pasar Beduk dan Pasar Obral Ramadhan Tahun Ini Ditiadakan