LIVE TV
BOR di Kota Jambi Naik Hampir Capai 50 Persen KONI dan Pengurus Teakwondo Tanjab Timur Ucapkan Terima Kasih pada PetroChina Sekda Tanjabbar Minta Provinsi Terbitkan SOP Terkait Kewenangan Penanganan Covid-19 Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjab Timur Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan

Home / Berita

Minggu, 6 Juni 2021 - 06:49 WIB

Ini Sejumlah Wilayah Bisa Saksikan Gerhana Matahari Cincin 10 Juni

Gerhana Matahari Cincin. FOTO : Ilustrasi Istimewa

Gerhana Matahari Cincin. FOTO : Ilustrasi Istimewa

KUALA TUNGKAL – Fenomena Gerhana Matahari Cincin dan fase bulan baru akan terjadi pada 10 Juni 2021 mendatang.

Namun sayangnya fenomena astronimi tersebut tidak dapat disaksikan di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Peneliti di Pussainsa LAPAN, Andi Pangerang.

“Gerhana Matahari Cincin kali ini tidak bisa disaksikan di Indonesia. Bahkan, tidak mengalami Gerhana Matahari sebagian juga,” kata Andi kepada dikutip kompas.com, Jumat (04/06/21).

Andi mengatakan, alasannya karena indonesia tidak terkena bayangan penumbra bulan, maka Bulan tidak akan menutupi Matahari.

“Sehingga, matahari akan terlihat sebagaimana biasanya ketika tidak terjadi gerhana,” kata dia.

Andi juga mengungkapkan, tahun ini tidak ada Gerhana Matahari lainnya yang bisa disaksikan dari Indonesia.

BACA JUGA :  Tanjabbar Kembali Berlakukan Jam Malam, Prokes Diperketat

Gerhana Matahari Sebagian akan bisa disaksikan dari Indonesia pada 2 Agustus 2027 dan 22 Juli 2028.

Gerhana Matahari yang akan terlihat hanya Gerhana Matahari Sebagian karena terkena penumbra bulan.

“Tahun 2030 pun juga hanya terkena penumbranya saja, sehingga hanya mengalami gerhana matahari sebagian,” kata Andi.

Indonesia baru mengalami Gerhana Matahari Cincin pada 21 Mei 2031. Hanya wilayah Kalimantan Utara-Timur, Sulawesi, dan Kepulauan Maluku yang bisa menyaksikan.

Kemudian, pada 2042, Indonesia kembali mengalami Gerhana Matahari Cincin yang bisa disaksikan di Kalimantan, Sulawesi, dan pulau Timor (NTT dan Timor Leste).

Dia mengatakan, tidak ada siklus yang baku terkait Gerhana Matahari.

BACA JUGA :  KONI dan Pengurus Teakwondo Tanjab Timur Ucapkan Terima Kasih pada PetroChina

“Yang jelas, di setiap permukaan bumi, selalu mengalami Gerhana Matahari setidaknya 2 kali dalam setahun meskipun di tempat yang berbeda,” ujar Andi.

Sementara melansir laman LAPAN,
Kenampakan maksimum fenomena GMC ini terjadi pada pukul 17.43.05 WIB atau 18.43.05 WITA atau 19.43.05 WIT. Wilayah seperti di Pulau Ellesmere dan Baffin (Kanada) serta Kawasan Siberia (Rusia) dapat menyaksikannya.

Kemudian wilayah seperti Greenland, Islandia, Eropa, Rusia, negara-negara Asia Tengah dan China bagian Barat juga dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian.(Edt)

 

 

**Terima kasih telah membaca Lintastungkal.com. Download aplikasi lintastungkal terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di Play Store.

Share :

Baca Juga

Nasional

Hari Pertama SKD CPNS Tanjabbar, 78 Peserta Dipastikan Gugur

Berita

Kapolres, Dandim dan Komunitas Trail Trabas Lakukan Tour Netrail Bagi Sembako dan Masker di Tebing Tinggi

Berita

PWI Jambi Akan Bentuk Kepengurusan PWI di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Berita

Erwan Susanto Resmi Jabat Komandan Kodim 0419 Tanjung Jabung

Berita

HNSI Tanjab Barat Apresiasi Pelatihan Oleh Direktorat Jendral Bea dan Cukai

Berita

Jelang Kunjungan Wasev TMMD di Desa Labuhan Pering, Satgas Siapkan Tarian Sekapur Sirih

Berita

Satu Jamaah Haji Asal Tanjab Barat Kloter 22 Wafat

Berita

ISPU Kurang Sehat, Dikbud Keluarkan Imbau ke Sekolah