LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Provinsi Jambi

Senin, 28 September 2020 - 10:33 WIB

Kasus Meningkat, Jambi Kekuranagn Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

FOTO : Juru Bicara Satgas P2 Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, SE, ME

FOTO : Juru Bicara Satgas P2 Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, SE, ME

JAMBI – Tempat isolasi pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) di Provinsi Jambi penuh demikian juga petugas medis kurang.

Itu dikatakan Juru Bicara Satgas P2 Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah menyebutkan tempat isolasi pasien orang tanpa gejala (OTG) telah penuh.

Dengan tingginya angka Covid-19 di Jambi saat ini, kata Johansyah, kapasitas tempat isolasi OTG sudah penuh.

Saat ini, kata dia Pemerintah Provinsi Jambi hanya memiliki satu tempat isolasi khusus OTG. Daya tampungnya sekitar 50 tempat tidur.

BACA JUGA :  Terkena Tabung Senapan Angin Meledak, Seorang Pemuda di Sungai Terap Meninggal

“OTG ini memang menjadi perhatian. Karena kalau tidak diisolasi, akan mempercepat penularan,” kata Johansyah, Minggu (27/09/20).

Selain persoalan daya tampung tempat isolasi OTG, Pemprov Jambi juga membutuhkan tambahan tenaga kesehatan.

“Kalau jumlah nakes yang dibutuhkan, itu belum dihitung. Senin baru akan rapat,” kata Johansyah menjelaskan.

Johansyah menyebutkan, untuk mengatasi masalah kurangnya tenaga kesehatan, ada kemungkinan ada pengalihan dari RSUD Abdul Manap atau merekrut tenaga honorer baru.

BACA JUGA :  Dua Buaya Jumbo Peliharaan Warga di Sungai Gelam Dievakuasi BKSDA Jambi

“Tidak hanya tenaga dokter, untuk perawat yang menjaga juga, memang masih kekurangan,” katanya.

Saat ini untuk menjaga 50 pasien, kata Johansyah, hanya dijaga lima perawat, bergantian setiap hari.

Atas persoalan itu, Pemprov Jambi sudah memberikan sejumlah alternatif tempat isolasi, di antaranya di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), kemudian asrama haji dan BPSDM Provinsi Jambi.

“Gedung itu bisa dijadikan tempat isolasi pasien OTG. Tapi butuh persetujuan RT dan Lurah di lokasi tersebut,” kata Johansyah.

BACA JUGA :  Enam ABG Diamankan Polisi Lantaran Lakukan Hal Ini

Apabila mendapat banyak kendala, Pemprov Jambi akan menjadikan RSUD Raden Mattaher sebagai tempat khusus pasien Covid-19, layaknya daerah lain.

Untuk diketahui, jumlah pasien Covid-19 di Jambi per 27 September 2020 sebanyak 446 orang, sembuh 265 orang dan meninggal 9 orang.

Sementara berstatus suspek 82 orang dan tunggu Swab sebanyak 181 sampel.(*)

Share :

Baca Juga

Provinsi Jambi

Bahas Rencana KKN Mahasiswa se Indonesia, Rektor UNJA Kunjungi Korem 042/Gapu

Provinsi Jambi

Ini Agenda Kunker Kemendikbudristek Dua Hari di Jambi

Covid-19

Mengejutkan! Pasien Positif Covid-19 di Jambi Hari Ini Bertambah 11 Kasus, Total Jadi 32

Provinsi Jambi

Danrem 042/Gapu Buka Bimtek Mekanisme Pelaksanaan Anggaran TNI AD

Provinsi Jambi

Jelang Idul Fitri, Pj Gubernur Jambi Sidak Pasar Angso Duo

Provinsi Jambi

Korem 042 Gapu Terima DIPA Tahun 2021

Provinsi Jambi

Danrem Berikan Jam Komandan Kepada Anggota Militer dan PNS Korem 042/Gapu

Provinsi Jambi

H. Pahrizal Dilantik Jadi Kepala Kemenag Kerinci, H. Rusli Sebagai Penghulu Ahli Madya