LIVE TV
Danrem 042/Gapu Serahkan Koleksi Harimau Sumatera yang Sudah Diawetkan ke Museum Siginjei Jambi Rotasi Jabatan, Acep Vicky Rosnidar Jabat Kasi Datun Kejari Tanjabbar Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya Bupati Ikuti Rakor Pembatasan Mudik Lebaran dengan Pj Gubernur dan Kapolda Jambi Pemkab Tanjab Barat Audensi dengan Bappenas RI

Home / Provinsi Jambi

Senin, 28 September 2020 - 10:33 WIB

Kasus Meningkat, Jambi Kekuranagn Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

FOTO : Juru Bicara Satgas P2 Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, SE, ME

FOTO : Juru Bicara Satgas P2 Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, SE, ME

JAMBI – Tempat isolasi pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) di Provinsi Jambi penuh demikian juga petugas medis kurang.

Itu dikatakan Juru Bicara Satgas P2 Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah menyebutkan tempat isolasi pasien orang tanpa gejala (OTG) telah penuh.

Dengan tingginya angka Covid-19 di Jambi saat ini, kata Johansyah, kapasitas tempat isolasi OTG sudah penuh.

Saat ini, kata dia Pemerintah Provinsi Jambi hanya memiliki satu tempat isolasi khusus OTG. Daya tampungnya sekitar 50 tempat tidur.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Kapal Takboat Hantam Jembatan WFC dan Sejumlah Kapal Lainnya Rusah

“OTG ini memang menjadi perhatian. Karena kalau tidak diisolasi, akan mempercepat penularan,” kata Johansyah, Minggu (27/09/20).

Selain persoalan daya tampung tempat isolasi OTG, Pemprov Jambi juga membutuhkan tambahan tenaga kesehatan.

“Kalau jumlah nakes yang dibutuhkan, itu belum dihitung. Senin baru akan rapat,” kata Johansyah menjelaskan.

Johansyah menyebutkan, untuk mengatasi masalah kurangnya tenaga kesehatan, ada kemungkinan ada pengalihan dari RSUD Abdul Manap atau merekrut tenaga honorer baru.

BACA JUGA :  Update Pendaftar Sekolah Kedinasan Hingga Senin 19 April 2021

“Tidak hanya tenaga dokter, untuk perawat yang menjaga juga, memang masih kekurangan,” katanya.

Saat ini untuk menjaga 50 pasien, kata Johansyah, hanya dijaga lima perawat, bergantian setiap hari.

Atas persoalan itu, Pemprov Jambi sudah memberikan sejumlah alternatif tempat isolasi, di antaranya di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), kemudian asrama haji dan BPSDM Provinsi Jambi.

“Gedung itu bisa dijadikan tempat isolasi pasien OTG. Tapi butuh persetujuan RT dan Lurah di lokasi tersebut,” kata Johansyah.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Batasi Gedung Balai Pertemuan Untuk Umum

Apabila mendapat banyak kendala, Pemprov Jambi akan menjadikan RSUD Raden Mattaher sebagai tempat khusus pasien Covid-19, layaknya daerah lain.

Untuk diketahui, jumlah pasien Covid-19 di Jambi per 27 September 2020 sebanyak 446 orang, sembuh 265 orang dan meninggal 9 orang.

Sementara berstatus suspek 82 orang dan tunggu Swab sebanyak 181 sampel.(*)

Share :

Baca Juga

Provinsi Jambi

Sambut HUT TNI Ke-75, Danrem 042 Gapu Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti

Provinsi Jambi

Fachrori Dianugrahi Penghargaan KPPU Award

Provinsi Jambi

Korem 042 Gapu Siapkan 29 Personel Satgas Apter

Provinsi Jambi

BREAKING NEWS : Akun Facebook Kabid Mutasi BKD Provinsi Jambi di Retas

Covid-19

1 ASN Disbudpar Provinsi Jambi Positif Covid, 3 Lainnya Reaktif Rapid

Provinsi Jambi

Danrem 042/Gapu Yakin, Perbakin Jambi Bisa Kembalikan Kejayaannya Sebagai Barometer Pencetak Atlit Nasional

Provinsi Jambi

Provinsi Jambi Raih Juara I dan III Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru

Provinsi Jambi

Danrem 042/Gapu Ikuti Pelatihan Kehumasan