YTUBE
Modusnya Terekan CCTV Toko, Pencuri 2 Bal Rokok Class Mild Diringkus Polisi Dua Kali Lakukan Pemerkosaan di Geragai, Pelaku Dibekuk Polisi Saat Hendak Kabur ke Medan DPC AJWI Audiensi dengan Disdik Bogor 2 Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang Akibat Mati Mesin Ditemukan, Begini Kondisinya Mendagri Beri Sinyal Pengendalian Inflasi, Pemda Tanjab Barat Jaga Stabilitas Harga Komoditi

Home / Berita / Covid-19

Senin, 6 April 2020 - 19:47 WIB

Keberangkatan 313 JCH Tanjabbar Terancam Ditunda

FOTO : Drs. Hasbi, M.Pd.I, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. Hasbi, M.Pd.I

FOTO : Drs. Hasbi, M.Pd.I, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. Hasbi, M.Pd.I

KUALA TUNGKAL – Jadwal keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Tanjabbar pada tahun 2020 ini terancam ditunda.

Kemungkinan ditundanya keberangkatan CJH ini, akibat merebaknya Wabah Covid-19 yang melanda belahan dunia saat ini, tak terkecuali negara Arab Saudi.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. Hasbi, M.Pd.I mengatakan, sampai saat ini Kemenag Tanjab Barat masih menunggu kebijakan lanjutan mengenai penundaan keberangkatan ibadah haji tahun 2020 baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah Arab Saudi. Sebab belum ada informasi lanjutan mengenai hal tersebut.

BACA JUGA :  Kerusakan Masjid Syaikh Utsman Pengunjung Sarankan Pemda Lakukan Perbaikan

“Kemenag meminta pada para calon jamaah haji untuk tenang dan tidak khawatir. Kita masih menunggu surat resmi pemerintah pusat,” ujar Hasbi di  ruang kerjanya, Senin (06/04/20).

Hasbi menyebut, saat ini ada 313 JCH Tanjabbar yang menurut jadwal semula (sebelum corona) akan diberangkatkan pada tahun 2020 ini.

Namun, dengan adanya kendala wabah virus Corona. Dipastikan jadwal untuk menunaikan ibadah haji tahun ini tertunda atau bahkan ditiadakan.

“Iya kalau memang batal diberangkatkan tahun ini, maka terpaksa di tunda untuk tahun depan” ungkapnya.

BACA JUGA :  Mendagri Beri Sinyal Pengendalian Inflasi, Pemda Tanjab Barat Jaga Stabilitas Harga Komoditi

Dikatakan Habsi, sedangkan kegiatan seperti manasik haji sampai saat ini pun belum juga dilaksanakan, sebab kegiatan tersebut mengumpulkan orang banyak, bertentangan dengan himbauan Physical Distancing menghaindari corona.

“Jadwal manasik haji yang biasanya dilaksanakan 10 kali, belum ada satu kali pun dilaksanakan,” sebutnya.

Untuk diketahui Kuota haji Indonesia tahun 2020 ini berjumlah 204.000. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Setelah IGD RSUD KH Daud Arif, Kini Puskesmas Rawat Inap Pijoan Baru Ikut Ditutup

Berita

Danrem 042/Gapu : Penanganan Karhutla Harus Dilakukan Serius dan Rasional

Berita

Halal Bihalal, Majelis Daerah KAHMI Tanjab Barat Bahas Panitia Musda

Berita

Polres Tanjabbar Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2020

Berita

Jelang Misa Natal, Polisi Sterilkan Gereja di Kuala Tungkal

Berita

Bawaslu: Kampanye Calon Kepala Daerah Sudah Capai 725 Kali Pertemuan

Berita

Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Bersama Pemda Belu Musnahkan Barang Bukti Hasil Pengamanan Selama Penugasan

Berita

Kwarcab Gerakan Pramuka Tanjab Barat Gelar KMD Pembina Pramuka Tingkat Penggalang