Konflik Lahan Poktan Desa Badang dengan PT DAS, Bupati : Pemda Tidak Ikut Campur dalam Subtansi Masalah

- Redaksi

Jumat, 5 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs H Anwar Sadat, M. Ag Bupati Tanjung Jabung Barat. FOTO : Prokopim

Drs H Anwar Sadat, M. Ag Bupati Tanjung Jabung Barat. FOTO : Prokopim

KUALA TUNGKAL – Permasalahan konflik Lahan antara PT Dasa Anugrah Sejati (DAS) dengan Kelompok Tani Imam Hasan Desa Badang Kecamatan Tungkal Ulu, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat, M. Ag, menegaskan bahwa bahwa Pemerintah Daerah hanya memfasilitasi kegiatan mediasi tanpa ikut campur dalam substansi masalah.

Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Rapat Mediasi Percepatan Penyelesaian Permasalahan antara Kelompok Tani Imam Hasan Desa Badang Kecamatan Tungkal Ulu dengan PT DAS di Ruang Pola Utama Bupati, Kamis (4/1/24).

Mediasi ini mengikuti regulasi dan aturan yang dibuat untuk mencapai kesepakatan bersama tanpa merugikan kedua belah pihak,” tutur Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak memaksa persetujuan kesepakatan dan rincian terkait permasalahan serta kompensasi sudah diatur sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan.

“Kedua belah pihak Kelompok Tani Imam Hasan dan PT DAS, diharapkan menyampaikan keinginan masing-masing untuk mencapai kesepakatan yang diinginkan,” ujarnya.

Bupati menekankan pentingnya kompromi dengan asas musyawarah dan kekeluargaan untuk menghindari permasalahan berlarut-larut di masa mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan  Kasat Intelkam Polres Tanjab Barat, Dandim/mewakili, Kasi Datun Kejari Tanjab Barat, Kepala Badan Kesbangpol, Para Kepala OPD terkait, Para Kabag Terkait, Camat Tungkal Ulu, Kepala Desa Badang, Pimpinan Perusahaan PT. DAS, para anggota Kelompok Tani Imam Hasan, serta tamu undangan lainnya.(*/Adv)

Komentar pada Artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Penulis : Adv

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lintastungkal

Berita Terkait

Ini Caleg Berpeluang Jadi Anggota DPRD Provinsi Jambi Dari Dapil Jambi 6 Tanjab Barat
PPK Muara Papalik Tidak Memberikan Salinan Rekap D-Hasil Tingkat Desa, Begini Kata KPU Tanjabbar
Tinggal 196 Hari, Pj Gubernur Sumut : Persiapan PON 2024 Tancap Gas
21 Nama Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Solo yang dirumorkan Potensial Maju dalam Pilkada Solo 2024
Persaingan Ketat Perolehan Suara Caleg DPR di Dapil Jambi, Siapa yang Berpeluang Lolos?
10 Daftar Caleg DPRD Provinsi Jambi Dapil Tanjab Barat-Timur Suara Terbanyak Berdasarkan Real Count Sementara KPU
Faizal Riza Diprediski Kembali Melenggang ke Parlemen DPRD Provinsi Jambi
Jacob Ereste : Bukan Hanya Hasil Pemilu 2024 yang Perlu Dievaluasi, Tapi Juga KPU pada Semua Tingkat
Berita ini 181 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 08:10 WIB

Ini Caleg Berpeluang Jadi Anggota DPRD Provinsi Jambi Dari Dapil Jambi 6 Tanjab Barat

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:31 WIB

PPK Muara Papalik Tidak Memberikan Salinan Rekap D-Hasil Tingkat Desa, Begini Kata KPU Tanjabbar

Minggu, 25 Februari 2024 - 19:26 WIB

Tinggal 196 Hari, Pj Gubernur Sumut : Persiapan PON 2024 Tancap Gas

Minggu, 25 Februari 2024 - 01:00 WIB

21 Nama Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Solo yang dirumorkan Potensial Maju dalam Pilkada Solo 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:17 WIB

Persaingan Ketat Perolehan Suara Caleg DPR di Dapil Jambi, Siapa yang Berpeluang Lolos?

Rabu, 21 Februari 2024 - 00:13 WIB

10 Daftar Caleg DPRD Provinsi Jambi Dapil Tanjab Barat-Timur Suara Terbanyak Berdasarkan Real Count Sementara KPU

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:06 WIB

Faizal Riza Diprediski Kembali Melenggang ke Parlemen DPRD Provinsi Jambi

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:04 WIB

Jacob Ereste : Bukan Hanya Hasil Pemilu 2024 yang Perlu Dievaluasi, Tapi Juga KPU pada Semua Tingkat

Berita Terbaru