indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Sekda Provinsi Jambi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri

Home / Pilkada

Kamis, 10 September 2020 - 11:19 WIB

KPU Ingatkan Bacalon dari ASN Maupun Anggota DPRD Siapkan Aministrasi Pengunduran Diri

FOTO : M. Taufiq, S.Tr, Komisioner KPU Divisi Tekhnis dan Penyelenggaraan

FOTO : M. Taufiq, S.Tr, Komisioner KPU Divisi Tekhnis dan Penyelenggaraan

KUALA TUNGKAL – KPU Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengingatkan, Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Tanjab Barat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Anggota DPRD segera mempersiapkan Administrasi mundur dari jabatannya.

Pengunduran diri itu dilakukan pada saat yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni pada 23 September 2020 mendatang.

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Kabupaten Tanjab Barat Divisi Teknis Peyelenggaraan M. Taufik, S.Tr dikonfirmasi via telpon, Kamis (10/09/20).

“Kita mengingatkan kembali, Administrasi pengunduran diri secara tertulis paling lambat 5 hari setelah ditetapkaknn sebagai calon, kandidat harus menyampaikan surat pengunduran diri yang diterima dari instansinya ke KPU,” ungkap Taufiq.

BACA JUGA :  75 Peserta Mengikuti USPK Paket B, Erham : Ijazah Bisa Digunakan Untuk Melanjutkan Pendidikan Formal

Itu kata Taufiq sesuai PKPU RI Nomor 1 tahun 2019 anggota TNI, Polri, PNS/ASN yang maju menjadi calon bupati maupun wakil bupati pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) wajib mengundurkan diri.

Kemudian 30 Hari menjelang pencoblosan bagi ASN ataupun anggota DPRD wajib menyerahkan SK pemberhentian dari instansi terkait, jika belum maka KPUD akan mendatangi instansi terkait untuk menanyakan proses pengunduran diri calon yang di maksud.

”Apabila yang bersangkutan (Calon), tapi tidak menyerahkan surat pengunduran diri dan bukti lainnya maka paslon tersebut akan di diskualifikasi, maka kita terus ingatkan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Gandeng Instansi Terkait, Satgas TMMD ke-113 Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia. 270 wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula, hari pemungutan suara Pilkada akan digelar pada 23 September 202.

Namun, akibat wabah Covid-19, hari pencoblosan diundur hingga 9 Desember 2020. eputusan mengenai penundaan ini tertuang dalam peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Senin (04/05/20).

Share :

Baca Juga

Pilkada

Al Haris : Keluarga Benteng Utama Pencegahan Peredaran Narkoba

Pilkada

Saksikan Live Streaming Debat Publik Pilkada Tanjabbar di Youtube Official KPU dan TVRI Jambi Malam Ini

Pilkada

Pilgub Jambi 2020 : Arena Pertarungan Para Bupati dan Wali Kota Bahkan Gubernur Petahana

Pilkada

Besok, KPU Gelar Tes Tertulis Calon Anggota PPS di 13 Lokasi Berbeda

Advetorial

Ketua KPU Tanjab Barat Lantik 65 Anggota PPK Terpilih

Pilkada

Melalui Posko Tangguh, Polres Tanjabbar Ciptakan Pilkada 2020 yang Aman dan Damai

Berita

Ini Nama-nama Calon PPK Tanjab Timur yang Lulus Seleksi Tertulis

Pilkada

Debat Pertama Calon Gubernur Jambi Berjalan Lancar