indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Mendagri : Nama Tak Boleh Lagi Hanya 1 Kata dan Maksimal 60 Huruf Polda Jambi dan RS Bhayangkara Adakan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit Gratis Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun Bachyuni Deliansyah Resmi Dilantik Gubernur Jambi Jadi Pj bupati Muaro Jambi

Home / Tanjab Barat

Rabu, 10 Februari 2021 - 11:49 WIB

Pandemi Covid-19, Atraksi Barongsai Perayaan Imlek di Kuala Tungkal Ditiadakan

Pandemi C-19, Atraksi Barongsai Perayaan Imlek di Kuala Tungkal Ditiadakan/Ist

Pandemi C-19, Atraksi Barongsai Perayaan Imlek di Kuala Tungkal Ditiadakan/Ist

KUALA TUNGKAL – Komunitas masyarakat Tionghoa di Kota Kuala Tungkal, Tanjab Barat, mulai menyiapkan perayaan Imlek 2572. Tahun Baru Imlek kali ini hanya diisi ritual sembahyang tanpa atraksi barongsai. Hal itu mengingat pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan.

Budi Hartono, Ketua Yayasan Budi Luhur Kuala Tungkal mengatakan hal itu, untuk perayaan Imlek Tahun ini kata dia dilaksanakan lebih sederhana dari tahun – tahun sebelumnya.

BACA JUGA :  Mendagri : Nama Tak Boleh Lagi Hanya 1 Kata dan Maksimal 60 Huruf

Disampaikannya juga, untuk waktu beribadah juga sudah diatur, yakni pada 12 Februari 2021 dimulai dari jam 8.00 sampai jam 11.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kebijakan ini sesuai dengan hasil kesepakatan dari pihak Klenteng dan juga Vihara setelah melakukan rapat dengan pihak Polres Tanjab Barat dan Gugus Tugas Covid-19,” ujar Budi Hartono, Rabu (10/02/21).

BACA JUGA :  Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli

Walaupun dilaksanakan lebih sederhana, dikatakannya, warga Tionghoa masih bisa merayakan Imlek tanpa mengurangi dari makna Imlek itu sendiri.

Dalam ritual sembahyang nanti, umat Tionghoa akan memanjatkan doa pada Tuhan agar pandemi Corona segera berlalu sehingga diharapkan perekonomian masyarakat bisa kembali pulih.

Dalam himbauannya, dalam merayakan Tahun baru Imlek untuk tidak berlebihan, dan diingatkannya untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

TC Pertama Kafilah MTQ Tanjab Barat Pembekalan Qori-Qori’ah Menuju Sungai Penuh

Tanjab Barat

Waduh! Nama Wakapolres Tanjab Barat Dicatut untuk Minta Uang

Tanjab Barat

Pelantikan Ratusan Pejabat Administrator dan Fungsional di Tanjabbar Sempat Buyar

Tanjab Barat

Bupati Safrial Pastikan Stok Beras Aman 3 Bulan ke Depan

Tanjab Barat

Kelenteng Kuan Kong Bio Tidak Menggelar Atraksi Barongsai dan Liong 

Tanjab Barat

Ini Alasan Kemenag Tanjab Barat Belum Tetapkan Nilai Zakat Fitrah

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Lelang BMD Berupa Mobil dan Motor Dinas

Tanjab Barat

Terkait Temuan BPK di RSUD Suryah Khairuddin, Begini Kata Sekda