indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya Bupati Muaro Jambi Pengukuhan Adat 8 Kepala Desa se Kecamatan Sungai Gelam Gudang Pengolahan Sabut Kelapa Bahan Industri Kerajinan Desa Karya Maju Terbakar UMi Bantu Akses Pembiayaan Kelompok Rentang di Balik Usaha Mikro

Home / Berita

Senin, 4 April 2022 - 14:49 WIB

Pasokan Pertalite Dibatasi, Pertamax Dominasi Penjualan di SPBU Pembengis

Pengedara Sepeda Motor saat mengisi BBM Jenis Pertamax di SPBU Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Senin (4/4/22). FOTO : Lintastungkal

Pengedara Sepeda Motor saat mengisi BBM Jenis Pertamax di SPBU Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Senin (4/4/22). FOTO : Lintastungkal

KUALA TUNGKAL – Berkurangnya Pasokan Pertalite, Warga terpaksa harus mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertamax. Seperti yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam Tanjab Barat, Jambi.

Basri salah seorang pengendara sempat curiga dengan Pompa SPBU milik Usman Ermulan, mantan Bupati Tanjung Jabung Barat. Pasalnya, untuk full tank, Sepeda Motor Honda Vario harus mengeluarkan Uang Rp60 ribu.

“Dulu biasanya 40 Ribu sudah full tank. Tapi sekarang 60 ribu baru full tank. Ternyata BBM yang saya isi adalah Pertamax. Pantasan 60 ribu baru penuh Tanki Motor,” sebutnya.

BACA JUGA :  7 Rekomendasi Hp OPPO Harga Rp3 Jutaan Terbaik

Di SPBU milik Pak Usman ini sebut Basri, dari yang dilihatnya ada 3 (Tiga) unit Pompa. Sebelumnya Dua untuk BBM Pertalite, Satu untuk BBM Solar.

“Saat ini ketiga Pompa difungsikan dengan 3 (Tiga) Jenis Bahan Bakar. Pompa 1 Pertalite, Pompa 2 Pertamax dan Pompa 3 Solar, dan hanya Pompa Perfamax yang beroperasi,” katanya.

Sementara itu Usuf Pengawas SPBU mengakui jika pasokan pertalite mengalami pengurangan dari jumlah pasokan sebelumnya 16 Ton atau 16.000 Liter.

BACA JUGA :  Masnah Serahkan Tropi Juara Game Mobile Legends Bupati Cup Milenial 2022

“Kalau sebelumnya 16 Ton sekarang hanya 8 Ton. Kita tidak tahu juga masalahnya. Kita hanya menerima kiriman dari Jambi. Apa yang datang itu kita jual,” katanya.

Usuf juga menyebutkan, saat ini SPBU di Desa Pembengis sudah menjual Pertamax. Bagi Masyarakat yang membutuhkan Pertamax silahkan datang ke SPBU.

“Kalau Minyak pertamax ini dijual dengan harga Rp12.750,- perliter sementara untuk pertalite Rp7.650,- perliter yang mengalamin penurunan harga Rp200,- dari harga sebelumnya,” kata Usuf pengawas SPBU.(Bas)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Tanjabbar Bentuk Team Pokja Zona Integrasi Menuju WBBM

Berita

Kapolda Jambi Minta Kepala Desa Aktif Giatkan Vaksinasi

Berita

BPBD : Kita Telah Bentuk Satgas di 3 Wilayah Rawan Karhutla

Berita

Dinsos Klaim Tidak Pernah Terima Bantuan dari Ihsan Yunus

Berita

UPDATE Peringatan Dini Cuaca Jambi 11 Desember

Berita

Esok, Safrial Akan Kembalikan Formulir Penjaringan Cagub Partai Demokrat dan NasDem, Lanjut Daftar ke PKS

Berita

Safrial ; Penanggulangan Bencana Dibutuhkan Koordinasi Semua Pihak

Berita

Dirjen Pemasyarakatan Luncurkan Inovasi Lapor Narkoba