Pasokan Pertalite Dibatasi, Pertamax Dominasi Penjualan di SPBU Pembengis

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 4 April 2022 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengedara Sepeda Motor saat mengisi BBM Jenis Pertamax di SPBU Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Senin (4/4/22). FOTO : Lintastungkal

Pengedara Sepeda Motor saat mengisi BBM Jenis Pertamax di SPBU Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Senin (4/4/22). FOTO : Lintastungkal

KUALA TUNGKAL – Berkurangnya Pasokan Pertalite, Warga terpaksa harus mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertamax. Seperti yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam Tanjab Barat, Jambi.

Basri salah seorang pengendara sempat curiga dengan Pompa SPBU milik Usman Ermulan, mantan Bupati Tanjung Jabung Barat. Pasalnya, untuk full tank, Sepeda Motor Honda Vario harus mengeluarkan Uang Rp60 ribu.

“Dulu biasanya 40 Ribu sudah full tank. Tapi sekarang 60 ribu baru full tank. Ternyata BBM yang saya isi adalah Pertamax. Pantasan 60 ribu baru penuh Tanki Motor,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di SPBU milik Pak Usman ini sebut Basri, dari yang dilihatnya ada 3 (Tiga) unit Pompa. Sebelumnya Dua untuk BBM Pertalite, Satu untuk BBM Solar.

“Saat ini ketiga Pompa difungsikan dengan 3 (Tiga) Jenis Bahan Bakar. Pompa 1 Pertalite, Pompa 2 Pertamax dan Pompa 3 Solar, dan hanya Pompa Perfamax yang beroperasi,” katanya.

Sementara itu Usuf Pengawas SPBU mengakui jika pasokan pertalite mengalami pengurangan dari jumlah pasokan sebelumnya 16 Ton atau 16.000 Liter.

“Kalau sebelumnya 16 Ton sekarang hanya 8 Ton. Kita tidak tahu juga masalahnya. Kita hanya menerima kiriman dari Jambi. Apa yang datang itu kita jual,” katanya.

Usuf juga menyebutkan, saat ini SPBU di Desa Pembengis sudah menjual Pertamax. Bagi Masyarakat yang membutuhkan Pertamax silahkan datang ke SPBU.

“Kalau Minyak pertamax ini dijual dengan harga Rp12.750,- perliter sementara untuk pertalite Rp7.650,- perliter yang mengalamin penurunan harga Rp200,- dari harga sebelumnya,” kata Usuf pengawas SPBU.(Bas)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina
Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 
Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri
Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Jamin Keamanan Libur Akhir Pekan, Sat Samapta Polres Tanjab Barat Perketat Patroli di Objek Wisata
Sikat Mafia BBM: Pertamina, Korlantas, dan BPH Migas Integrasikan Data Kendaraan
Berita ini 419 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:45 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07 WIB

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 

Kamis, 30 April 2026 - 17:28 WIB

Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri

Rabu, 29 April 2026 - 07:34 WIB

Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR

Berita Terbaru