indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti Polsek Maro Sebo Laksanakan Vaksinasi Booster di Desa Candi Muaro Jambi Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya Keluarga Besar PP Muhammadiyah Berduka Buya Syafii Ma’arif Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya

Home / Berita

Rabu, 27 Oktober 2021 - 18:41 WIB

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021, ASN Dilarang Cuti Akhir Tahun

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021. GRAFIS : covid19..go.id

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021. GRAFIS : covid19..go.id

JAMBI – Pemerintah memastikan akan menghapus cuti bersama Natal pada 24 Desember 2021.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Selasa (26/10/21) kemarin.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, melalui Surat Keputusan Bersama 3 Menteri telah menghapus cuti bersama Natal pada 24 Desember 2021, yang ada hanya libur Sabtu-Minggu biasa karena 25 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 jatuh pada hari Sabtu.

Lebih lanjut Menteri Muhadjir mengungkapkan, telah mengkoordinasikan Kementerian/Lembaga terkait antara lain: Kemenhub, Kemenag, Kemendagri, KemenPAN-RB, Kemenparekraf, Kemenkes, Kemendikbudristek, Kemenaker, Kominfo dan TNI/Polri, untuk menyiapkan kebijakan dan langkah antisipasi menghadapi libur Nataru, khususnya pada rentang tanggal yang dianggap krusial yaitu mulai 23 Desember 2021 s.d 3 Januari 2022.

BACA JUGA :  3.350 Pedagang Terima Bantuan Tunai PKL dan Warung di Makodim 0419/Tanjab

Pemerintah secara resmi mengubah atau menggeser dua hari libur nasional atau tanggal merah, serta menghapus satu tanggal cuti bersama. Hal ini dilakukan untuk menekan pergerakan warga di tengah melonjaknya pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  Halal Bihalal, Majelis Daerah KAHMI Tanjab Barat Bahas Panitia Musda

Menteri Muhadjir menyampaikan bahwa yang menjadi landasan pemerintah untuk melakukan pengetatan mobilitas dan protokol kesehatan (prokes) di masa libur Nataru yakni, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa tren penurunan kasus COVID-19 tidak boleh membuat semua pihak lengah terhadap penularan kasus COVID-19.

“Kegiatan berskala besar dan luas seperti libur nasional dan libur kegiatan keagamaan biasanya menyebabkan kerumunan massa dan seringkali menyebabkan terjadinya lonjakan kasus COVID-19,” jelas Menteri Muhadjir.(liputan6)

Share :

Baca Juga

Berita

Satlantas Polres Tanjab Barat Akan Gelar Operasi Patuh 2019, Ini Sasarannya

Berita

Sejak Lost Contak di Perairan Berhala KM Sumber Daya Belum Ditemukan

Berita

Karyawan Positif Covid-19 Bertambah, HBH Minta Pemkab Tutup Sementara PetroChina

Berita

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Dalam Kasus Pesta The Class Of 21 Great Party

Berita

Sabtu Besok, Wilayah Ini Akan Terkena Pemadaman Listrik

Berita

Ini Jadwal Tahapan Seleksi Calon Anggota PPK Pilkada Tanjab Barat 2020

Advetorial

Bawaslu Tanjab Barat Lakukan Tes Wawancara dan Tertulis Terhadap 159 Calon Panwascam

Berita

Polres Tanjab Barat Press Rilis Pengungkapan Kasus Tahun 2019