LIVE TV
Bupati Tanjabbar Letakan Batu Pertama Pembangunan Mushala Al-Alief Desa Purwodadi Jadwal Kapal Roro Kuala Tungkal-Pulau Batam dan Sebaliknya Danrem 042/Gapu Hadiri Apel Bersama Penanggulangan Covid-19 Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan TMMD ke 111 Kodim 0420/Sarko Wabup Mashuri : TMMD Percepat Laju Pembangunan

Home / Nasional

Sabtu, 29 Mei 2021 - 09:21 WIB

Perpol 05 Tahun 2021 Tentang Penandaan SIM yang Akan Diterapkan

Syarat, Cara dan Biaya Pendaftaran Buat SIM Online . FOTO : Istimewa

Syarat, Cara dan Biaya Pendaftaran Buat SIM Online . FOTO : Istimewa

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengeluarkan Perpol Nomor 5 tahun 2021, tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi atau SIM.

Aturan golongam SIM baru tersebut telah berlaku sejak ditandatangani Februari 2021 lalu.

AKBP Arief Budiman, Kasi Standar Pengemudi Ditregident Korlantas Polri mengatakan, kebijakannya sudah resmi diterbitkan.

Namun kata Arief Perpol tesebut baru akan mulai diterapkan antara Agustus atau September 2021. Karena akan disoslisasikan dulu.

“Betul, Perpol tersebut sudah resmi ditanda tangani sejak Februari 2021 lalu, artinya sudah ditetapkan dan berlaku. Namun ada masa sosialisasi lebih dulu, dan waktunya minimal selama enam bulan sejak terbit. Jadi untuk Perpol-nya sendiri sudah berlaku saat ini,” kata Arief dimutip Kompas.com, Kamis (27/05/21).

Dengan adanya penandaan atau penggolonan SIM, nantinya pengguna kendaraan baik sepeda motor maupun mobil akan memiliki SIM yang menyesuaikan spesifikasi atau besaran kubikasi dari kendaraannya.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan TMMD ke 111 Kodim 0420/Sarko

Untuk pengguna motor atau SIM C, akan ada tiga jenis atau golongan yang dibedakan dari sisi kubikasi kendaraan, yakni C, CI, dan CII.

Dalam Perpol tersebut disebutkan bila SIM C diperuntukan bagi motor berkubikasi tak lebih dari 250 cc.

CI untuk motor 250 cc sampai 500 cc atau motor listrik dengan daya yang sama, sementara CII bagi motor di atas 500 cc atau moge dan motor sejenis dengan menggunakan daya listrik.

Berikut detailnya ;

SIM C, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (dua ratus lima puluh centimeter cubic);

SIM CI, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc (dua ratus lima puluh centimeter cubic) sampai dengan 500 cc (lima ratus centimeter cubic) atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik;

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Hadiri Apel Bersama Penanggulangan Covid-19

SIM CII, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc (lima ratus centimeter cubic) atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik;

SIM A, B, dan D juga demikian. Bahkan untuk SIM D statusnya disamakan dengan SIM C, hanya saja peruntukannya sebagai kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas yang berbasis motor.

Sementara DI, digunakan untuk pengemudi kendaraan bermotor dengan jenis kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas yang setara dengan SIM golongan A atau mobil.

Lebih jelas dan detailnya silahkan baca di Perpol Nomor 5 tahun 2021.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Wadul, Kepala BKN  Bilang Mungkin Saja 10 Tahun ke Depan PNS Tak Lagi Dibutuhkan

Nasional

DPR dan Pemrintah Sepakat Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020

Nasional

Mantap! Komisi X DPR Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Guru Honorer dan PPPK, Ini 10 Kesepakatan Raker di DPR

Nasional

Akhirnya Rekrutmen Guru Honorer Jadi ASN PPPK 2021 Resmi Dibuka

Nasional

Dispenad Tingkatkan Kemitraaan dan Kerja Sama Publikasi dan Latihan Jurnalis dengan CNN Indonesia

Nasional

Anak Lahir di Luar Nikah Bisa Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Advetorial

Wabup Amir Sakib Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2019 di Jakarta

Advetorial

Kodim 0419/Tanjab Kirim Kontingen Panahah Kejuaraan Piala Panglima TNI Open 2019