Polres Sarolangun Amankan 1,1 Kg Butiran Emas Hasil Tambang Ilegal

- Redaksi

Selasa, 14 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang Bukti Butiram Emas Seberat 1,1 Kg dan Buku Rekeniing Bank Diamankan Petugas Kepolisian Sarolangun. FOTO : Hms

Barang Bukti Butiram Emas Seberat 1,1 Kg dan Buku Rekeniing Bank Diamankan Petugas Kepolisian Sarolangun. FOTO : Hms

SAROLANGUN – Jajaran tim opsnal Satreskrim Polres Sarolangun melakukan penangkapan terhadap satu orang pelaku yang diduga akan menjual butiran emas hasil aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Minggu (12/03/23).

Pelaku diketahui berinisial L (53) warga Kecamatan Batang Asai diamankan polisi di Jalan Lintas Sarolangun-Lubuk Linggau, tepatnya di depan Mako Polres Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Imam Rachman, S.IK melalui Kasat Reskrim IPTU Cindo Kottama, S.Tr.K membenarkan penangkapan pelaku tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa butiran emas seberat 1.154,96 gram atau 1,1 kg emas,” ungkap IPTU Cindo Kottama, Selasa (14/3/23).

Cindo mengatakan penangkapan bermuka pada hari Minggu tim opsnal Satreskrim Polres Sarolangun mendapatkan informasi dari masyarakat terkait ada seseorang membawa emas hasil tambang illegal di Kecamatan Batang Asai menuju kota Sarolangun.

Berdasarkan informasi tersebut team melakukan pembuntutan dan sesampai di dekat mako Polres Sarolangun, tim kemudian melakukan penyegatan dan mengamankan 1 orang dengan menaiki mobil mini bus (Travel).

”Hasilnya benar pelaku dan barang bukti diduga emas  dengan berat total 1.154,96 (Ons) kemudian langsung dibawa ke Mako Polres Sarolangun untuk proses lebih lanjut,” katanya.

Selain butiran emas lebih kurang 1,1 kg tersebut, IPTU Cindo Kottama juga menyebutkan pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa 1 (Satu) Buah Buku rekening serta kartu Atm BRI atas nama pelaku, 1 buah Buku rekening serta kartu ATM BSI atas nama pelaku, 1 unit Handphone merek Oppo, dan 1 ikat Uang pecahan Rp 50.000 berjumlah Rp. 1.550.000 dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pelaku.

”Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 161 Jo. Pasal 35 ayat (3) huruf c dan huruf g UU RI No. 03 Tahun 2020 Tentang perubahan atas UU No. 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda paling banyak 100 miliar rupiah,” tutup Kasat Reskrim.(Hms)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Kasatresnarkoba Polres Tanjabbar Razia Sejumlah Lokasi Diduga Basecamp Narkoba
PNS dan PPPK Harus Tahu Perbedaan Pakaian Dinas Terbaru Tahun 2024
GMRI dan PPSN Turut Berduka Atas Wafatnya Bupati Kuningan Acep Purnama
JMSI Sumut Gelar Diskusi Media Siber, Bahas Peran Media Menjaga Stabilitas Politik Jelang Pilkada
Lampu Lalu Lintas di Kota Kuala Tungkal Banyak Matinya dari pada Hidupnya
Pasang Spanduk Perangi Narkoba Polsek Tebing Tinggi Dapat Dukungan Forkopimcam, Desa dan Kelurahan
Dandim 0415/Jambi Ajak Masyarakat Maknai Pentingnya Hari Kebangkitan Nasional
Terkait Video Asusila Mahasiswa di Jambi, Ini Kata Polisi
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 13:53 WIB

Kasatresnarkoba Polres Tanjabbar Razia Sejumlah Lokasi Diduga Basecamp Narkoba

Senin, 27 Mei 2024 - 11:50 WIB

PNS dan PPPK Harus Tahu Perbedaan Pakaian Dinas Terbaru Tahun 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:41 WIB

GMRI dan PPSN Turut Berduka Atas Wafatnya Bupati Kuningan Acep Purnama

Jumat, 24 Mei 2024 - 00:28 WIB

JMSI Sumut Gelar Diskusi Media Siber, Bahas Peran Media Menjaga Stabilitas Politik Jelang Pilkada

Kamis, 23 Mei 2024 - 19:30 WIB

Lampu Lalu Lintas di Kota Kuala Tungkal Banyak Matinya dari pada Hidupnya

Selasa, 21 Mei 2024 - 22:31 WIB

Pasang Spanduk Perangi Narkoba Polsek Tebing Tinggi Dapat Dukungan Forkopimcam, Desa dan Kelurahan

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:52 WIB

Dandim 0415/Jambi Ajak Masyarakat Maknai Pentingnya Hari Kebangkitan Nasional

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:04 WIB

Terkait Video Asusila Mahasiswa di Jambi, Ini Kata Polisi

Berita Terbaru